
Dan Vioni pun sudah kembali kedalam kelas dengan membawa satu gelas air aqua yang sudah ditusuknya pakai pipet dan juga sudah tertinggal setengah.
"Kok pada ngeliatin gue ya,"Batin Vioni didalam hati nya yang melihat geng-geng Faizi pada ngeliat kearah nya.
(Vioni)
"Aneh,"Cuman Vioni dengan nada pelan tapi masih bisa didengar oleh Faizi.
Vioni pun berjalan ke arah tempat duduk nya,dengan perasaan yang aneh.
(Tasya)
"Loe kenapa Vio?"Tanya Tasya yang melihat raut wajah Vioni yang lagi kebingungan.
(Vioni)
"Itu tuh kenapa Faizi dan teman-teman nya pada ngeliatin gue ya,emang ada yang aneh dengan gue atau rambut gue berantakan? atau diidung gue ada inggus?atau ada taik mata dimata gue?"Tanya Vioni dengan polos nya.
(Tasya)
"Pertanyaan loe banyak amat,kayak mak-mak sedang demo aja,"Jawab Tasya,Vioni yang mendengarnya hanya cengngegir kuda.
(Natasha)
"Itu Vio,di gi-"Ucapan Natasha terputus karna tiba-tiba bel pulang berbunyi.
(Vioni)
"Udah pulang tuh,ayok kita pulang,"Ucap nya sambil melihat kebelakang untuk mengambil tas nya yang berada disandaran kursi.
(Vioni)
"Loh...tas gue kemana kok ngak ada?"Sadar Vioni bahwa tas nya tidak ada."Kalian jangan gini dong,gue ngak suka ya kalau becanda nya harus ngumpat-ngumpatin barang ngak lucu,"Sambung Vioni dengan muka kesal.
(Tasya)
"Loe nuduh kami yang ngumpatin tas loe?"Ucap tasya yang tak terima karna tuduhan Vioni.
(Natasha)
"Loe pikun atau gimana sih yang jelas tadi gue sama Tasya keluar kelas duluan sebelum loe tadi,"Ucap Natasha yang tidak terima penuduhan tersebut.
(Vioni)
"Iih...terus siapa dong yang ngumpatin,kan yang suka jail kalian berdua,"Ucap Vioni dengan kesal.
(Tasya)
"Sejail-jail nya kami,kami ngak pernah ngumpatin tas,paling hanya pulpen saja,"Ucap Tasya dengan cengngegir.
Vioni yang kebingungan mencari tas nya mulai dari kolong laci,sampai kebelakang pintu bahkan sampai naik kekursi untuk melihat diatas lemari ada atau ngak tas nya tapi hasil nya nihil.
Vioni yang sedang kebingungan sambil gigit-gigit kuku jari nya mendadak menoleh kearah pintu luar,dan dia pun segera berjalan kearah luar.
(Tasya)
"Eh loe mau kemana Vio?"Tanya Tasya yang mengejar Vioni keluar bersama Natasha.
__ADS_1
Vioni tidak menjawab pertanyaan teman nya tersebut karna puncak kemarahan nya sudah diatas ubun-ubun setelah mencurigai seseorang.
Vioni yang melihat dikursi panjang yang berwarna coklat tepat nya kursi tersebut berada didepan sebelah kanan kelas nya,dia melihat bahwa masih ada Faizi dan geng-geng nya masih duduk-duduk disana dan mengobrol.
(Vioni)
"Eh loe kan yang ngumpatin tas gue?"Tanya Vioni the point tanpa basa-basi.
(Satrio)
"Eh ada Vioni manis,"Gombal Satrio kepada Vioni,yang hanya dibalas dengan mata melotot oleh Vioni.
(Vioni)
"Gue ngak suka basa-basi ya,apa lagi gombalan receh kayak kalian-kalian nih pada,"Ucap Vioni sambil menunjuk satu persatu Faizi dan teman-teman nya."Mana tas gue?"Sambung Vioni dengan mengulurkan Tangan nya ke arah Faizi.
(Faizi)
"Ngak ada sama gue,"ilakan Faizi.
(Vioni)
"Eh loe jangan bohong ya,gue tau loe yang ngumpatin jangan ngelak deh,ngak cocok dengan tampang loe,"Ucap Vioni dengan kesal.
(Enggel)
"Tuh kan benaran terjadi deh pikiran loe tadi yo,"Bisik Enggel kepada Satrio.
(Satrio)
(Vioni)
"Cepatan mana tas gue,gue mau pulang nih,habis tenaga gue berantam sama loe,"Ucap Vioni dengan kening berkerut.
Vioni yang melihat-lihat dengan lirikan matanya dari bawah kursi,sampai kesamping kiri faizi dan teman-teman nya tapi tidak ada kecurigaan apa pun lalu mata nya melirik ketas mereka.
(Vioni)
"Eh loe sini tas loe berdua,"Ucap Vioni sambil mengerak-gerakan jari telunjuk nya maju-maju.
(Enggel&Satrio)
"Kami,"Ucap Satrio dan Enggel barengan,yang didapatkan anggukan oleh Vioni.
Dan merekapun langsung mengasihkan tas mereka ke Vioni,Tasya dan Natasha yang melihat itu tidak mampu berkata-kata.
Vioni yang sedang memeriksa tas mereka berdua tidak menemukan apa-apa sehingga dia menutup tas Satrio dan Enggel lalu meleparkan nya kepada mereka berdua.
(Satrio)
"Eh,buset cantik-cantik galak,"Ucap Satrio sambil memeluk tas nya.
(Enggel)
"Kalah galak Nenek-nenek dikomplek gue,"Ucap Enggel.
Vioni tidak menangapi ucapan mereka,dia hanya fokus kepada tas nya supaya dia bisa pulang dan istirahat.
__ADS_1
(Vioni)
"Tas loe mana?"Tanya Vioni kepada Faizi yang sadari tadi diam.
Vioni yang melihat Faizi jadi kesal,lalu dia melihat bahwa tas Faizi ada diatas kursi,lalu dia tanpa babibubebo langsung mengambil tas Faizi.
(Vioni)
"Kok tas loe ngebuncit sih?"Tanya Vioni yang sedang memegang tas Faizi.
(Satrio)
"Tas nya kayak gitu karna dihamili oleh Faizi Vio,"Jawab Satrio yang ngaur dan langsung dapat tawaan dari teman-teman nya kecuali Faizi dan Vioni.
(Vioni)
"Loe bisu?atau sariawan?dari tadi orang nanya malah didiamin,"Ucap Vioni sambil membuka tas Faizi.
Dan...
(Vioni)
"Iih loe kok ngumpatin tas gue,gue ngak suka ya kalau bercanda ngumpat-ngumpatin barang ngak lucu loe,kenapa loe ngumpatin?oh jangan-jangan loe mau ngasih cewek loe kado terus loe ngak bisa beliin dia karna uang loe ngak ada maka nya loe nyulik ta-"Ucapan Vioni terputus karna Faizi.
(Faizi)
"Sebelum berbicara ngaca dulu supaya ngak malu,tuh digigi loe ada cabe maka nya gue berhenti ngomong tadi karna ada lampu merah,"Ucap Faizi sambil mengambil tas nya yang dilantai lalu berjalan pergi dan diikuti oleh teman-teman nya.
Vioni yang mendengar di gigi nya ada cabe langsung pipi nya merah sangat merah karna malu.
(Vioni)
"Kalian kenapa sih ngak bilang kalau ada cabe di gigi gue?"Tanya Vioni kepada Tasya dan Natasha.
(Natasha)
"Gue mau bilang tadi tapi gara-gara bel ucapan gue terputus deh dan loe juga langsung sewot-sewot tentang tas loe,kan gue jadi lupa,"Jelas Natasha.
(Vioni)
"Akh..gue betek,"Ucap Vioni sambil berlalu pergi.
Setelah Vioni pergi seketika tawa Tasya dan Natasha lepas.
-----
**Bagaimana dengan episode kali ini?
jangan lupa beri coment,like,vote nya ya biar author semanggat menulisnya.
Kalian-kalian yang lagi baca ada ngak,yang ngak suka bercanda nya dengan mengumpati barang kayak yang dialami oleh Vioni?
Oh ya gays bagi kalian yang pengen curhat-curhatan sama aku,bisa itu masalah percintaan ,keluarga atau apa pun itu boleh kok,ntar dari curhatan kalian itu author buat cerita nya kalau kalian izinin,tapi kalau kalian ngak mau dibuat cerita hasil dari curhatan kalian itu author ngak bakal buat kok.
Bagi yang mau curhat-curhatan bisa di chat pribadi ya eits tapi follow dulu author nya.
sampai ketemu di episode selanjut nya Love you gays**.
__ADS_1