Masa Putih Biru

Masa Putih Biru
08


__ADS_3

Sekarang jam pelajaran Bahasa Indonesia,dimana guru nya memiliki sikap yang suka berubah kadang sikap nya seperti monster,dan kadang sikap nya seperti malaikat yang sanggat lembut ,Ya nama guru tersebut adalah Pak Zul.


(Pak Zul)


"Selamat pagi anak anak sekarang kita belajar Bahasa Indonesia silahkan kalian baca halaman 21 dan setelah kalian baca silahkan kalian kerjakan latihan nya,baik lah bapak permisi sebentar karna ada urusan penting"Dan semua murid murid merasa senang,dan sekarang keadaan kelas seperti pasar.


Dan begini nih Aku tidak suka dalam mengerjakan latihan kelas ribut ribut kan menganggu konsentrasi Aku,disaat aku sedang mengerjakan latihan soal tiba-tiba....


Brukk


Ada sebuah gulungan kertas yang dibentuk seperti bola mengenai kepala ku,dan aku paling benci disaat Aku sedang mengerjakan latihan tiba tiba diganggu.


Dan saat itu lah Aku melihat ke Tasya,Ya Aku filing pasti Dia yang melemparkan kertas tersebut ke Aku.


(Vioni)


"Eh,Loe ya yang udah lempar Gue pake kertas ini?"Tasya yang mendenggar itu sontak saja terkejut.


(Tasya)


"Enak aja mulut Loe ngomong,Loe ngak liat Gue sedang ngerjain latihan"Ucapnya sambil melihat kebuku latihan nya itu.


(Vioni)


"Trus kalau bukan Loe siapa?"Ucap ku sambil kebinggungan,ya aku pikir itu Tasya yang ngelempar karna hanya Dia yang usil ke Aku.

__ADS_1


(Tasya)


"Loe ngak liat cowok yang duduk diujung itu"Ucap nya sambil melihat ke arah cowok yang duduk dipojok sana.


(Vioni)


"Emang nya kenapa"Ucap ku sambil ngelihat kearah cowok tersebut.


(Tasya)


"Ya Dia lah yang telah lempar Loe pake kertas itu" Aku yang mendengar itu spontan saja melemparkan nya pake kertas yang dilemparkan nya tadi itu.


Brukkk


(Vioni)


"Maka nya jadi cowok itu janggan sok ke gantengan sekali"Ucapku sambil melirik ke arah cowok tersebut,Dia yang mendenggar itu hanya ketawa ngak jelas saja.


(Vioni)


"Iih dasar ngak jelas orang marah malah ketawa aneh.Ucap ku sambil memalingkan pandangan ku ke arah lain.


(Tasya)


"Ganteng ya cowok itu"Ucap Tasya ke Aku,Aku yang mendenggar itu langsung saja menatapnya denggan tatapan tajam.

__ADS_1


(Vioni)


"Ganteng apa nya,orang keling kayak gitu Loe bilang ganteng"Ucap ku yang ngak setuju sama sekali mendenggar Tasya bilang orang itu ganteng.


(Tasya)


"Iih emang ya mata Loe itu buta,coba deh Loe lihat baik baik pasti Loe akan terlena"Ucap nya sambil senyum senyum sendiri.


(Vioni)


"Mata Loe kali yang buta,ganteng apanya sih?orang keling kayak gitu udah keling kurus juga udah kayak tiang listrik saja"Ucap ku yang agak kesal.


(Tasya)


"Ya Loe nya aja yang ngak tau,kan yang ganteng itu sama Loe cuman Rizal,Loe harapin terus tu Rizal yang ngak pasti itu"Ucap nya denggan nada meledek,Aku yang mendenggar itu cuman tersenyum karna mereka itu tidak tau bahwa Aku sudah mendapatkan nya meski pun cuek sih ngak apa apa lah asalkan sudah dapat.


Dan tak lama pun Pak Zul pun datang kekelas kami.


(Pak Zul)


"Apakah latihan tadi sudah siap?"Tanya Pak Zul kepada murid murid tersebut,sontak saja murid murid semua menjawsb belum,betapa kesalnya Aku karna Aku sudah siap dan latihan itu malah dikerjakan dirumah dan dijadikan PR karna jam pelajaran bapak itu sudah selesai.


(Pak Zul)


"Baiklah anak anak karna jam pelajaran bapak sudah habis tugas tersebut kalian siapkan dirumah dan minggu depan kita akan pembagian kelompok jadi minggu depan akan kita bahas bagaimana cara pembagian nya"Ucap Pak Zul tersebut sambil berjalan keluar dari kelas.

__ADS_1


__ADS_2