
setelah percakapan antara ibu dan ayahnya long Feng..sebulan kemudian atau satu tahun kemudian Feng kecil tersadar dari pingsannya. "ibu..ayah... jangan tinggalkan fen'er sendirian...huhuhu..." sambil terus berteriak dan menangis pada keheningan malam, di kamar tersebut ada 2 ranjang dimana setelah kejadian malang tersebut ibu dan ayahnya long Feng memutuskan memindahkan ranjang long Feng di kamar utama.
ibu long feng terjaga dari tidurnya di karenakan mendengar teriakan anaknya yg sudah 1 tahun di rindukan..."ohh fen'er sayang..ibu disini nak" sambil memeluk anaknya mereka berdua menangis bersama bukan karena sedih tetapi tangisan bahagia.
karena mendengar suara tangisan anak dan istrinya, tak lama kemudian ayah long Feng pun terbangun lalu melihat ke ranjang yg ditempatinya anaknya, dia pun terjaga lalu lompat turun dari ranjangnya "anakku...akhirnya engkau sadar juga nak..ayah sangat merindukanmu nak.." sambil memeluk dan mencium long feng dia berteriak-teriak lalu bangkit berdiri sambil menggendong anaknya dan berjoget-joget layaknya orang yang menemukan harta warisan yang sangat banyak..
dia berjoget-joget dan tertawa-tawa dan bernyanyi "tang..itang itung anak ganteng..anak ganteng fan'er sayang Uda bangun.." sambil terus bernyanyi dan mencium pipi long Feng.
wajar saja ayah long Feng sangat bahagia, dengan sadarnya long Feng beban moral dan rasa bersalah selama 1 tahun ini terbayarkan, rasa bersalah long Han li dikarenakan kurang kehati-hatian dia menjaga anak kesayangannya saat bermain-main di areal rumah patriak klan long disaat kakeknya Long Feng sedang membuat PIL, sehingga terceburnya long Feng kedalam tungku kuali pil. detik-detik sebelum kejadian itu long Han li sedang melamun di taman belakang rumah ayahnya. entah apa yang di lamunannya.
"sudah-sudah Han gege, fen'er baru saja sadar jangan di gendong-gendong dan diputar-putar kasihan tubuh kecilnya itu"
" hahahh..aku sangat bahagia lan'er akhirnya jagoan kecilku sudah siuman" dia pun tak henti-hentinya mencium pipi gembul long Feng setelah hampir setengah jam diapun akhirnya menurunkan long Feng dari gendongannya dan memberikan tubuh kecil itu ke pangkuan istrinya.
keesokan harinya berita long Feng sadar menyebar di keluarga long. pagi - pagi sekali patriak klan long mendatangi rumah anaknya.
"tok..tok...tok...han'er ini ayah" ujar long fa Li yang tidak lain kakeknya Long Feng.. ibunya long Feng mendengar pintu rumahnya di ketuk segera membuka pintu
"oh ayah mertua silahkan masuk tumben ayah pagi-pagi sudah kesini ?" tanpa menjawab pertanyaan dari mantu perempuan dia masuk kerumah tsb "mana cucu kesayanganku..? aku mendengar kabar fan'er sudah siuman " ujar long fa Li, dari arah belakang long fa Li, ibu long Feng menjawab "ada ayah itu mereka fan'er dan Han gege sedang duduk di taman belakang " Han gege tak lain adalah panggilan untuk ayahnya long feng, long Han li.
lalu kakek long Feng menuju ke taman belakang rumah tersebut..rumah long Feng adalah salah satu rumah yang berada dikawasan elit di klan tersebut, wajar saja karena ayah long Feng di gadang-gadangkan penerus patriak klan long dan anak satu-satunya lelaki dari tiga bersaudara dimana dua saudara ayah long Feng semuanya adalah perempuan.
rumah long Feng terdiri bangunan dua tingkat, tingkat pertama terdiri dari ruang tamu, ruang makan dan kamar mandi dimana ruang tamu tersebut tidak terbilang luas tapi tidak pula dibilang kecil karena bisa menampung hingga dua puluh orang lebih dalam satu waktu. lalu lantai kedua diisi oleh dua kamar tidur, kamar utama yaitu kamar ayah dan ibu long Feng, di kamar tersebut lumayan luas karena bisa menampung dua ranjang tempat tidur ada meja dan kursi rias beserta kaca dan ada pula lemari besar yang bisa menampung ratusan baju jendelanya pun lebar menghadap jalan depan rumah.
__ADS_1
sedangkan kamar lainnya yg lebih kecil adalah kamar long Feng, sejak umur 3 tahun long Feng memutuskan tidak mau lagi tidur sekamar bersama orang tuanya. sungguh anak yang tau diri dan bijak..
kamar long Feng hanya ada kuris dan meja serta lemari kecil yang cukup menampung pakaian-pakaian long Feng, jendela kamar long Feng menghadap taman belakang rumah.
ketika sampai di taman belakang yang ada di belakang rumah, long fa Li mendekati mereka berdua yg sedang duduk-duduk dibawah pohon taman tersebut dan langsung memeluk dan menggendong long Feng kecil.
"iblis kecilku..kakek rindu padamu dan maafkan kakek ya atas kejadian yang menimpa dirimu" lalu tak lupa mencium pipi gembul long feng. karena terkejut atas perlakuan kakeknya Long Fengpun berontak hanya satu tarikan nafas saja long Feng pun tidak berontak lagi karena sadar siapa yang menggendong tubuhnya.
"hahah iblis tua akupun rindu dirimu" dan long Fengpun mencium pipi keriput long fa Li.
melihat kelakuan mereka berdua ayah dan ibu long Feng menggeleng-gelengkan kepala. kakek dan cucu sama-sama iblis.
setelah puas mencium cucunya long fa Li memeriksa pergelangan tangan long Feng.
"ohh penguasa alam apa yang kau berikan pada cucu kesayanganku apakah ini MUKJIZAT ataukah KARMA BURUK"
setau long fa Li tulang tubuh cucunya hanya berada di tingkat tulang serigala emas, tapi sekarang sudah berada di tulang kura-kura perak. pencapaian ini hanya bisa muncul sekali dalam ratusan atau bahkan ribuan tahun.
...****...
tingkatan tulang tubuh ada 3 level pada setiap tingkatnya (perak, hitam dan emas)
__ADS_1
tulang serigala (perak, hitam dan emas)
tulang harimau (perak, hitam dan emas)
tulang kura-kura (perak, hitam dan emas)
tulang naga (perak, hitam dan emas)
itu dulu Yang dapat author sampaikan tapi nanti bakal ada tulang tubuh yang lain di kategorikan tulang misterius/ tulang surgawi.
...****...
mohon maaf apabila ada kesalahan pada tingkatan-tingkatan tubuh tersebut.
itu tingkatan yang author tahu mungkin di novel-novel sebelah berbeda. berbeda itu wajar heheh
untuk ranah kultivasi akan di beritahukan pada bab-bab selanjutnya.
...****...
jangan lupa vote, komen dan likenya ya kakak-kakak sekalian.
__ADS_1
...****...