
lalu ayah long Feng pun mencoba memeriksa tulang tubuh anaknya, dia pun terkesima dan takjub "penguasa alam terimakasih atas karuniamu yang kau berikan kepada anak hamba".
kakek long Feng pun tertawa gembira "hahah klan long akan berjaya dimasa depan sungguh-sungguh jenius itu ada disini, ohh..fen'er iblis kecilku kau benar-benar iblis"
"han'er jangan sampai berita ini di ketahui orang lain, bisa-bisa orang cemburu atas pencapain fen'er, bisa saja dia dibunuh karena iri" bisik long fa Li
"baik ayah aku akan menyembunyikan berita ini" dia pun mengerti dibalik MUKJIZAT ini jalan yang akan di lalui anaknya sangat berbahaya apa bila orang lain tahu. long Han li berjanji akan menjaga anaknya dengan baik.
...****...
dibelakang klan long berjarak sekitar dua Li atau satu kilometer terdapat sungai, sungai ini sangat jernih hingga ikan-ikan maupun ganggang yang tumbuh di dasar sungai terlihat jelas, sungai tersebut masih berada di wilayah klan Long.
anak remaja yang berumur kisaran delapan tahun sedang duduk di pinggir sungai, anak remaja tersebut sedang memancing, dia adalah Long Feng dengan rambut berwarna cokelat mata berwarna biru hidung mancung dan bibir tipis tinggi badannya sekitar tiga setengah hasta atau kurang lebih seratus enam puluh centi meter menambah ketampanannya.
untuk anak seumuran long Feng itu sudah termasuk tinggi. seharusnya diumur delapan tahun banyak remaja mulai berkultivasi atau belajar cara bertanam sumberdaya atau belajar cara membuat PIL untuk kebutuhan para kultivator di kekaisaran TANG.
tiba-tiba dia menjerit kepalanya pusing, "ohh penguasa alam ingatan macam apa ini" dia terus saja memegang kepalanya yang terasa sakit. dia terus saja berguling-guling ditanah sambil menjambak rambut kepalanya agar pusing di kepalanya membaik tapi apa daya hampir setengah jam dia terus saja seperti tadi.
setelah kepalanya membaik wajah long Feng terlihat sangat pucat keringat sebesar jagung membanjiri di wajahnya bajunya pun basah oleh keringat.
__ADS_1
dikepalanya sekarang terbayang ingatan-ingatan saat dia jatuh ke tungku kuali Pil kakeknya, pada saat dia pingsan jiwanya di tarik oleh dewi penguasa alam.
Dewi tersebut sangat cantik jelita dengan pakaian berwarna merah jambu, di dadanya ada motif bunga lotus berwarna emas, di dahinya pun ada bunga lotus walaupun kecil tapi terlihat jelas, bunga lotus tersebut berdaun sembilan berwarna merah jambu menambah keserasian dengan kecantikannya.
"siapa bibi ?" ujar long Feng
"aku adalah Dewi penguasa alam" jawabnya dengan suara renyah dan lembut
"bibi mau apa disini ?" tanya long Feng
"fen'er kecil aku akan mengajakmu jalan-jalan"
"fen'er sayang di dunia yang kecil ini tidak ada yang terlewat dari penglihatan ku, makanya aku di panggil Dewi penguasa alam, akulah yang menciptakan rumput, pohon, awan, gunung hewan - hewan baik dari yang terkecil sampai yang berwujud monster, baik yang berada di air maupun yang ada di udara" titahnya.
"apakah bibi bisa membuat permen berwana-warni?" tanya long Feng dengan wajah polos dan imut dan sudah mulai membaik caranya berbicara tidak seperti tadi.
Dewi penguasa alam mendesah "huhh..jangankan permen berwarna-warni membuat kamu terbang saja aku bisa" yang ada di benak Dewi penguasa alam memang dasar anak-anak, apa yg di inginkannya itu lah yang ada di pikirannya sekarang.
dengan mata berbinar dan senyum manis
__ADS_1
"bolehkah aku minta lima permennya bibi?" tanya long Feng tapi jari-jarinya mengangkat tiga jari..
seketika Dewi tersebut tertawa terbahak-bahak dan mengusap-usap kepala long Feng
"fen'er...fen'er kalau kamu minta Lima jari-jarinya dibuka semua seperti ini jawab Dewi"
long Feng pun menirukan yg apa di perbuat Dewi itu.
"baiklah fen'er sekarang tutup matamu seketika itupun fen'er menutup mata"
tapi yang terjadi long Feng malah di bawa ke benua lain dimana benua itu terlihat indah dan berwarna-warni. benua tersebut dinamakan bumi..
...****...
maaf apabila novel tersebut agak lambat tapi nanti setelah bab-bab selanjutnya akan berjalan normal.
...****...
jangan lupa vote, komen dan likenya ya kakak-kakak sekalian..
__ADS_1
...****...