MASTER PIL DEWA

MASTER PIL DEWA
5. PERJALANAN WAKTU DIBUMI (2)


__ADS_3

karena keluarganya sekarang sederhana long Feng berpikir bagaimana mencari uang sendiri. oleh sebab itu dia membaca semua bahasa pemrograman dari mulai visual basic, c++ hingga Java script dan pyton.


hingga suatu waktu Chen young di suruh pulang ke kampung halamannya yang berada di kabupaten baoying yang berjarak setengah hari, menggunakan angkutan bus di karenakan ibunya sakit keras.


kunci rumah sewa di titipkan pada long Feng. Chen young sudah mengaggap long Feng sebagai adiknya. karena sifat long Feng yang riang dan suka membantu serta cerdas.


hampir satu bulan Chen young di kampung halamannya. selama itu pula bila sudah pulang dari bersekolah long Feng akan ke rumah kak Chen hanya untuk bermain komputer atau mencari-cari informasi dikehidupan DIBUMI.


"aku harus bisa menghasilkan uang, aku harus bisa" ujar long Feng.


selain perangkat komputer tersambung pula akses internet.


dia membuka laman pencarian lalu mengetik kan maksudnya, tanpa sengaja ada di laman pencarian terpasang iklan dengan tulisan huruf besar berwarna biru, terpampang jelas cara menghasilkan uang dengan satu jari.


pikir long Feng ini dia yang aku cari..ada raut senyum indah di wajahnya. lalu dia membuka laman tersebut dan membaca-baca apa saja yg diperlukan untuk menghasilkan uang.


setelah puas membaca-baca mulailah dia membuat akun untuk persyaratan laman tersebut. setengah jam kemudian selesailah akunnya.


"oke kita mulai mencari uang..." desahnya.


dia dibayar sepuluh Yuan persatu klik dalam satu akun di platform iklan dan harus menyebarkan minimal ke lima akun lainnya. hanya dengan satu akun saja dia bisa menghasilkan sepuluh Yuan.


apalagi bila banyak akun berapa uang Yang akan dihasilkannya, otak cerdas long Feng mulai menghitung pundi-pundi uang yang akan dihasilkannya.


untuk persyaratan uang yang di hasilkan, bisa diambil melalui akun bank


"untuk sementara ini aku belum belum mempunyai akun bank, nanti setelah uang yang dihasilkan telah banyak aku harus membuatnya " pikir long Feng.


sekarang long Feng sudah membuat sekitar dua puluh akun "ohh.. uang aku datang" ucapnya..


setiap hari setelah berpulang sekolah dia akan mampir ke rumah Chen young untuk mengerjakan yang sudah dibuat di komputer tersebut. hanya dalam waktu enam hari saja dia sudah mengumpulkan uang yang banyak.


hingga tanpa sadar uang yang dihasilkannya sudah mencapai seribu lima ratus Yuan.

__ADS_1


"wow uang ku telah banyak hahahha...." teriak long Feng, bila orang melihatnya seperti orang gila. bagaiman tidak dia joget-joget sendiri di dalam rumah Chen young.


hari itu dia berencana membuat rekening bank agar uang yang dihasilkan masuk ke rekeningnya. long Feng pun pulang kerumah untuk menggambil tabungnya yang selama ini dia tabung, tabungannya berbentuk angsa terbuat dari tanah liat.


dengan cara sembunyi-sembunyi dia membawa tabungannya ke rumah kak Chen lalu dia memecahkannya. setelah itu dia mulai menghitung, dia mendapatkan uang sebesar tujuh puluh lima Yuan.


itulah hasil dia menabung selama lima tahun ini, hasil yang lumayan pikir dia. setelah itu dia pulang dan mengganti pakaiannya yang menurutnya bagus.


"ibu aku mau pergi kerumah meng Lin mengerjakankan tugas sekolah" ujarnya.


meng Lin adalah satu-satu perempuan teman sekolah dan teman sekelasnya, yang dari awal sekolah sudah satu kelas dengannya.


memang hari ini dia berjanji kepada meng Lin akan berkunjung kerumahnya untuk menyelesaikannya tugas yang di berikan gurunya. kebetulan sekali rumah meng Lin dekat dengan kantor BANK.


"segera pulang bila tugas-tugas sekolah sudah selesai jangan mampir-mampir ya" ucap ibunya.


"iya.." jawab long Feng sambil berjalan keluar rumah


sebelum kerumah meng Lin, long Feng ke kantor BANK terlebih dahulu. untuk membuat akun bank.


...****...


...dikantor bang...


kantor BANK ini sangat indah dengan tampilan dua tingkat. karena hari hampir sore kegiatan di kantor bank sudah mulai sepi.


"ada yg bisa di bantu" ucap wanita dimeja yang tak jauh dari pintu masuk. tampilan wanita itu sangat anggun dengan rambut agak kemerah-merahan dan digulung ke atas. dan di meja itu tertulis nama sun ang


"aku ingin membuat rekening dibank ini bibi" jawab long Feng.


"ohh.. silahkan ambil kertas itu dan diisi kelengkapannya, setelah selesai bawa kemari"


long Feng berjalan ke meja yg di tunjuk wanita tadi, sekitar sepuluh menit long Feng telah selesai menulis apa-apa saja yang di perlukan dan tak lupa pula dia sudah menyiapkan kartu identitas diri beserta uang untuk membuka akun rekening bank.

__ADS_1


karena perawakannya tinggi seperti orang dewasa wanita tersebut tidak curiga bahwa long Feng sekarang baru berumur sepuluh tahun, sebelum berangkat ke kantor bank dia meminjam kartu identitas ayahnya. tanpa diketahui ibunya.


setengah jam kemudian akun rekening bank telah selesai. dia berjalan keluar kantor bank dengan wajah berseri-seri..


sisa uang masih ada dua puluh lima Yuan lagi dia berpikir harus membeli tabungan angsa yang mirip dengan punyanya tadi yang telah dipecahkan.


didekat rumah ada yang jual seperti itu pikirnya nanti sebelum pulang dia harus mampir dan membeli.


lalu dia berjalan kerumah meng Lin.


sesampai di rumah meng Lin rupanya meng Lin sedang tidur. itu yang di ucapkan ibunya meng Lin, meng ren. mau tidak mau long Feng kembali kerumahnya.


"daripada hari ini berjalan dengan percuma lebih baik aku ke toko buku untuk membaca-baca buku "pikirnya.


siapa tau ada buku baru, ditoko buku tersebut selain di jual buku-buku itu juga disewakan.


long Feng salah satu pelanggan setia di toko tersebut. selain teknologi long Feng juga suka membaca tentang farmasi atau obat-obatan.


beda sekali dengan anak-anak seusianya yang suka membaca buku silat pendekar-pendekar jaman dulu ataupun buku cerita super Hero.


dia berangan-angan setelah dewasa ingin bersekolah tingkat tinggi, jurusan yang dia inginkan adalah jurusan farmasi (apoteker) atau kedokteran.


tapi sekolah tingkat tinggi membutuhkan uang yang banyak. maka dari itu dia suka menabung agar tidak memberatkan keuangan ayahnya yang hanya bekerja sebagai buruh pembuatan kapal. yang mana hanya cukup untuk kehidupannya sehari-hari saja.


dikarenakan upah buruh yang diberikan pemilik galangan pembuatan kapal kepada ayahnya hanya sekitar lima ratus Yuan saja belum di potong cicilan membayar rumah.


tetapi setelah dia mendapatkan job dari perangkat komputer pikiran-pikiran yang dulu jauh dari angan-angan bersekolah tinggi sekarang mulai tampak jelas dan mudah. karena dia sekarang sudah mendapatkan uang yang lumayan banyak hanya dalam waktu enam hari saja.


...****...


jangan lupa vote, komen dan likenya ya kakak-kakak sekalian.


...****...

__ADS_1


__ADS_2