![Max Level:Hidup Santuy [Administrator System]](https://asset.asean.biz.id/max-level-hidup-santuy--administrator-system-.webp)
setelah Jaka berlatih kontrol dia pulang kerumah nya untuk berpamitan kepada istrinya.
sesampainya di rumah dia mencari keberadaan istrinya,ternyata dia sedang memandikan Ririn.
tidak ingin mengganggu,Jaka memilih untuk menunggu istrinya selesai,setelah beberapa menit Jeny akhirnya selesai dan Jaka menghampirinya.
"sayang,aku akan berangkat sekarang tolong baik baik ya!"ucap Jaka khawatir kepada istrinya.
"iya tenang saja,kalau kau khawatir kepada istrimu kenapa kau tidak mengajarinya beberapa keterampilan?"ucap Jeny memancing Jaka.
Jaka pun sadar kalau dia belum mengajari istrinya cara melindungi diri dan dia berniat mengajarinya setelah pulang dari dungeon.
"baiklah besok aku akan mengajarimu sihir!"ucap Jaka kepada istrinya,ucapan Jaka tentu saja membuat hati Jeny bahagia saking bahagianya dia memeluk suami tercinta nya dengan erat.
setelah beberapa lama akhirnya sesi berpelukan selesai Jaka mencium Jeny di bibir lalu kening setelah itu Jaka pergi ke guild untuk memasuki dungeon pertamanya.
meskipun ini baru pertama kalinya masuk dungeon tapi Jaka tau seperti apa dungeon itu,yah bisa di bilang kuburan atau reruntuhan.
namun ada juga dungeon bertipe labirin dan menara yang memiliki beberapa lantai yang harus di selesaikan sebelum bisa keluar.
yah itu merupakan salah satu yang merepotkan karena bisa saja memakan waktu lama.
setelah beberapa menit berjalan Jaka akhirnya bisa melihat bangunan guild beberapa ratus meter lagi di depan.
kring..
bunyi lonceng saat Jaka membuka pintu dan semua orang langsung melihat ke pintu sebelum mereka melanjutkan kegiatan nya.
Jaka lalu mencari keberadaan teman nya,setelah beberapa saat akhirnya dia bisa menemukan seorang wanita cantik berambut biru tua bola mata(pupil) secerah langit.
Jaka lalu menghampiri wanita itu dan menepuk pundak nya membuat wanita itu tersentak sebelum menengok ke arah Jaka.
"hey eiriya kapan kita berangkat?"tanya Jaka langsung ke inti.
"hm sekarang,sebenarnya kami sedang menunggumu!"ucap eiriya tersenyum lalu Jaka melihat lagi seorang wanita dengan kostum penyihir duduk bersamanya.
"halo namaku Jaka Tsubasa,dan?"Jaka lalu memperkenalkan diri kepada wanita bertampang bodoh tapi imut itu.
__ADS_1
dia memiliki badan cebol tapi di bagian dadanya tidak normal memakai baju coklat lalu topi moncong seperti nenek sihir dengan tongkat kayu nya membuat dia makin terlihat seperti penyihir.
"namaku Meguni"wanita itu memperkenalkan diri dan Jaka hampir jantungan karena dalam mendengar.
'kupikir Megumi haha!'batin Jaka tertawa.
"apakah mau itu semacam penyihir?"tanya Jaka penasaran melihat penampilan Meguni dan dia berhenti di dadanya yang tidak normal.
'apa apaan itu apakah semua yang dia makan berakhir di 'situ' bukan di pakai untuk tumbuh tinggi?'batin Jaka saat memperhatikan ehem!.
"me-mesum!!"merasa di perhatikan Meguni menutup dadanya dan memukul wajah Jaka dengan tongkatnya untung saja Jaka memiliki fisik lebih kuat dari Saitama.
jadi dia tidak merasakan sakit sama sekali
"sudahlah mari kita berangkat!"melihat Meguni marah Eiriya langsung mengalihkan pembicaraan.
"ya baiklah"ucap mereka berdua.
"jadi bisa ceritakan dungeon seperti apa yang akan kita masuki??"tanya Jaka penasaran karena eiriya belum memberitahunya.
"hmm dungeon yang akan kita masuki adalah dungeon A rank katanya di sana terdapat banyak monster menengah yaitu monster kayu setinggi 5 meter dan bos di dungeon itu adalah monster perunggu."ucap eiriya menjelaskan.
"tentu saja mencari uang,yah lebih tepatnya di sana ada material yang kubutuhkan untuk membuat pedangku sendiri"ucap eiriya dan sekarang Jaka mengerti.
"apa maksudmu,inti monster dari bos dungeon itu yang kau butuhkan?"tanya Jaka memastikan.
karena setahunya dari anime kalau selalu ada inti monster dan bisa di jadikan senjata sihir.
"ya kau benar,dan juga di sana terdapat sebuah kotak misterius tapi karena belum pernah ada yang berhasil mengalahkan bosnya tidak ada yang tahu apa isinya"ucap eiriya membuat Jaka bersemangat.
"semoga emas!"ucap Jaka membuat kedua wanita sweetdrop mendengar perkataan Jaka
'mata duitan' batin mereka berdua.
"baiklah ayo!!"ucap Jaka bersemangat dan mereka pun keluar dari guild kemudia berjalan keluar desa.
"dungeon itu di temukan di reruntuhan bekas sebuah kota namun karena di sana tiba tiba dungeon muncul kota itu sekarang di tinggalkan karena mereka takut para monster akan keluar dan menyerang"eiriya menjelaskan sambil berjalan.
__ADS_1
mereka berjalan santai karena ingin menikmati perjalanan setelah 2 jam berjalan akhirnya Jaka melihat puing puing rumah dan tidak hanya satu tapi banyak kalau di lihat lebih teliti itu sebesar sebuah desa atau kota.
"sepertinya sudah sampai?"tanya Jaka melihat pemandangan di depan nya.
"ya,mari kita lihat"ucap eiriya sambil mengeluarkan peta kecil di sana terlihat sebuah tanda silang mungkin itu titik koordinat lokasi dungeon.
lalu Jaka dan Meguni mengikuti eiriya menuju ke dalam reruntuhan setelah beberapa menit akhirnya mereka melihat sebuah retakan dimensi itu adalah sebuah portal yang menghubungkan dunia nyata menuju dungeon.
"mari masuk!"ucap eiriya mengintruksikan kepada Jaka dan Meguni untuk masuk kedalam dungeon.
sting..
setelah masuk bisa dilihat Semarang pemandangan yang amat berbeda dari luar,Jaka seperti masuk ke dunia lain.
kalau di luar tapi Jaka melihat reruntuhan di mana mana sekarang yang dia lihat adalah Padang rumput yang luas.
dan ada beberapa bukit tidak terlalu tinggi di mana mana.
Jaka sangat kagum tentang sistem dungeon ini,dia seperti pergi ke dunia lain dia terus berada di dalam lamunan nya sampai suara sistem bergema dalam pikiran nya.
...•"jika anda mau anda juga bisa menciptakan dunia sendiri untuk di jadikan dungeon,anda tinggal menciptakan monster monster dan mencari batu respaw agar monster monster tidak habis"•...
"hmm,mungkin nanti saja aku ingin melihat monster apa yang ada di sini!"ucap Jaka dalam hati.
"halo mas Jaka?,apakah kamu baik baik saja?"Jaka tersadar dari lamunan nya karena eiriya memegang bahunya.
"ah! ya aku baik!"jawab Jaka sedikit terkejut.
"hmm?,baiklah mari kita mulai memanjat!"ucap eiriya membuat Jaka bingung karena ini pertama kalinya dia masuk ke dungeon.
"memanjat?"tanya Jaka yang penasaran.
"apakah mau tidak melihat?,lihat di sana(menunjuk sebuah pintu)itu adalah pintu masuk dungeon yang asli,sebenarnya kita belum masuk ke dalam dungeon tapi tadi kita berpindah ke lokasi dungeon!"eiriya menjelaskan kepada Jaka yang kebingungan.
"baiklah kita masuk saja!"ajak Meguni yang sedari tapi hanya menyimak percakapan kedua rekan nya.
lalu mereka masuk ke dungeon,di dalam dungeon terlihat seperti ruangan namun tidak gelap karena ada sebuah batu yang bersinar di sana.
__ADS_1
Jaka dan kawan kawan berjalan menuju lantai satu tanpa hambatan sampai mereka mendengar Geraman dari depan mereka.
dan benar saja mereka melihat monster...