Max Level:Hidup Santuy [Administrator System]

Max Level:Hidup Santuy [Administrator System]
37.


__ADS_3

Jaka dan sekelompok pemancing memulai kegiatan nya sambil meminum anggur,kecuali Jaka sendiri.


"ngomong ngomong paman,darimana asal kalian?"tanya Jaka penasaran,dia belum pernah melihat orang orang ini di desa sebelumnya.


meski Jaka hanya tinggal beberapa bulan di desa ini,Jaka bisa dengan jelas melihat atau merasakan semua orang yang tinggal di desa ini.


dengan persepsinya yang kuat,Jaka jelas mengenal aura orang orang di desa tapi dia tidak mengenal orang orang ini,yang berarti mereka bukan berasal dari desanya.


(pada level Jaka sekarang presepsi nya bisa mencakup semua yang ada di alam semesta,tapi Jaka tidak melakukan nya karena tidak ada alasan melakukan itu)


"oh,kami berasal dari kota sebelah,karena kami mendengar rumor tentang ikan ikan itu jadi kami kesini"paman itu menjelaskan dengan ringan tanpa menyembunyikan apapun.


"apakah ikan itu langka?"tanya Jaka dengan heran.


"seperti yang kubilang,ikan itu bisa menjadi bahan obat langka dan juga di tempat kami sedang kekurangan bahan obat,jadi kami mau mencoba peruntungan kami di sini"ucap paman itu menjelaskan.


"begitu ya"ucap Jaka dan tak lama kemudian Jaka merasakan tarikan si joran nya.


"Hook!"ucap Jaka dengan girang,dia sudah lama menantikan sensasi menarik ikan jadi pancingan.


saat remaja Jaka tidak pernah mendapatkan ikan besar jadi tidak pernah mengalami sensasi tarik menarik dengan ikan.


karena penasaran Jaka menekan kekuatanya ke titik terendah yaitu sekitar kekuatan 2 orang dewasa.


jika orang lain melakukan nya pasti tidak akan berhasil tapi Jaka memiliki sistem yang membantunya menekan kekuatanya.


(seharusnya gak mungkin orang kuat jadi lemah karena keinginan nya sendiri,palingan orang kuat cuma bisa menurunkan kewaspadaan atau ketrampilan bertarung nya bukan kekuatan)


"ini dia!!,luar biasa!!"ucap Jaka senang saat merasakan sensasi tarik ulur dengan ikan.


Jaka tidak berhenti untuk menarik dan mengulur ril yang di gunakan.


"ohh hebat,kira kira ikan apa yang dia dapatkan?"ucap seseorang di kelompok paman itu.


"tidak tau,tapi kelihatan nya pemuda itu mendapatkan ikan yang besar!"timpal orang lain.


beberapa menit kemudian ikan semakin mendekat ke tepi danau.


bisa di lihat kalau ikan itu tidak memiliki ukuran normal.


dari riak air yang di timbulkan oleh ikan itu bisa di lihat setidaknya ikan itu memiliki ukuran lebih dari 3 meter.


jangan aneh dengan ukuran itu,bahkan di bumi memiliki ikan dengan ukuran yang lebih besar.

__ADS_1


apalagi di sini merupakan dunia fantasi,jangankan ikan berukuran lebih dari 10 meter,bahkan paus terbang pun ada!.


setelah beberapa tarikan lagi,ikan pun melompat dari danau sambil memercikan banyak air,membuat efek yang paling di rindukan Jaka.


"hahaha hebat!"ucap Jaka girang lalu dia menyeret ikan itu ke tepi.


ikan itu terlihat seperti ikan lele tapi ukuran lebih besar dari ikan hiu putih yang bisa di lihat di internet.


"oh?,ikan ini sepertinya bukan ikan yang di maksud oleh orang orang ini,aku tidak bisa merasakan sesuatu yang spesial dari ikan ini,yah mungkin aku kurang beruntung?"ucap Jaka dalam hati lalu menyimpan ikan itu di ruang penyimpanan.


"kalau begitu paman aku pulang dulu yah,semoga beruntung dengan ikan nya!"ucap Jaka pada paman yang mengobrol dengan nya.


"ya,terimakasih atas anggurnya!"balas paman itu sambil mengangkat botol anggur.


setelah basa basi Jaka pun kembali ke rumah nya,dia ingat kalau dia belum makan jadi dia ingin segera pulang.


kebetulan dia mendapatkan ikan yang dia dapat jadi dia bisa meminta istrinya untuk memasak ikan itu.


beberapa menit kemudian Jaka sampai di rumahnya dan segera masuk.


dia mencari di rumah dan ternyata Jeny sedang bermain dengan Ririn di ruang bermain.


melihat putrinya yang tertawa bahagia,arus hangat mengalir deras dari hatinya dan keluar menjadi senyum bahagia di mulut Jaka.


"oh~,selamat datang"balas jeny lalu kembali bermain dengan Ririn


"aku lapar,tolong buatkan sesuatu!"pinta Jaka pada Jeny.


sebagai istri yang baik Jeny mengangguk lalu pergi ke dapur sebelum itu dia menyerahkan Ririn pada Jaka.


"papa?"ucap Ririn sedikit cadel.


"oh?..haha bagus ya terus panggil papa"mendengar suara putri nya yang imut,hati Jaka di penuhi dengan kegembiraan.


Ririn sekarang berusia 1 tahun 4 bulan jadi dia sudah bisa berjalan dan mengucapkan beberapa kata,tapi kata 'ayah' ini baru di ucapkan oleh Ririn baru baru ini setelah Ririn melihat Jaka.


melihat ayahnya tertawa,Ririn seakan terkena penyakit menular dia langsung terkikik(ketawa bayi).


Jaka kemudian bermain dengan Ririn sampai makanan selesai di buat.


sebelumnya Jaka ingin memasak ikan yang dia dapat,tapi Jaka tidak melihat eiriya dan Meguni di rumah,jadi dia tidak jadi memasak ikan.


alasan nya sederhana,karena ikan itu besar jadi tidak mungkin memakan nya sendiri dengan Jeny.

__ADS_1


"makanan siap!"teriak Jeny di dapur.


"ya!"Jaka kemudian membawa Zaky ke dapur menemui Jeny.


skip>>


setelah makan Jaka kemudian pergi ke ruang bermain untuk bermain bersama Ririn kembali.


"ngomong ngomong kemana eiriya dan Meguni?"tanya Jaka kepada Jeny.


"hah~apa kau merindukan mereka?"tanya Jeny dengan nada horor.


"te.tentu saja,a.apakah tidak boleh?"jawab Jaka dengan ngeri.


"hmm tidak,tapi kamu tidak boleh meninggalkan ku atau mereka,kamu tidak boleh mem beda bedakan kita!"ucap Jeny mengucapkan aturan aturan rumah tangga yang tidak mungkin Jaka langgar.


"ba.baik!"Jaka mengangguk patuh,dia bukan nya takut pada Jeny tapi dia menghormati istri dan wanita.


yang paling di takuti Jaka adalah membuat orang yang dia sayangi tidak bahagia.


Jeny tersenyum melihat ketulusan jaka.


'akhirnya aku mendapatkan batuan saat melayani suamiku hehe'ucap Jeny sambil memikirkan Jaka dan dia berada di tempat tidur.


kemudian Jaka memeluk Jeny dengan erat dan mencium nya.


"terimakasih,aku mencintaimu!"ucap Jaka tulus.


"hmm"jeny mengangguk mendengar ucapan Jaka.


beberapa saat kemudian mereka mendengar ketukan yang memecah suasana indah dan romantis mereka.


"siapa?"tanya Jaka lalu memandang Jeny,Jeny mengerti kemudian dia pergi untuk membukakan pintu.


setelah beberapa saat Jeny kemudian kembali bersama eiriya dan Meguni.


"ternyata kalian?,darimana saja kalian ?"tanya Jaka pada eiriya dan Meguni.


"oh~apakah kau merindukan kami,darling~?"ucap eiriya dengan nada menggoda.


"sudahlah bicara saja,atau aku akan melihat isi otakmu secara pribadi"ucap jaka mengatakan hal yang kejam dengan nada malas.


(maksudnya membaca ingatan).

__ADS_1


"eh kami hanya bercanda,hehe kami baru saja pergi ke guild,katanya di guild pusat di kerajaan barat akan mengadakan turnamen!,jadi kami pergi untuk mendaftar!"


__ADS_2