Max Level:Hidup Santuy [Administrator System]

Max Level:Hidup Santuy [Administrator System]
36.melepas rindu


__ADS_3

setelah ngomong panjang lebar untuk menjelaskan kepada istrinya,yang di dapat Jaka hanya sebuah cekikikan dari dalam rumah membuat Jaka menyipitkan mata.


jaka mencium bibir Jeny kemudian masuk dan melihat kalau putrinya sedang bermain bersama dengan 2 wanita yang terlihat akrab dengan Jaka.


dengan perasaan tidak enak Jaka berjalan ke menuju mereka dan dia cukup terkejut melihat kalau Eiriya dan Meguni lah yang sedang bermain bersama Ririn kecil nya.


seketika Jaka tahu kalau dia sedang di kerjai oleh istrinya.


dia menyeringai lalu berlari menuju Jeny yang sedang melihatnya dengan geli.


Jaka lalu menangkapnya dan menggelitik Jeny.


"haha haha haha"


"hehe..beraninya mengerjai ku,terimalah pembalasan ku malam ini hehe"setelah menggelitik Jeny,Jaka lalu berbisik padanya sambil menggoda.


"ma.maaf ampuni aku wahai suami!!"setelah mendengar godaan Jaka Jeny langsung menegang lalu berkata dengan nada bercanda.


mendengar ucapan Jeny yang terdengar menggodanya Jaka kemudian mengangkat Jeny dengan gaya bridal.


"a.apa yang kau lakukan,bodoh!"bisik Jeny dengan muka yang tersipu tingkat lanjut.


Jaka mengabaikan nya dan langsung pergi ke kamar untuk melampiaskan rasa rindu sekaligus menghukum Jeny karena mengerjainya.


(oh ya bagi kalian yang baca mungkin di awal soal kalo si Jaka punya cewek lain sistem akan menghukum mati dia,itu memang bener tapi itu sistem yang dulu sebelum si Jaka menjadi tuan dari sistem,sekarang Jaka bebas menggunakan sistem walaupun gak sepenuhnya).


di kamar.>>


"aku merindukan mu!"ucap Jaka saat memeluk erat Jeny.


Jeny merasakan kerinduan Jaka membuatnya bahagia.


"hmm~aku juga merindukanmu, syukurlah kau tidak apa apa!"balas jeny yang juga merindukan Jaka yang tidak pulang lebih dari 1 bulan.


setelah itu Jaka melepaskan pelukan nya kemudian tersenyum mesum ke arah Jeny,hal itu membuat Jeny merespon dengan panas pula.


"ah~sudah lama aku tidak bersenang senang dengan tuan putriku yang manja ini hehe"ucap Jaka sambil mencubit hidung mungil Jeny dengan kasih sayang.


kemudian dia mendekatkan wajah Jeny dengan tangan nya kemudian..


cup!


ciuman cinta yang panas kembali terjadi setelah hilang selama sebulan lebih membuat suasana semakin menghangat hingga keduanya berkeringat.


(hah apa mahluk tingkat alam semesta bisa berkeringat?? bisa dong kalo gw menghendaki wkwkwk -author)


setelah ciuman panas itu Jaka meraih dua gunung lembut milik Jeny dan memainkan nya dengan senang hati.


oh! air mancur keluar dari gunung tersebut ternyata itu adalah air yang selalu di Nunung oleh anak Jaka.

__ADS_1


dengan penasaran Jaka membuka semua pakaian milik Jeny dan meminum air suci dari gunung ilahi untuk mendapatkan pembaptisan Dari para dewa Marvel:v.


"ah~ya siapa sekarang yang manja hei dah jadi bapak masih aja minum ssusy!"ucap Jeny dengan penuh kemenangan.


"hehe,siapa yang membuat tuan putri ku ini begitu cantik dan mudah di rindukan?"balas Jaka tak mau kalah.


setelah itu tangan jaka yang lain turun ke lembah suci milik Jeny yang sekarang menjadi miliknya seorang.


dia kemudian mengelus elus bagian luar pinki membuat suara Jeny semakin gila.


"ah~terus ah~darlinggg"


"tsuk tsuk tsuk menyerahkan wahai istri saatnya bagimu untuk kuhukum!!"


"tidaaak ampun suami ah~"


"hehe putriku yang manja saatnya bersenang senang!!"


dan setelah itu terdengarlah erangan panas dari kamar pasangan itu yang membuat 2 penghuni wanita lainnya terangsang.


hingga satu hari berlalu Jaka akhirnya melampiaskan kerinduannya bersama Jeny.


dengan gelas anggur di tangan nya jaka bersandar di tempat tidur dengan Jeny yang sudah tidak mampu untuk membuka matanya karena lelah.


Jaka kemudian meminum potion tingkat tertinggi rasa anggur yang dia buat dengan gaya.


setelah beberapa saat dia tertidur dengan wajah bodoh


(sejujurnya gw suka gak enak kalau nulis adegan minum atau ngerokok karena gak gw lakuin hwhw -author)


beberapa jam kemudian Jaka terbangun dengan segar seketika rasa malas nya menghilang di gantikan dengan semangat baru.


Jeny di sisinya masih tertidur dengan pulas karena tidak ingin mengganggu Jaka pun berpakaian kemdian keluar.


saat ini di luar ternyata sudah pagi kira kira jam 7 pagi kalau di dunia ini ada jam modern.


itu belum tentu karena matematika bumi tidak valid di dunia ini.


alasannya planet yang di tempati Jaka sekarang kira kira 2 kali lebih besar dari bumi dan memiliki 3 bulan si langit.


jadi sangat sulit untuk menghitung waktu.


walau ada sih tapi tu hitungan di dunia ini.


setelah meregangkan badan Jaka langsung menggunakan sihir clean untuk membersihkan tubuhnyakemudian dia keluar dari kamar.


di ruang bermain Ririn,Jaka melihat Meguni dan Eiriya yang sudah tertidur bersama Ririn dia langsung tersenyum senang,baginya kebahagiaan tertinggi yang dia rasakan adalah saat melihat keluarganya harmonis.


tidak mau mengganggu,Jaka keluar rumah dan berjalan jalan di sekitar danau.

__ADS_1


Jaka dengan jelas bisa merasakan mahluk yang menempati danau ini.


di kedalaman danau Jaka melihat sebuah ular dengan 7 kepala tapi Jaka tidak aneh setelah melihat ular itu karena itu cuma monster berlevel kurang dari 1000.


tapi yang menarik perhatian Jaka bukan itu tapi di sebrang danau terlihat kerumunan orang dengan sebuah pancingan.


itu membuat Jaka mengingat hobi lamanya saat di bumi.


saat remaja Jaka bersama teman teman nya selalu memancing di sungai meski tidak mendapatkan hasil


.


(itu Adalah pengalaman author ya hehe)


Jaka kemudian berjalan ke kerumunan itu untuk melihat apakah dia bisa bergabung.


"halo apakah aku bisa bergabung paman?"tanya Jaka kepada seorang pria paruh baya yang sedang memancing.


"oh?(menengok)tentu saja bisa anak muda,tidak ada yang melarang kok asalkan ada alatnya hehe"ucap pria itu sambil tersenyum.


Jaka kemudian membuat sebuah set pancingan dengan kualitas terbaik di bumi dan di perkuat sihir.


dia berjaga jaga saat umpan nya dimakan ikan yang super besar di danau ini.


Jaka lalu mengeluarkan pancingan nya dari ruang penyimpanan.


"oh?apakah kau penyihir anak muda,dan itu juga seharusnya tingkat tinggi!?"paman itu kaget melihat Jaka mengeluarkan set pancingan dari udara kosong.


"hehe ini cuma keberuntungan aku menemukan alat penyimpanan dari dungeon beberapa waktu lalu jadi aku menggunakannya!"jawab Jaka dengan santai seolah itu kebenaran.


"begitu ya,ngomong-ngomong alat yang bagus"ucap paman memuji.


"hehe tentu saja,aku ingin memancing monster di sini"ucap Jaka cengengesan.


"ya di sini memang ada ikan monster itulah alasan kami kesini,katanya di sini terlihat ikan yang memiliki harga jual yang tinggi karena ikan itu bahan obat yang langka"jelas paman itu.


"begitu ya"jaka mengangguk lalu menyetel alat pancingan.


setelah semua beres Jaka kemudian duduk di rumput lalu melempar umpan.


"piou~canggih"beberapa pemancing yang melihat pancingan Jaka bersiul.


"sungguh nostalgia"ucap Jaka kedudian mengeluarkan setumpuk anggur asli dari ruang penyimpanan.


"mari paman,minum bersama"ucap Jaka mengacungkan cangkir berisi anggur dan menyerahkan nya pada paman.


Jaka sendiri menyiapkan minuman khusua nya yaitu botol anggur yang di isi potion rasa anggur.


dan mereka pun minum bersama

__ADS_1


__ADS_2