Meluluhkan Hati Beku Nona Muda

Meluluhkan Hati Beku Nona Muda
1.Suasana pagi


__ADS_3

Alarm sudah berbunyi entah berapa kali,tapi aku tetap terlelap dalam tidurku,sampai seseorang mengelus kepalaku."hey nona muda yang manja,sampai kapan kau akan memejamkan mata indahmu itu?tengoklah matahari sudah sangat terik,kau lupa hari ini kakak akan mengajakmu berkeliling perusahan"kata laki laki berumur 27tahun itu.Ya dia kakak satu satunya yang ku punya."kakak,kau mengacaukan mimpiku,padahal sedikit lagi berhasil"jawabku sambil menggerutu."apa yang kau mimpikan?pangeran berkuda putih?"sambil menahan tawa."hah enyahlah kak kau dari sini,keluar sana!"jawabku sambil mendorongnya keluar."aku akan mandi dulu kakak,dan akan segera turun,oke!"sambil memeluk kakakku.


Setelah selesai melakukan ritual mandiku,aku segera menuruni anak tangga,sesegera mungkin menuju ruang makan."selamat pagi nona muda"sapa sekertaris Tio.Ya dia asisten papa yang menyelamatkan kami berdua saat kecelakaan besar itu terjadi,dia kami anggap sudah seperti ayah bagi kami,laki laki berumur 45tahun itu selalu tulus menyayangi kami,walaupun aku tau dia menyembunyikan sesuatu dari peristiwa besar itu.


Flashback on


"Ma kita ke mana ma sekarang?"tanyaku antusias."lihat Pa anak manis ini,selalu saja begini"jawab mama."kita kerumah nenek di Paris sayang,nenek sangat merindukan kita semua."Papa ikut menjawab pertanyaanku.Nenekku itu walaupun sebulan lalu baru kesana,tetap saja dia selalu menyuruh kami kesana.


"Tio persiapnnya sudah?"tanya papa."sudah Tuan,semua sudah dipersiapkan dengan baik,termasuk surat untuk saham yang akan diambil alih disana dari perusahaan La corp".jawab paman Tio sambil melihat jadwal yang akan dilakukan Papa di Perancis.Negara impianku melanjutkan pendidikan disana,negara yang akan selalu aku kunjungi disetiap ada kesempatan liburan.Entah kenapa negara Perancis seolah sudah menghipnotisku.


"Kita berangkat sekarang Tuan,pesawat Jet yang akan kita naiki sudah siap,ayo Tuan Muda dan Nona Muda Paman sudah menyiapkan mobil kalian".ajak Paman Tio sambil menggandeng tangan kami."Ma,Pa kita berangkat ya bareng Paman Tio,Mama Papa segera menyusul ya".kata kakakku sambil mengambil tas selempangnya.Aku,kakak dan paman Tio segera berangkat menuju bandara.Tanpa ada firasat apapun,Paman Tio meninggalkan orang tuaku yang akan mengalami kecelakaan besar itu.Dalam perjalanan menuju bandara tiba tiba aku sangat ingin membeli camilan,akhirnya Paman Tio menghentikan mobil di sebuah mini market.Setelah membeli semua camilan yang aku inginkan,kami segera menaiki mobil menuju bandara.Mobil yang ditumpangi orang tuaku sudah berada didepan mobil yang kami tumpangi.Paman Tio menyadari ada suatu hal yang agak janggal dari mobil orang tuaku.Melaju dengan kecepatan tinggi tanpa pengendalian arah yang benar.Paman Tio segera menhubungi seluruh anak buahnya untuk mengawasi mobil yang dinaiki orang tuaku,tapi naas belum sampai dihentikan mobil itu sudah menabrak truk kontainer yang melaju didepan mereka.Paman Tio segera mengurus semua dengan sangat cepat.Aku dan Kakakku yang masih kecil menggigil ketakutan karena menyaksikan peristiwa yang merenggut nyawa orang tua kami


flashback off


"Paman aku ingin segera menyelesaikan skripsiku taun ini aku harus segera lulus,aku ingin membantu kakakku di Perusahaan,agar kakak punya waktu untuk mencari kakak ipar untukku".kataku sambil menahan tawa melihat exspresi kakakku itu."kau itu tau apa chery tentang percintaan?kau sendiri bahkan tidak pernah punya pacar"jawab kakaku setengah mengejek."Tuan Muda zhi yang terhormat,kalo aku tidak menyelamatkanmu dari wanita penggoda itu,bahkan sekarang kau sudah jatuh miskin,walaupun aku tidak pernah merasakan jatuh cinta,tapi aku tau mana yang tulus dan yang modus,sedangkan kau hanya terpaku akan kecantikan dan perkataan manisnya tanpa tau hatinya"jawabku setengah marah dengan jawaban kakaku."Ya ya,kau berhasil menyelamatkanku dari wanita iblis itu".Paman Tio hanya tersenyum menyaksikan pertengakaran kami."Ayo Tuan,Nona kita berangkat sekarang,semua karyawan sudah menunggu kalian"ajak Paman Tio

__ADS_1


Sampai di kantor seluruh karyawan sudah berkumpul.Paman Tio segera mengumumkan bahwa aku akan menjabat wakil CEO.


"selamat pagi seluruh jajaran direksi,dan seluruh karyawan agro grup,dikesempatan kali ini saya akan memperkenalkan pewaris kedua dari agro grup dan yang akan menduduki jabatan sebagai wakil CEO.Untuk itu kepada nona muda Chery keizha bramantio untuk memperkenalkan diri."


"Selamat pagi seluruh jajaran direksi dan karyawan agro grup.Perkenalkan saya Chery Keizha Bramantio putri kedua dan sekaligus pewaris kedua setelah kakak saya Enzhi Vino Bramantio,yang akan menduduki jabatan sebagai wakil CEO,yang tak lain adalah kakak saya sendiri.karena ini adalah pengalaman saya yang pertama,saya mohon bimbingannya.Sekian perkenalan dari saya,saya menyampaikan terima kasih dan selamat bekerja sama."Seluruh karyawan dan direksi bertepuk tangan setelah perkenalanku.Tanpa ku sadari ada sepasang mata menatapku takjub.Setelah acara perkenalan selesai,aku segera menuju ruanganku.Paman Tio dan Kakakku sudah mempersiapkan dengan baik apa yang ku butuhkan di kantor,bahkan seorang asisten dan sekertaris yang akan membantu semua pekerjaan dan kegiatanku.


"Paman,siapa mereka?"tanyaku dengan adanya dua orang asing.Ya aku sangat tidak suka berdekatan dengan orang yang belum ku kenal."Mereka yang akan menjadi asisten dan sekertaris Nona Muda,kalian berdua perkenalkan diri kalian kepada Nona Muda!"suruh Paman Tio.


"Perkenalkan Nona Chery saya Aulia,saya yang akan menjadi sekertaris Nona chery."


"Hemm baiklah,jadi Paman Tio standart mereka sudah sesuai keinginanku kan Paman?"


"Iya Nona,semua seuai dengan keinginan Nona,semoga Nona dapat bekerja sama dengan baik.Kalian berdua kembalilah keruangan kalian.Persiapkan semua yang akan dikerjakan oleh Nona!"


"Baik Tuan Tio"jawab mereka serempak

__ADS_1


"Paman benarkah akan berhenti dari perusahaan Papa?"


"Paman sudah tua nak,Paman bukan berhenti,Paman akan selalu mengawasi kalian berdua,selagi Paman masih bisa,Paman akan selalu membantu kalian berdua,ada suatu hal yang akan Paman kerjakan di Perancis Nak"


"Baiklah kalau itu keinginan Paman,tapi Paman tidak boleh melupakanku,Paman harus sering menengokku."


"Lihatlah Paman gadis satu ini dia masih saja mudah merajuk"


"Kakak kau mengacaukan suasana haru antara aku dan paman tau!"jawabku sambil menyeka air mata.


"Kalau tidak kau tidak akan berhenti memeluk Paman bukan?Paman kapan akan berangkat ke Paris?"


"Lusa Zhi,Paman harap kamu menjaga adik dan perusahaan ini menggantikan Paman"jawab Paman Tio berurai air mata


"Pasti Paman,kita juga akan sangat merindukan Paman"zhi sambil memeluk Paman Tio.

__ADS_1


Suasana siang itu dikantor sangat haru.aku bahkan belum lupa dengan perjuangan Paman Tio


__ADS_2