
Arkhan akhirnya mengetahui kenyataan pahit Agro group,Tuan Besar dan Nyonya meninggal tragis dalam kecelakaan maut yang mengerikan.Semua kunci ada dalam asisten Tuan besar,bapak Tio yang saat ini telah pensiun dan pergi ke Paris untuk mengurusi beberapa urusan penting disana.Akhirnya Arkhan mempunyai ide untuk mencoba mencari tau tentang Pak Tio,yang menjadi orang kepercayaan keluarga Bramantio.
"Fa,cari tau tentang Pak Tio,asisten Tuan Besar Bramantio dari Agro group"
"Sudah saya dapatkan tadi malam Tuan,saya hanya berasumsi Anda akan mencari informasi tentangnya"ucap Arfa sambil menyerahkan dokumen berisi tentang Pak Tio.
"Kamu memang bisa diandalkan"sambil membuka lembaran demi lembaran kertas tentang Pak Tio.
"Kenapa berita kematiannya disebarluas,tapi kasusnya ditutup begitu saja,ada yang tidak beres sepertinya".batin Arkhan
"Arfa sepertinya Aku akan berlibur ke Paris,handel beberapa pekerjaan,kirim laporan yang butuh tanda tanganku,siapkan semuanya,aku berangkat besok pagi"
"Baik Tuan saya akan segera mempersiapkan segalanya"Arfa berlalu meninggalkan ruangan Arkhan.
Disisi lain Chery sedang berkutat dengan berbagai macam pekerjaan yang sudah menantinya.Ia terlihat begitu lelah menangani laporan yang diterimanya.
"Ah kenapa begitu pelik pekerjaan ini?"gumam Chery sambil memijat pelipisnya.
"Inikan Myesha bisa,coba aku telfon dia dulu"ujar Chery dengan mata berbinar.
Tut..tut..tut
"Iya Cher kenapa?"
"Sha kamu belum dapet kerjaan kan?cepat datang ke kantor ku,aku punya pekerjaan khusus untukmu"
"Kerjaan apa Cher,jangan ngada ngada ya kamu"
"Aduh udah deh cepetan kamu ke sini,nanti di bawah bilang sudah ada janji denganku,aku tunggu diruanganku,jangan membantah"Chery sambil menutup telfon agar Myesha tidak berkata kata lagi.
__ADS_1
Setelah Myesha mengunjungi Chery,Chery segera memasukkan Myesha ke bagian staf pribadi Chery.Disamping kurang suka dengan orang baru,Myesha cukup cerdas untuk bergabung dengan perusahaannya,karena Chery yakin walaupun belum memiliki pengalaman kerja yang mumpuni,tapi Myesha sangat cekatan dan mudah beradaptasi.
Kembali ke Tuan Muda Arkhan yang gelisah menunggu penerbangannya ke Paris.Lupa kalau hari ini harus bertemu wakil CEO Agro group yang sudah ia siapkan lama.
Tok..tok..tok..
"Tuan kenapa belum berangkat?hari ini ada pertemuan dengan Agro group?"ujar Arfa.
"Kenapa aku bisa lupa ya?ayo berangkat,Nona Muda itu pasti marah besar kalau sampai terlambat"haha Arkhan tertawa sangat ceria
Sesampai di Agro group,Mereka segera menuju ruangan yang sudah disiapkan untuk pertemuan.Tanpa Arkhan sadari sebenarnya pekerjaan kali ini Myesha yang menghandle karena Chery akan ada rapat dewan komisaris bersama Enzhi.
Diruang pertemuan Arkhan menunggu sambil tersenyum penuh makna
"Akhirnya bertemu juga dengan nona muda dingin itu,ah tidak kubayangkan kalau aku bersanding dengan dia,aku pasti menjadi laki laki paling beruntung"
Myesha segera memasuki ruangan pertemuan dengan asisten Enzhi,ya mereka berdua diberi tugas menghandle semu pekerjaan penting hari ini.
"Perkenalkan ini Myesha asisten Nona Chery"
"Ah ya,baik"Arkhan sedikit tidak suka,impian bertemu pujaan hatinya lenyap sudah.rapat terasa begitu lama bagi Arkhan karena ia tidak melihat gadis cantik itu.
Selesai rapat,Arkhan segera pulang untuk berkemas ke Paris menyusul Pak Tio.Dia merasa ada yang Pak Tio sembunyikan.Karena tidak mungkin kecelakaan pengusaha besar kasusnya ditutup begitu saja,media hanya membesar besarkan berita kematiaannya saja bukan tragedi kecelakaan yang spertinya penuh dengan sekenario.
Keesokan harinya Arkhan segera menuju bandara untuk berangkat ke Paris.Arfa menyiapkan segalanya dengan detail,karena tidak mungkin Arfa meninggalkan perusahaan sebesar itu tanpa ada pemimpinnya.
"Selamat jalan Tuan,semoga Anda dapat meluluhkan hatinya"
"Semoga saja Fa,aku pikir ini jalan terbaik untuk mengetahui apa yang terjadi"
__ADS_1
Keberangkatan Arkhan menuju Paris,sangat dirahasiakan karena itu merupakan urusan pribadi seorang Arkhan.Tentu perjalanan ke Paris memakan waktu yang lama.Hal yang membuat Arkhan memikirkan apa yang pertama kali akan ia lakukan,dan yang pasti informasi dari bawahannya sedikit membuatnya tercengang.Bagaimanapun dia tidak mungkin bercerita pada siapapun sebelum semua jelas.
Di Paris,Paman Tio berada di Mansion yang megah.Disana terdapat banyak sekali perawat dan dokter untuk berjaga,merawat dua orang yang entah sampai kapan akan terbangun.Alat-alat yang disambungkan menjadi penopang hidup dari dua orang yang dirawat disana.Entah cara apalagi menyembuhkan mereka dari tidur panjangnya.
"Tuan,Nyonya tidakkah kalian ingin melihat anak anak tumbuh seperti apa?mereka sangat pandai,tapi sikap mereka sangat butuh kasih sayang kalian"Paman Tio mecoba membuka kembali pembicaraan dengan mereka.
Paman Tio kembali menghela nafasnya karena tidak ada tanda tanda untuk mereka terbangun.Kembali merenungi pengobatan apalagi yang akan dilakukan.
Sesampainya Arkhan di Paris,segera menuju ke apartemen untuk mendengarkan apa yang terjadi sebenarnya.
Tok...tok...tok..
"Tuan Arkhan ini saya"
"Masuklah,aku perlu mendengarmu secara detail"
"Baik Tuan,mereka mengalami kecelakaan yang direncana,walaupun tau resiko apa yang akan terjadi,tapi setelah Pak Tio tau mereka masih bernafas,segera menyuruh anak buahnya untuk mengganti peti kematiannya dengan orang yang meninggal sama hari itu,Pak Tio langsung membawa mereka ke rumah sakit untuk pertolang pertama,tapi setelah itu Ia segera membawa ke Paris untuk menghindari pemberitaan yang semakin simpang siur,dan kemudian..."
"Tunggu jadi Pak Tio sudah tau ada yang berkhianat di belakang mereka?"
"Iya Tuan,tetapi Pak Tio belum menangkap mereka karena bukti yang dibawa Pak tio kurang,jadi Pak Tio melakukan yang sebisa mungkin untuk memberitakan bahwa Tuan dan Nyonya Bramantio sudah meninggal"
"Cukup menarik,dimana mereka tinggal?"
"Maaf Tuan untuk informasi tersebut kami belum menemukan satupun,kami akan mencari lagi"
"Baiklah cari informasinya sesegera mungkin,pergilah saya akan istirahat sebentar"
Arkhan cukup tercengang mendengar apa yang terjadi,konspirasi perebutan perusahaan besar pasti tidak jauh dari orang terdekat,karena orang terdekat adalah yang paling tau seluk beluk keluarga,sampai ketitik detailnya.
__ADS_1
Arkhan kembali berfikir keras,tidak mungkin orang orangnya tidak bisa menemukan posisi Pak Tio.Ada banyak perlindungan dibaliknya.Kembali menunggu kepastia dari orang orang suruhannya,entah butuh beberapa hari lagi.