Meluluhkan Hati Beku Nona Muda

Meluluhkan Hati Beku Nona Muda
2.Terjebak Hujan


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore,saat karyawan kantor saling suka ria menuju rumah dengan segala keletihan seharian berkutat dengan pekerjaan yang melelahkan.Tak terkecuali Chery yang semenjak tadi sudah sangat ingin pulang,namun ia berfikir ada baiknya mencari angin sebentar untuk menyegarkan pikiran.


"Tok..tok..tok"


"Nona chery,Anda masih di dalam?Apa ada yang mengganggu pikiranmu?"tanya Auila


"Hemm kau belum pulang Lia?Dimana Miko?"


"Miko sedang ke pantri tadi Nona,katanya Nona sedang melamun,jadi aku beranikan diri untuk ke sini dan belum pulang Nona"


"Baiklah panggilkan Miko,aku akan menggunakan mobil sendiri"


"Baik Nona"


tak berapa lama Miko masuk keruang wakil CEO


"Nona ada apa?"tanya Miko


"Miko pulanglah menggunakan mobil kantor,aku akan keluar sebentar dan akan menyetir sendiri,oh ya dan jangan lupa besok tak usah menjemputku dirumah,aku berangkat bersama Zhi"jawabku menambahkan beberapa tugas untuk besok


"Baik Nona Chery,ada lagi yang bisa ku bantu sebelum pulang?"


"Tidak Miko,pulanglah kau pasti lelah"


"Baik Nona"jawab miko sambil berlalu meninggalkan kantor.Tak lama kemudian Chery pun turun menuju baseman untuk mengambil mobil.menuju salah satu Mall terbesar di Jakarta.Sesampai di mall,Chery berkeliling membeli beberapa helai gaun,sepatu,dan berbagai pernak pernik yang bisa membuat hati senang.Setelah kegiatan berbelanja selesai,ia melakukan perawatan di salah satu salon.beberapa jam setelah perawatan ditubuhnya selesai ia menju ke sebuah kafe di Mall tersebut.Ia pun segera memesan minuman favoritnya yaitu coklat panas dan beberapa makanan kecil.Setelah menghabiskan semuanya ia sesegera mungkin pulang karena waktu sudah jam 9 malam.Tanpa ia sadari ternyata di luar hujan yang sangat deras.


"Ah kenapa hujan si?"gerutu chery.Saat ia berbalik seseorang menabraknya.


"Ah sial,bajuku jadi basah,hei kau jalan itu liat liat,ah sial sekali,kenapa juga aku menyuruh Miko pulang!"Sambil membersihkan pakaian yang basah.


"Maafkan saya Nona,kamu tidak apa apa kan?aku akan menggantikan pakianmu".jawab laki laki penabrak itu

__ADS_1


"Ah tidak perlu sampai begitu,aku tidak apa apa,lagian bajuku memang sudah kotor dari pagi bekerja".jawab chery tanpa menengok orang yang menbraknya


"Kalau tidak salah Anda bukankah Nona Chery,adiknya Enzhi dari agro group?"tanya penabrak itu


"Ah iya bagaimana kau tau aku?"jawab chery sambil mendongakkan wajahnya,tanpa terasa mata mereka berdua beradu.Chery segera memalingkan wajahnya


"Mari kita duduk dulu Nona,sepertinya hujan masih lama"ajak penabrak itu


"Malas sekali aku harus berhadapan dengan orang asing ini,kalau tidak hujan aku akan langsung pulang"gerutu Chery dalam hati


"Hemmm baiklah"dengan malasnya Chery menerima ajakan itu


setelah menemukan tempat yang pas untuk duduk,si penabrak itu mempersilahkan Chery untuk duduk.


"Nona kamu mau minum atau makan camilan?"


"Tidak,aku baru saja makan,aku akan pulang tapi terjebak hujan"jawab Chery sambil memainkan bola mata jengah


"Baiklah kalo begitu perkenalkan aku Arkhan Bagaskara,aku punya sedikit saham di Agro Group"ajak Arkhan menjulurkan tangannya


"Benar Nona,aku lebih tua 5tahun dari mu,dan bolehkah aku hanya memanggilmu Chery?


"Seberapa besar nyalimu Tuan Arkhan?oh ya bukankah kita tidak ada hal yang membuat kita untuk mengakrabkan diri Tuan?"


"Wahh ternyata gosip tentangmu semua benar,kau sangat dingin bahkan sudah seperti kutub utara."jawab Arkhan memprofokasi


"Kau bukan hanya penggoda ulung tetapi juga penggosip!"Chery tersenyum jahat penuh kemenangan


"Aku pulang hujan agak reda,malas sekali aku harus disini dengan orang sepertimu"Chery berlalu meninggalkan Arkhan sendiri yang sedang mematung dengan jawaban dari Chery.Gadis pujaan hati yang selama ini ia dambakan ternyata sangat dingin,ia berfikir bagaiaman lagi cara untuk meluluhkannya.


Sementara didalam mobil Chery mengumpat laki laki sok kenal tadi

__ADS_1


"Sial sial kenapa malah ketemu laki laki aneh itu sih,sok akrab lagi,dan lagi aku harus tanya Kak Zhi siapa dia!"Gerutu Chery sambil terus memainkan bibirnya.


Hujan kali ini sangat membuat Chery sangat tidak nyaman,entah ada perasaan apa tanpa Chery sadari setelah obrolan dengan Arkhan rasa hangat hinggap dihatinya.Tetapi Chery menganggap itu hanyalah hal tidak penting karena mungkin ia jarang mengobrol dengan orang lain,hanya Enzhi,Paman Tio,Bibi dirumah,dan asisten yang membantunya yang biasa mengobrol dengan Chery.Karena itulah perasaan asing itu tidak dianggap oleh seorang Chery.


Tanpa Chery sadari ia sudah berada di halaman rumahnya.Bagi Chery waktu menyetir tadi terasa sangat cepat,entah apa yang ia fikirkan sampai di halaman rumah pun ia tak menyadarinya.


"Akh apa yang aku pikirkan sih!"gumam Chery sambil membunyikan klakson untuk dibukakan gerbang.


"Selamat malam Nona Chery,Anda sudah ditunggu Tuan Enzhi di ruang kerja"sahut Pak Somad satpam di rumah Chery.


"Hemm baiklah Pak,trima kasih ya"jawab chery sambil tersenyum.Chery melangkahkan kaki masuk ke rumah,meletakkan semua belanjaan,dan segera mandi untuk segera menemui Enzhi.Chery berfikir kenapa kakaknya ingin bertemu di ruang kerja,biasanya dimanapun membicarakan hal apapun tidak ke ruang satu itu.


"Apa yang akan Kak Zhi katakan ya?"batin Chery.


1jam kemudian Chery segera keruangan kerja kakaknya.


Tok..tok..tok..


"Kak Zhi ini aku"tanpa sahutan Kakaknya Chery langsung memasuki ruang kerja.


"Kemana saja kau,sampai tidak ingat waktu!"tanya Zhi sambil terus menatap layar komputernya.


"Kak,aku hanya pergi jalan jalan ke mall,dan terjebak hujan,Miko tidak ikut,Aku ingin pergi sendiri"


"Cher,kamu tau kan Paman akan berangkat lusa?jangan menambah beban Paman,kamu tau kalo dia akan sangat khawatir kepadamu?"


Ujar Enzhi sambil mengusap kepala Chery.


"Iya Kak maka dari itu aku membutuhkan waktuku sendiri,untuk menghibur diriku sendiri,Kakak tau aku sangat sedih Paman meninggalkan kita seperti itu".jawab Chery sambil menangis.


"Sudahlah,jangan menangis.mari kita tidur,besok kamu harus bekerja dan menyelesaikan kuliahmu bulan?"ajak Enzhi sambil menggandeng tangan Chery

__ADS_1


"Baik Kak,mari kita tidur,Kakak pergilah ke kamar,Aku bisa sendiri",jawab Chery sambil tersenyum.


Setelah masuk ke kamar Chery terlihat sangat gelisah,Ia membolak balikkan badan,tidak bisa tidur dengan tenang.Ada perasaan gelisah,was was,takut dan getaran kebahagiaan menjadi satu.Entah apa yang Chery rasakan namun Chery terlihat sangat gelisah.Waktu terus berjalan,namun kedua mata Chery tetap setia untuk terjaga.Walaupun sudah mendengarkan musik sebagai penghantar tidur,namun tetap saja dapat dikalahkan dengan rasa gelisahnya.Sampai waktu pagi menjelang,Ia baru bisa merasakan matanya terpejam.


__ADS_2