Menaklukkan Hati Sang Cowok Arogan

Menaklukkan Hati Sang Cowok Arogan
Chapter 10


__ADS_3

Keesokan hari, tibalah saatnya vano dan vania beserta


teman-temannya pergi liburan ke jepang yang kemarin direncanakan.


Pagi ini vania tengah membereskan semua perlengkapan nya


untuk dia bawa ke liburan di jepang. Tak lama kemudian datanglah seorang cowok


dengan membawa mobil sportnya yang tak lain adalah vano yang ingi menjemput


vania untuk pergi ke bandara.


TOK...TOK…TOK...


Vania pun membuka pintu rumahnya yang diketok oleh vano.


“Morning vania, gimana lu udah siap kan?” tanya vano ke


vania


“Sudah , ini aku baru siap membereskan perlengkapannya”


jawab vania ke vano


“Yaudah aku tunggu di depan ya, cepat selesaikannya karena


pesawat kita bentar lagi akan terbang dan teman-teman kita sudah tiba di


bandara” ucap vano ke vania dengan Panjang lebar


“Oke vano, bentar ya ni aku tinggal ngunciin pintu aja”


jawab vania


Kemudian kini vano dan vania sudah di dalam mobil dan menuju


bandara. Di perjalanan mereka tidak ada membuka suara dan hanya ada keheningan


di dalam mobil tersebut.


Tak lama kemudian mereka berdua pun sampai di bandara dan


menghampiri semua teman mereka untuk check in.


Kemudian vania pun duduk disamping vano di dalam pesawat.


Selama perjalanan, vania selalu memandangi suasana perjalanan melalui jendela yang


ada disampingnya. Setelah menempuh waktu yang lama, akhirnya mereka pun sampai


di tempat tujuan dengan selamat di villa keluarga vano yang ada di jepang.


*


*


Setelah sampai di villa, mereka pun pergi kekamarnya


masing-masing. Vania dengan tania sekamar, vano sendiri, haikal dengan rendi


sekamar, dan alex sendiri. Setelah beberapa waktu untuk membereskan barang


bawaan mereka di kamar. Mereka pun berkumpul di ruangan keluarga untuk membahas

__ADS_1


rencana liburan mereka akan kemana saja. Akhirnya vano pun memutuskan untuk


liburan ke gunung fuji dan akan mendaki gunung fuji pada sore hari besok.


Semua mereka pun akhirnya setuju dengan keputusan vano.


Setelah membahas rencana liburan, mereka pun bersiap siap untuk pergi


berbelanja kebutuhan untuk keperluan mendaki gunung tersebut. Dengan menaiki


mobil pribadi milik keluarga vano, mereka pun menuju supermarket terdekat di


villa dan membeli perlengkapan dari mulai stok makanan dan minuman, baju ,


sepatu, jas mantel dingin, tas mendaki, dan tenda praktis agar nanti mereka


bisa beristirahat di perjalanan Ketika Lelah.


“Oke guys, udah semuanya dibeli kan ?” tanya Vano


“Udah lengkap van, tinggal kita packing aja di villa dan


bersiap siap untuk pergi besok sore” ucap haikal ke vano


“Oke yuk kita pulang dan beristirahhat agar besok kita tidak


kelelahan untuk mendaki” ucap vano lagi.


Setelah membeli perlengkapan, mereka pun pulang ke villa.


*


*


Keeseokan harinya, mereka pun sudah siap untuk mendaki


dingin yang sudah mereka beli kemaren.


Mereka pun menaiki mobil untuk pergi menuju gunung fuji,


agar mereka nanti bisa mendaki gunung di sore hari.


Setelah beberapa waktu dalam perjalanan menuju gunung fuji,


mereka pun sampai di tempat pemberhentian. Mereka pun turun dari mobil dan


melanjutkan dengan berjalan kaki agar bisa mendaki gunung fuji dan sampai di


puncak tepat waktu.


“Woi guys yuk kita udah sampai ni, kita turun dan


melanjutkan dengan jalan kaki okey” ucap Alex dan memandu semua teman-temannya.


“Okey, semuanya jangan lupa tetap Bersama jangan ada yang


sampai terpisah karena kita akan mulai mendaki ya” ucap vano kepada temanya


“Siap vano” balas Vania


Mereka pun Kembali melanjutkan perjalanan untuk mendaki


gunung fuji. Setelah menempuh perjalanan yang lama, mereka pun beristirahat di

__ADS_1


tengah hutan tersebut dan membangun tenda karena berhubung cuaca mulai dingin dan


tidak bisa melanjutkan untuk jalan kaki.


“Guys sepertinya kita akan istirahat disini dan akan


membangun tenda kita untuk istirahat” ucap Vano


“Okey,kita mulai pasang tenda kita disinin agar kita tidak


kedinginan karena cuaca sudah mulai dingin” ucap Rendi


“Okey” balas Vania dan tania.


Kemudian mereka pun mulai memasang tendanya. Vania dan tania


satu tenda, vano dan rendi satu tenda dan terakhir haikal dengan alex satu


tenda.


Setelah memasang tenda mereka pun memasang api unggun agar


bisa menghangatkan diri dan memasak makanan yang mereka beli kemaren.


Tak lama dari itu vania pun izin untuk pergi mencari kayu api


unggun karena stok kayu pun sudah mulai menipis dan mereka pun mengizinkan


vania pergi sendiri. Tak lama dari itu Vano pun keluar ari tendanya dan


bertanya ke temannya apakah melihat vania.


“Woi kalian liat vania gak ? gua mau ngomong ama dia soalnya”


Ucap Vano


“Ohh tadi vania izin sama kami mau cari kayu untuk api


unggun diluar sana” ucap Haikal dengan santainya


“Hah!! Serius lu sama siapa dia pergi ? “ tanya vano lagi


yang mulai mengkhawatirkan vania


“Dia pergi sendiri aja katanya biar kalian bisa istirahat”ucap


Alex


“Astaga lo biarin dia pergi sendiri di hutan dan dimalam


hari!!” bentak Vano


“I-iya soalnya dia gak mau ditemanin katanya” ucap Haikal


“Lo gila semuanya, ini gak bisa dibiarin, gua haarus cari


dia karena ini cuaca udah mulai dingin dan bisa mati tu anak” ucap vano dan


mulai mengambil mantel jasnya dan mencari vania ke hutan.


Vano pun mulai pergi mencari vania dan membiarin temannya


tinggal di tenda karena masih kesal dengan mereak yang tidak menemani vania di

__ADS_1


hutan sana.


Bersambung………….


__ADS_2