
Vano pun menarik Vania ke depan pintu dan memaksa mencium bibir vania. Vano terbawa emosi karena sekarang dia sedang mabuk.
"kenapa kamu lakukan itu vano" (ucp vania)
"krn gua benci liat lo deket2 sama Rendi" (ucp Vano)
"tapi kita tdk ada hubungan apapun knp kmu marah aku dekt sama rendi" (ucp vania dg emosi)
"iya pokoknya gua gk suka lu deket ama rendi, dan mulai sekarang lu hrs jd pacar gua kalo gk gua akan keluarin lu dr kampus" (ucp vano)
"hah kmu gila ya vano, aku gk suka ama kamu jd mana bsa kta pacaran" (ucp vania)
"yaudh klo lo gk mau, gua akan keluarin lo dr kampus bsk" (ancam vano)
"eh jangan vano, aku msh mau kuliah disana hikshiks, oke2 aku akan jd pacar kmu" (ucp vania dg nangis)
"gitu donk, nurut dr td kek, oke gua gk akan keluarin lo dr kampus, dan sekarang lo hars nurut apa permintaan gua selama kita pacaran ngerti" (ucp vano tegas)
"ngerti vano" (ucp vania)
"oke lo boleh keluar sekarang" (ucp vano).
Kemudian vania pun pergi dr kamar pribadi vano dan menuju ke lantai bawah tempat acara party tadi.
Dan Vania pun mengajak teman2nya untuk pulang sekarang, krn dia pengen menenangkan diri dr ancaman vano tadi.
"teman2, kita pulang sekarang yuk, kyknya badan aku lagi gk enak ni" (ucp vania)
"kenapa lo van, lo sakit? " (ucp jovita cemas)
"kayaknya , jadi aku mau pulang sekarang untuk tidur" (ucp vania)
"ahh oke2 kalo gitu, yuk kita pulang, felix lu bwa mobil gua skrg cepat, vania sakit ni" (ucp jovita)
"oke2 vit, kta pulang" (ucp felix)
Kemudian Vania dan teman2nya pun pergi dari party dan mengantarkan vania kerumahnya.
Sesampai dirumah, vania pun langsung menuju kamarnya dan merebahkan dirinya di ranjang miliknya. beberapa menit kemudian vania pun tertidur karena merasa dirinya sudh capek dengan party tadi.
-
-
__ADS_1
Hari pun berlalu, kini pagi pun menyelimuti kamar vania sehingga vania pun terbangun dari tidur nya dan melihat jam bahwa sudah jam 9 pagi menandakan vania terlambat kekampusnya.
"astaga aku terlambat, gimana ni pasti aku udh ketinggalan satu matkul" (ucp vania)
kemudian vania pun beranjak dari ranjang nya dan menuju kamar mandi untuk bersiap2 pergi kekampus.
setelah beberapa menit vania pun telah siap untuk berangkat kekampus, kemudian HP vania pun berbunyi.
Dring...... Dring...... Dring......
"halo siapa ni yg nelpon " (ucp vania)
"halo van, ini gua jovita lu dimn sih kok blom dtg kekampus? " (ucp jovita)
"iya ni vit, aku telat bangun jd kesiangan deh, tepaksa tinggal satu matkul aku" (ucp vania)
"ohhh gitu, tapi kok lo bisa kesiangan sih lo mash sakit? " (tanya jovita)
"ngak vit, aku udh sehat kok kayaknya mungkin aku lelah karna pesta tadi malam" (ucp vania)
"yaudh deh van, lo cepatlh kekampus nanti matkul kedua mau masuk ni" (ucp jovita)
"oke sip ni aku mau kekampus lagi " (ucp vania)
Kemudian vania sudah ditunggu oleh teman2 nya dan diujung lorong kelas ada seseorang yang tengah melihat vania seperti kita ketahui orang itu adalah Vano (pacar vania) .
Setelah itu vania pun memasuki kelas dan duduk di bangkunya yang tengah sibuk belajar.
Tak lama kemudian datanglah seorang pria yaitu vano yang ingin menemui vania untuk menyuruh permintaan nya sebagai pacarnya.
"eh vania, tolong beliin gua makanan dong, gua lapar ni" (cup vano)
"tapi vano aku lagi belajar ni, tadi aku udh ketinggalan satu matkul"( cup vania)
"ya bodoamat , gua mau nya sekarang atau gua umumkan ke semua org kalo lo adalah pacar gua, gimana" (ucp vano yang tengah mengancam)
"oke2 aku beliin sekarang tapi jangan umumkan ke semua org klo kita pacaran diam2, aku gak mau sampai org tau " (ucp vania yg takut)
"oke, tenang aja klo lo nurut ama gua rahasia kita aman " (ucp vano)
"oke, aku beliin dulu makanannya " (ucp vania dan pergi kekantin untuk beli makanan vano)
Tak lama kemudian vania pun datang dengan makanan yang dipesan vano tadi.
__ADS_1
Dan memberikan makanan tersebut ke vano, tetapi vano malah minta disuapin oleh vania yang bikin vania jengkel karena dia tidk bisa belajar sampai sekarang. Tapi mengingat janjinya dan ancaman dari vano maka vania pun menuruti permintaan vano.
"oke tolong suapin gua makan klo gk lo tau akibatnya kan " (ucp vano)
"iya2 aku akan suapin kamu, tapi setelah ini tolong izinin aku belajar sebentar karena nanti dosen masuk aku blum belajar sedikipun " (ucp vania yg tengah memohon)
"oke nanti gua kasih waktu buat lu belajar, sekarang lu suapin gua makan dulu " (ucp vano)
Kemudian Vania pun menyuapi makanan itu ke vano dan vano pun tersenyum karena dia sudah bisa mendapatkan vania sekaligus ngerjain dia.
jadi disini vano itu hanya main2 dengan vania dan status pacaran itu adalah buat vania terikat dan bisa ngebully dia terus. So vano blum sepenuhnya cinta ke vania.
"oke makanan nya udh habis ini, aku izin belajar dulu ya vano " (ucp vania)
"oke lo boleh belajar sekarang, gua mau keluar dulu dan nanti klo gua butuh lo, gua akan telpon lo dan lo hrs dtg tepat waktu, ngerti " (ucp vano)
"iya aku ngerti kok, makasih ya vano " (ucp vania)
"oke have fun ya " (ucp vano dg senyum liciknya)
Setelah itu vano pun meninggalkan vania sendirian dan pergi entah kemana karena dia sudh berhasil ngebully vania dan hati vano pun tampak senang.
Kemudian setelah kelas matkul kedua, vania pun dan teman2nya pergi kekantin untuk makan sesuatu karena dari tadi vania belum makan apapun hingga perutnya mulai terasa lapar.
"teman2 kita makan dulu yuk dikantin, aku mau makan soalnya blom makan apapun dr tadi " (ucp vania)
"oke yuk van " (ucp felix dan jovita)
Setelah itu vania pun pergi menuju kantin dan mulai mengisi perutnya yg kosong.
Beberapa menit kemudian, vania pun sudh menyelesaikan makanannya dan tak lama HP nya pun berbunyi itu pasti dari vano yang akan menggangu waktunya lagi.
Dring.... Dring......Dring......
"halo ini siapa ya" (tanya vania)
" ini gua vano, gua butuh ko sekarang, jd lo harus dtg ke ruang pribadi gua yg ada dikampus ini, so jangan lama2 dan hrs dtg tepat waktu " (ucp vano)
"hah, oh oke2 aku akan datang sekarang, kamu tunggu disana" (ucp vania)
Kemudian vania pun meminta izin ke temannya2 untuk pergi ketempat vano, karena vano sudah memanggilnya.
Dan vania pun pergi dari kantin itu dan menuju ruangan pribadi vano dikampus.
__ADS_1
***********