Menantu Sampah

Menantu Sampah
Keluarga Atmaja


__ADS_3

'biib... bibb.. biib...'


Suara alarm dari handphone aldi berbunyi, dia segera bangun dan segera mematikan alarm handphonenya karena takut membangunkan istrinya yang terlihat masih tertidur pulas di atas ranjang.


Rahma Atmaja istri dari aldi dan juga salah seorang anak dari keluarga atmaja , Rahma berparas sangat cantik dengan kulit putih mulusnya dan di dukung dengan body yang tidak kalah bagusnya dengan para artis membuat wanita itu di juluki ratu tercantik di jakarta.


Sudah 3 tahun aldi menikah dengan rahma dan selama itu juga aldy tidak pernah sekalipun menyentuh tubuh rahma walaupun mereka sepasang suami istri tetapi mereka belum pernah sekalipun melakukan hal yang semestinya di lakukan oleh sepasang suami istri.


Aldy selama ini selalu tidur di bawah ranjang sedangkan rahma tidur di atas ranjang hal ini juga di karenakan mereka menikah bukan karena dasar saling cinta akan tetapi kakek rahma yang sebagai pemimpin keluarga atmaja memaksa dia untuk menikahi Aldy.


Aldy di bawa ke keluarga atmaja oleh kakek rahma dari sebuah panti asuhan hal ini yang membuat seluruh keluarga atmaja tidak ada yang suka dengan dia, di tambah lagi selama ini aldy tidak bekerja dan hanya mengandalkan rahma dan mertuanya untuk makan dan hidup.


selalu jika ada acara perkumpulan keluarga maka di situ juga pasti aldy akan menjadi bahan olok olokan dan di buly oleh keluarga rahma yang lainya, Dia di cap sebagai menantu sampah dan di seantero jakarta ini tidak ada yang tidak tahu tentang hal itu.


Aldy perlahan berdiri sambil meregangkan otot otot di tubuhnya setelah itu dia keluar kamar untuk bersiap siap melakukan pekerjaan wajibnya, sehari hari aldy bertugas membersihkan rumah, berbelanja dan juga memasak.


setelah beres bersih bersih dia segera keluar dari rumah dan menuju pasar untuk berbelanja bahan untuk memasak sarapan serta makan siang nanti, hari masih petang saat aldy keluar dia kembali dari pasar dengan belanjaan sayur yang cukup banyak, tanpa banyak berpikir lagi aldy mulai mengolah sayur tersebut layaknya master cheff.


selama di panti asuhan aldy memang sering membantu ibu mia memasak oleh karena itu sekarang dia sangat lihai dalam mengelola sayur mayur untuk di jadikan makanan yang sangat enak.


setelah masakanya matang dia bergegas ke kamarnya dan membangunkan istrinya.


"sayang bangun sarapanya sudah siap"


rahma yang mendengar perkataan aldy mulai bangun dengan sedikit malas dan duduk di atas ranjang sebentar untuk menyadarkan diri sepenuhnya, aldy hanya tersenyum tipis melihat raut wajah istrinya tersebut.


setelah membangunkan rahma aldy beranjak membangunkan kedua mertuany, dia mengetuk pintu kamar mertuanya dan memanggil mereka dari luar pintu.


tidak lama mereka berempat telah berkumpul di meja makan untuk menikmati sarapan bersama.

__ADS_1


"Aldy nanti akan ada acara arisan keluarga tolong jangan banyak bicara atau permalukan aku di depan umum dan juga kususnya di depan nenek"


kata rahma dengan tetap menikmati sarapan tanpa menatap wajah aldy.


"oke nanti aku tidak akan berbicara apa apa"


aldy mengetahui jika selama ini yang tertekan dan tersakiti bukan hanya dia akan tetapi juga istrinya karena selalu mendapatkan cemooh dan ejekan dari keluarga atmaja karena dia.


setelah mereka selesai makan mereka berempat memesan sebuah grab car untuk datang ke vila keluarga atmaja memenuhi undangan arisan keluarga.


keluarga atmaja sendiri termasuk keluarga golongan menengah atas, mereka memiliki sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan dekorasi , anggota keluarga ini juga termasuk banyak dan rata rata dari mereka adalah orang yang cukup berpengaruh.


setelah rombongan aldy tiba di villa menggunakan grab car mereka langsung masuk ke dalam villa , baru saja masuk ke dalam villa mereka di sambut oleh andre sepupu rahma.


"om tante kalian kesini masih aja menggunakan grab car? ga malu? dari semua keluarga atmaja hanya keluarga om dan tante yang belum punya mobil pribadi"


kata andre dengan senyuman sinisnya


"oh siapa ini yang datang, bukankah ini si menantu sampah yang mengandalkan istrinya hanya sekedar untuk hidup? "


lanjut andre setelah melihat aldy berdiri di belakang rahma.


melihat suaminya mulai di ejek rahma pun tidak betah dan akhirnya ikut buka suara


"ndre plis deh jangan buat masalah mulu bila kamu ketemu aldy, begitu begitu dia adalah suamiku yang di tentukan oleh kakek jadi jangan selalu hina dia"


"Chihh... ga seru" gumam andre setelah mendengar kata kata rahma.


andre dan semua keluarga atmaja bukan hanya memandang rendah aldy tapi juga keluarga rahma juga karena mereka adalah keluarga yang paling miskin di antara atmaja yang lainya.

__ADS_1


Acara segera di mulai nenek rahma yang bernama neni turun dari lantai atas sekarang nenek itu menjabat sebagai pemimpin keluarga karena kakek eahma meninggal setelah menjodohkanya dengan aldy.


"semoga sehat dan panjang umur" semua orang serempak menyambut kedatangan nenek neni, nenek neni membalas dengan anggukan dan segera duduk di kursi pemimpin kluarga.


Andre segera menghampiri neneknya dan segera memberikan sesuatu.


"Nek ini aku belikan nenek sebuah giok kuno yang bagus dan mahal , konon katanya giok ini bisa membuat tubuh nenek semakin sehat dan bugar"


andre menjelaskan isi hadiahnya dengan menggebu gebu kepada neneknya.


"bagus kamu memang cucuku yang paling berbakti"


jawab nenek neni


andre tersenyum mendengar pujian dari neneknya dan melirik ke arah keluarga rahma berada


"iya dong nek berbeda dengan cucumu yang ada di sana datang ke sini saja naik grab apalagi membawakan nenek hadiah itu jelas tidak mungkin"


nenek neni melirik ke arah keluarga rahma dan menghembuskan nafas panjangnya, nenek menyesalkan keputusan suaminya yang menjodohkan cucu tercantiknya tersebut dengan seorang pria dengan asal usul tidak jelas tersebut di tambah lagi dia tidak bisa apa apa dan di juluki menantu sampah.


setelah kejadian sindir menyindir dari andre tersebut acara di lanjutkan dengan makan makan, di tengah acara tersebut Handphone aldy berbunyi dan dia melihat pesan yang masuk ternyata dari rumah sakit yang berisi bahwa kepala panti asuhan yang merawat dia dulu jatuh sakit dan memerlukan biaya untuk perawatan di rumah sakit tersebut.


aldy membaca berita tersebut langsung panik karena dia sudah menganggap ibu mia itu sebagai ibunya sendiri karena dia yang merawat dan membesarkan aldy tapi di sisi lain dia juga bingung karena tidak punya uang sepeserpun untuk membiayai biaya rumah sakit tersebut.


dengan putus asa dan mau tidak mau dia harus meminjam uang ke istrinya


"sayang ibu mia jatuh sakit dan masuk rumah sakit bisakah kamu meminjami aku uang untuk membiayai perawatan ibu mia?"


aldy berbicara dengan nada biasa karena itu kebanyakan orang mendengar perkataanya, ibu mertua dia yang mendengar itu langsung melotot kepada aldy, dan nenek nenipun yang ikut mendengar kata kata itu langsung tersulut emosinya.

__ADS_1


"APA KATAMU BARUSAN...?"


__ADS_2