Menantu Sampah

Menantu Sampah
Cerai Sekarang Juga


__ADS_3

Mendengar omongan aldy semua yang di sana melongo, bagaimana tidak, selama 3 tahun ini aldy cuma bergantung pada keluarga istrinya dan sekarang berani beraninya dia meminjam uang kepada istrinya tersebut.


expresi semua orang menjadi jelek dan mulai terdengar nyinyiran dari bibir mereka, mereka dengan terang terangan membicarakan aldy di depan oranya secara langsung karena mereka merasa bahwa aldy memang pantas di jadikan olok - olok dengan statusnya yang seperti sampah itu.


"semuany harap diam"


suara nenek neni membelah semua cibiran yang sedang tertuju pada aldy, saat ini wajah nenek tua itu sudah merah padam karena menahan emosi, ini hari ulang tahunya dan dia sedang merayakanya dengan mengundang orang orang penting dari luar keluarga atmaja juga dan gara gara aldy si menantu sampah itu dia sekarang telah kehilangan muka.


"hey aldy, berani beraninya kamu meminjam uang ke istrimu apa kamu tidak malu hah? sudah tidak pernah membahagiakan istri malah menjadi beban dia"


kata nenek neni dengan ketus mengeluarkan semua emosinya kepada aldy.


rahma yang melihat suaminya di jadikan sasaran pelampiasan neneknya itu hanya bisa diam saja dengan memasang wajah datar, dalam hati rahma memang dia juga tidak peduli sama sekali dengan aldy.


Dia dan aldy dulu menikah karena paksaan kakek rahma yang memaksa dia menikah dengan aldy yang baru saja di pungutnya dari panti asuhan, jelas semua keluarga menentangnya tapi kakek tersebut kukuh dengan pendirianya karena sebenarnya kakek rahma tersebut tahu identitas sebenarnya siapa aldy.


namun naasnya setelah mereka melangsungkan pernikahan kakek rahma menghembuskan nafas terakhirnya, beliau wafat dan belum sempat menjelaskan alasanya menjodohkan aldy dan rahma kepada keluarganya, hal inilah yang menjadi titik awal pembulyan tiada akhir kepada aldy.


Saat ini aldy yang menerima makian dari nenek neni tersebut hanya terdiam lesu menerima semua makian nenek itu, dalam hatinya dia sangat ingit menolong ibu mia yang merupakan kepala panti asuhan yang merawatnya dulu akan tetapi harapan untuk meminjam uang kepada istrinya pun sirna setelah kejadian itu.

__ADS_1


ketika nenek neni masih memaki maki aldy tiba tiba datang seorang pria dengan setelan mewah dan elegan masuk ke dalam ruang tamu keluarga atmaja, dia adalah albert winanga salah satu anak dari keluarga winanga yang merupakan keluarga yang cukup berpangaruh melebihi keluarga atmaja.


"selamat ulang tahun nenek neni, aku khusus datang kesini untuk ikut merayakan hari ulang tahun anda, ini ada kado dari saya semoga nenek menyukainya"


melihat kedatangan albert nenek neni sangat antusias dia segera menyambutnya dengan senyuman lebar.


"wahhh nak albert, nenek sangat senang kamu bisa datang ke acara ulang tahun nenek ini sialhkan duduk dulu nak albert"


setelah memberikan hadiah albert langsung menengok kanan kiri mencari seseorang dan ketika matanya menangkap keberadaan rahma albert langsung tersenyum dan berjalan kearahnya.


bukan rahasia umum lagi jika sebenarnya albert sudah lama menyukai rahma, segala usaha telah dia lakukan untuk menarik hati rahma akan tetapi usahanya itu selalu digagalkan oleh kakek rahma dan di saat ini saat kakek rahma sudah meninggal dia merasa punya kesempatan untuk menjadikan rahma miliknya.


sapa albert yang melirik kearah aldy yang sedang duduk di sebelah rahma, belum sempat rahma menjawab ibu mertua aldy sudah mendahului membuka mulutnya.


"tentu saja boleh nak albert, hey aldy kamu pindah tempat duduk gih, sana pindah ke tempat para pelayan berkumpul"


cletuk ibu mertuanya itu, aldy sedikit geram dengan kata kata ibu mertuanya itu dengan nada merendah aldy memberanikan diri menjawab.


"ibu, aku sudah duduk di sini sedari awal kenapa aku harus pindah?"

__ADS_1


menerima jawaban aldy membuat ibu mertuanya menjadi naik pitam


"hey menantu sampah yang bisanya numpang doang! kamu sudah ga waras yah? sudah mulai berani kamu? cepat pindah dan biarkan nak albert duduk di sebelah rahma"


dalam hati mertuanya sosok albert adalah sosok menantu idaman menurutnya karena albert kaya raya dan mempunyai cukup banyak koneksi, aldy akhirnya berdiri dan hendak pergi, albert yang melihat aldy berdiri segera menduduki tempat duduk aldy yang sebelumnya dan berterimakasih pada ibu rahma.


"wahh tan ... terimakasih loh sudah di izinkan duduk di samping anak tante yang tercantik se jakarta ini"


ujar albert sambil melirik ke arah rahma yang tambak masih memasang expresi dingin


"ahhh... bukan apa apa nak albert, jujur kamu lebih pantas bersama rahma daripada sampah yang lagi berdiri itu"


mendengar perkataan ibu mertuanya aldy sedikit marah kepada ibu mertuanya itu


"ma... aku sebagai menantu selalu melakukan apapun yang mama minta kenapa mama sama sekali tidak bisa menghargaiku?"


"haaah... kamu minta di hargai? memang apa jasamu untuk kami sehingga kami harus menghargaimu? kamu di mata kami hanyalah seorang sampah dan selamanya akan seperti itu"


perkataan ibu mertuanya itu membuat aldy sangat terpukul dalam hatinya, melihat aldy yang terlihat sedih bukanya kasihan ibu mertuanya malah menambahi omonganya.

__ADS_1


"kamu ngerti kan sekarang seperti apa kamu di mata kami jadi sekarang juga kamu harus bercerai dengan rahma...."


__ADS_2