
Aldi yang mendengar perkataan lia yang merupakan ibu mertuanya itu sudah tidak tahan lagi, sesabar apapun orang bila di injak injak setiap hari pasti juga ada batasnya dan di saat ini kesabaran aldi telah mencapai puncaknya.
"Baiklah jika itu yang memang mama inginkan dan bila rahma meminta cerai dari mulutnya sendiri maka aku akan menceraikanya"
mendengar jawaban aldi banyak orang yang kaget termasuk rahma sensiri juga kaget akan kata kata aldi, aldi yang selama ini selalu diam dan mengalah kini berani membantah omongan mamanya?
meskipun rahma tidak memiliki perasaan cinta pada aldi saat ini tetapi rahma merasa ada yang kurang enak do hatinya mendengar perkataan aldi tadi, ada perasaan sedikit berat bila harus di tinggalkan aldi dan mungkin perasaan itu timbul karena sudah 3 tahun mereka hidup bersama.
"Bagus.. baguss.. aku pegang omonganmu, rahma sekarang juga katakan pada si sampah ini bahwa dia harus mwnceraikanmu"
ujar lia kepada rahma, aldi langsung menatap wajah istrinya itu dengan sangat serius dan gelisah, selama ini karena kebersamaan mereka selama 3 tahun tumbuh rasa cinta di hati aldi meskipun dia tahu bahwa cinta itu bertwpuk sebelah tangan akan tetapi rasa itu sangat berarti baginya.
"Aku tidak akan menceraikanya"
jawab rahma yang membuat semua orang terdiam karena terkejut akan jawaban rahma, di tengah keheningan itu aldi tersenyum bahagia mendengar jawaban isrinya tersebut dan bagi rahma sendiri dia juga bingung kenapa akhirnya dia mengambil pilihan itu.
belum sempat suasana mencair lagi rahma buru buru berkata pada aldi.
__ADS_1
"Aldi sudah kamu temui bu mia dulu di rumah sakit, daripada kamu di sini nantinya bakal nambah masalah lebih banyak lagi"
aldi langsung mengangguk kepada istrinya dan berjalan keluar dari dalam vila keluarga atmaja itu, aldi segera memesan taxi online untuk menuju rumah sakit tempat ibu mia di rawat.
Sesampainya di rumah sakit dia langsung menuju kamar bu mia, dia bisa melihat bu mia yang sedang tertidur dan nafasnya agak berat, setelah puas melihat bu mia dia berjalan keluar dan menemui dokter yang bertugas merawat bu mia untuk menanyakan bagaimana keadaanya.
"pak aldi penyakit bu mia semakin parah, kita haru melakukan operasi sesegera mungkin akan tetapi peralatan di rumah sakit ini tidak cukup memeadai maka saya sarankan untuk memindahkan ibu mia ke rumah sakit yang lebih memadai, saya akan segera buatkan surat rujukanya anda bisa melunasi terlebih dahulu biaya perawatan di sini dan selanjutnya bu mia akan segera di pindahkan"
mendengar jawaban sang dokter membuat hati aldi semakin sedih karena penyakit bu mia semakin parah di tambah saat ini dia juga tidak memiliki uang untuk melunasi biaya perawatan apalagi untuk memindahkan bu mia.
ketika dia sampai di depan loket administrasi dia segera bertanya pada suster yang menjaga loket tersebut.
"Sus saya mau tanya untuk total biaya perawatan atas nama bu mia sampai berapa ya totalnya?"
"tunggu sebentar pak akan saya cek terlebih dahulu"
jawab sang suster dwngan ramah, tidak lama aldk menunggu sang suster berbicara lagi denganya.
__ADS_1
"untuk biaya perawatan ibu mia adalah 3 juta pak dan di tambah biaya untuk rujukan sekitar 1 juta jadi totalnya 4 juta, namun sudah ada yang membayar 2 juta jadi cuma kurang 2 juta"
Aldi terkejut dengan total biaya perawatan yang sampai angka 4 juta, dia berfikir darimana dia bisa melunasi biaya tersebut, akan tetapi di tengah fikiranya itu dia menyadari akan sesuatu dia tiba tiba menjadi bersemnagat dan langsung bertanya kepada suster.
"sudah ada yang membayar 2 juta? bisakah saya tahu siapa orang itu?"
tanya aldi dengan semangat kepada suster penjaga loket.
"mohon maaf pak untuk hal itu saya sendiri juga tidak tahu tentang identitas yang membayar biaya perawatan ibu mia"
mendengar jawaban suster aldi sedikit kecewa dia segera menoleh ke kanan dan ke kiri siapa tahu dia mengenal sesorang yang berada di situ dan bisa jadi orang itulah yang telah membayar biaya perawatan ibu mia.
Akan tetapi setelah beberapa saat dia menoleh ke kanan kiri untuk mencari seseoarang yang dia kenal hasilnya nihil, tidak ada satupun orang di sana yang dia kenal.
aldi dengan pasrah membalikkan badanya untk kembali lagi ke kamar ibu mia, saat dia berbalik dan mengankat wajahnya dia melihat sesosok pria tua yang tersenyum kepadanya.
'Hahh... apa yang dilakukan pak maman di sini?'
__ADS_1