Mencintai Cinta

Mencintai Cinta
Muhammad Al Fatih


__ADS_3

Pagi pagi sekali Aisyah sudah berangkat ke kampus seperti biasa, ia adalah sosok yang disiplin meskipun anaknya keras kepala. Pagi ini Aisyah akan mendaftarkan diri pada sebuah organisasi. Mahasiswa Pencinta Alam adalah nama organisasi yang akan diikuti Aisyah, disana juga banyak senior - seniornya dari fakultas teknik. Aisyah memilih organisasi tersebut karena ia suka berpetualang dan terjun langsung ketengah tengah masyarakat.


Sesampainya dikampus, Aisyah langsung menuju sekretariat mahasiswa pencinta alam atau biasa disingkat mapala, disana Aisyah diminta mengisi formulir dan menyerahkan beberapa dokumen yang menjadi syaratnya keanggotaan organisasi tersebut.


"Dari fakultas apa?" tanya senior yang menerima pendaftaran disana


"Teknik,,, teknik elektro kak" jawab Aisyah


senior tersebut hanya mengangguk dan tidak menyambung lagi pembicaraan dengan Aisyah.


Aisyah telah resmi bergabung dengan organisasi tersebut.


Sementara akan meninggalkan sekre mapala tiba-tiba Muhammad Al Fatih, sang ketua jurusan teknik elektro datang dan langsung masuk menuju ruang sekre. Ternyata dia juga merupakan anggota dari mahasiswa pecinta alam.


Aisyah kemudian pergi dan menuju ruang kelas dan bersiap mengikuti perkuliahan hari itu.

__ADS_1


Perkuliahan Aisyah hari ini adalah praktek laboratorium yang diajar oleh asisten dosen yang berasal dari senior teknik elektro. Kelompok Aisyah dipandu oleh Muhammad Al Fatih atau Fatih yang juga merupakan ketua himpunan mahasiswa teknik elektro.


Pada saat kuliah praktikum rangkaian listrik tiba-tiba kak Fatih menghampiri kelompok Aisyah


"Bagaimana? Bisakan membuat rangkaian listrik nya?"


Aisyah hanya terdiam, tidak menjawab apa-apa.


"Sudah ngerti kak, tapi belum bisa nyala ini rangkaiannya" jawab Ellen


Setelah kelas pratikum selesai, Ellen dan Aisyah bergegas menuju kantin untuk mengisi perutnya yang sudah keroncongan sejak belajar dikelas.


Pada saat makan dikantin, Ellen berkata kepada Aisyah


"Kak Fatih cool banget nggak sih Ay udah gitu pintar dan baik hati lagi, tipe aku banget lho"

__ADS_1


"Cool apaan, udah sombong, sok ngatur lagi" ketus Aisyah kepada Ellen


"Idihhh... kamu Ay, ntar suka lho" Ellen menyambung percakapan sambil mengejek Aisyah


"nggak bakal aku suka sama orang kayak gitu" tegas Aisyah


Mereka membicarakan tentang kak Fatih sampai selesai makan.


Sore harinya setelah perkuliahan selesai, Aisyah pergi kesebuah tempat karaoke dan menghabiskan waktu disana hingga malam. Seperti itulah keseharian Aisyah, ia menghabiskan waktu hingga malam diluar rumah, ia tidak akan pulang kerumah sebelum jam sepuluh malam. Aisyah melakukan hal ini bukan tanpa alasan, ini dilakukan karena sejak dibangku SMA keluarganya diterpa masalah, Ayah Aisyah selingkuh dengan sekretarisnya dikantor, sedangkan ibunya sejak saat itu menjadi cuek kepada Aisyah dan sering menghabiskan waktu diluar rumah. Meski hidup serba berkecukupan dan semua fasilitas yang diinginkan Aisyah terpenuhi ia tak pernah merasakan lagi kasih sayang dari kedua orang tuanya. Walaupun mereka tidak bercerai tapi keharmonisan keluarganya sudah tidak ada lagi. Aisyah yang terbiasa dimanja kini hidup ditengah keluarga yang Broken Home. Hal inilah yang membuat Aisyah menjadi hidup seenaknya dan melakukan hal apa saja yang ia inginkan tanpa memikirkan kerugian dari perbuatannya.


Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, Aisyah masih berada ditempat karaoke. Setelah puas bernyanyi diruang karaoke Aisyah menuju rumahnya dengan mengendarai motor kesayangannya. Sesampainya dirumah Aisyah memarkirkan motornya dibagasi, dan melihat mobil ayahnya terparkir disamping mobil ibunya. Aisyah masuk kedalam rumah, langsung disambut dengan orang tuanya yang sedang cek cok.


"Lihat tuh anakmu, kelakuannya sudah nggak benar, bergaya seperti laki-laki, keluyuran sampai tengah malam, sama seperti kamu" Papa Aisyah berkata kepada mamanya.Mama Aisyah yang sedang marahpun menjawab perkataan papanya "Dasar Lelaki nggak tau diri, anakmu seperti ini juga karena kelakuan mu"


Aisyah hanya diam menyaksikan orang tuanya bertengkar, lalu masuk menuju kamar. Diruang tamu orang tuanya masih bercek cok membahas Aisyah dan saling menyalahkan atas keadaan yang terjadi.

__ADS_1


Dikamar Aisyah menyetel musik rock dengan volume yang tinggi sampai tidak mendengar apapun perkataan orang tuanya.


__ADS_2