Mencintai Cinta

Mencintai Cinta
Mahasiswa Pencinta Alam


__ADS_3

Hari ini adalah pengumuman anggota kelompok yang akan berangkat dalam kegiatan jelajah alam yang di adakan oleh mahasiswa pencinta alam. Setelah jam perkuliahan selesai Aisyah langsung menuju sekre untuk melihat anggota yang satu kelompok dengannya. Terdapat empat kelompok yang akan berangkat dan masing-masing kelompok beranggotakan tujuh orang. Aisyah kaget melihat rekan satu kelompoknya disana tertulis Muhammad Alfatih sebagai ketua kelompok.  Anggotanya adalah Alif, Reisya, Aisyah, Aulia, Fathan, dan  Mekka. Aisyah tidak ingin satu kelompok dengan Fatih, namun anggota kelompok tidak bisa diganti lagi, karena itu sudah keputusan dari ketua Organisasi.


Kegiatan akan diadakan akhir minggu, dan semua anggota mempersiapkan semua kebutuhan yang akan dibawa saat kegiatan. Aisyah merasa geram mengapa ia harus satu kelompok dengan Fatih, yang sejak awal bertemu selalu ada masalah. 


Hari yang ditunggu untuk kegiatan jelajah alam sudah tiba, pagi sekali Aisyah sudah bersiap untuk berangkat , dari semalam ia sudah mempersiapkan segala keperluan yang akan dibawa. Sesampainya di kampus semua anggota sudah berkumpul untuk mendengar arahan dari ketua masing-masing mengenai teknis keberangkatan dan agenda kegiatan yang akan dilakukan dilokasi. Kemudian semuanya bersiap-siap untuk berangkat.


“Semuanya udah siap?” Tanya Fatih kepada Aisyah dan Reisya


“Udah kak Fatih” sahut Reisya


“Oke ayo kita berangkat, panggil yang lain juga ya” sambung Fatih lagi


Fatih hanya melirik tersenyum kepada Aisyah kemudian ia menunduk dan pergi. Aisyah hanya diam tidak menanggapi Fatih sedikitpun. Didalam hatinya berkata geram dengan kelakuan Fatih, ia mengira bahwa Fatih hanya tebar pesona dan sengaja mendekati Reisya.

__ADS_1


Semua anggota bersiap untuk berangkat dan segera menaiki bus yang sudah disediakan, Aisyah duduk disamping Reisya dan rekan sekelompoknya yang lain duduk didepan Aisyah. Dalam perjalanan menuju lokasi Aisyah berbincang dengan Reisya karena mereka sudah cukup akrab satu sama lain.


Aisyah : Reisya, kamu dekat ya sama kak faith?


Reisya : Nggak kok Ay, karena satu organisasi aja kok, kami juga pernah beberapa kali sama-sam ikut event menulis. Kak Fatih memang baik orangnya.


Entah apa yang ada didalam benak Aisyah hingga ia menanyakan soal Fatih kepada Reisya. Apa ia mulai mengagumi sosok yang populer di kampus itu.


Reisya : Ay, kok bengong? Kamu suka ya sama kak Fatih? 


Reisya bertanya dengan menggoda Aisyah, ia sengaja untuk mencairkan suasana.


Aisyah : Idiih, suka sama orang kayak gitu??? Ya nggak lah Reisya, udah gitu suka tebar pesona sana sini lagi.

__ADS_1


Reisya : Jangan gitu, nanti suka lho


Obrolan mereka kemudian berlanjut, Aisyah mengetahui banyak tentang Reisya dan begitu juga sebaliknya. Tanpa di sadari mereka sudah sampai di tempat tujuan. Semua anggota turun dari bus dan memulai kegiatan bersih-bersih disekitar area sungai bersama kelompok masing-masing. 


Kegiatan dilanjutkan dengan menanam pohon disekitar area sungai, karena selain kotor dan tidak terawat sungai tersebut juga sering longsor karena tidak ada pepohonan disekitarnya. Padahal sungai ini sangat berpotensi untuk menambah penghasilan masyarakat sekitar, dan cocok untuk kegiatan rafting. Kegiatan yang diadakan mahasiswa pencinta alam seperti ini sangat membantu untuk Kegiatan selesai pada siang hari, semua mahasiswa istirahat dan bersiap untuk mengikuti kegiatan selanjutnya yaitu arung jeram.


“Ay, kita sholat dulu yuk!?” Ajak Reisya kepada Aisyah


“Kamu duluan deh Re, nanti aku susul” sahut Aisyah kepada Reisya


Aisyah memang sudah lama tidak melaksanakan ibadah wajib itu, sejak keluarganya bermasalah, kemudian orang tuanya bercerai. Aisyah melakukan sesuatu sesuka hatinya, dengan gaya brandalan dan suka keluyuran tidak jelas. Reisya pun cukup memahami Aisyah.


Semua mahasiswa istirahat dan makan siang bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan arung jeram, masing-masing kelompok mengambil satu perahu. Reisya tidak mengikuti arung jeram karena ia tidak mau bergabung bersama laki-laki, begitu juga dengan Kak Alif. Sehingga kelompok Aisyah hanya mengikuti lima orang saja. Setelah kegiatan arung jeram selesai semuanya bersiap dan pulang kerumah. Tidak lupa mereka berfoto bersama untuk mengabadikan momen ini.

__ADS_1


__ADS_2