
Bab 11 MENUNJUKKAN RASA CINTA
" gimana udah semua " indah menanyakan paper bag yang sedang di pegang adi dan varun
" kayak nya udah semua " sahut varun
" bagus deh .... Kita bisa pulang sekarang dan langsung ngerjain nya deh " jawab indah dengan napas sedikit lega
" oke kita langsung pulang " timpa adi seraya melangkah kan kaki nya keluar
Mereka pun masuk ke dalam mobil menuju rumah varun , setelah sampai dirumah varun mereka bertiga pun masuk kemudian melihat melihat barang barang yang tadin dibeli kemudian dengan ligat kedua tangan mereka bertiga pun bekerja membuat kerajinan untuk dijual keesok hari nya .
Dan tak terasa pekerjaan mereka hampir selesai , karna terlalu semangat untuk cepat menyelesaikannya tampah hati hati indah tak sengaja mengoreskan pisau yang dipegangnya ke jari manis nya hingga membuat jari itu mengeluarkan darah dan membuat indah sedikit men jerit
" Auuuu sakit " indah kesakitan sambil memegang tangannya
" astaga kenapa kamu nda? " adi bertanya dengan suara sedikit khawatir
" Astaga tangan kamu berdarah indah " jawab ranbir dan tampa sadar memasukkan jari indah yang berdarah tadin kedalam mulut nya " Mari ikut ikut aku " mengeluarkan jari indah dari mulut nya dan mengajak indah ke arah dapur " adi kamu lanjutkan saja " teriak ranbir kepada adi .
" o...ke bai...k " jawab adi sedikit gugup
Ranbir pun berlari membawah indah ke arah dapur membasuh jarinya yang berdarah itu ke wastafel kemudian me lap nya dengan kain dan ranbir berlari lagi seperti orang yang cemas mengambil kotak P3K , mengambil kembali jari indah kemudian meneteskan betadin dan membalutnya dengan sedikit perban kemudian merekat kan perban dengan handseplas .
" Bagaiman sudah tidak sakit lagi " tanya varun dengan raut wajah cemas
Indah yang tak percaya dengan apa yang dilakukan varun hanyak mengangguk kearah varun dengan wajah binggung .
" hmmm... Makanya jangan ceroboh " kata varun sambil tersenyum ke arah indah dan mengusap usap rambut indah dengan lembut
" Apaaa.... Kenapa dia melakukan hal ini lagiii dan kenapa tadin dia begitu panik saat jari ku berdarah? Kenapa aku mulai merasa jantung ku berdebar " gumang indah dalam hati " tidak... tidak... Indah stopppp kau bisa melukai sahabatmu " gumang nya lagi didalam hati
__ADS_1
Spontan indah melepaskan tanganya tadin dari tangan varun.
" Terimakasih kak " dan langsung berlari menuju adi, karna indah takut apa bila dia berlama lama dengan varun membuat kesetiaannya pada sahabat nya mungkin akan goyah
Melihat indah berada didepannya membuat adi kaget .
" ehhh ndak bagaimana sudah baikan " tanya adi
" hmmm... Sudah kak " jawab indah sambil melemparkan sedikit senyum
" Syukur lah ... " jawab adi lega " ehhhh mana varun kok kamu sendiri aja " tanya adi
" oooo... Mungkin dikamar mandi " jawab indah bohong
" Ohhh... Oia ini semua udah selesai dan udah aku masukin di kotak itu dan udah aku pisahin yang mana tempat gelang, kalung dan kaos " jawab adi sambil menunjukan barang yang disebut nya tadin
" maaf ya kak gara gara tadin tangan ku berdarah jadi kak adi sendiri deh yang ngerapiin nya " jawab indah sedikit menyesal
" makasih ya kak " balas indah dengan tersenyum
" Iaaa indah AZZAHRA hahaha " jawab adi kembali
" nda kenapa kamu tadin lari " tanya varun yang sudah terlihat di antara mereka berdua
" gak kak tadin kasian aja sama kak adi beres Beres sendirian makanya aku langsung kesini " jawab indah mencari alasan
" ahkkk... Tapi tadin ...
" udah selesai nih jadi kita bisa pulang dong " indah memotong pembicaraan adi yang hampir memberi tahu ke varun bah tadin ketika adi bertanya tetang varun indah menjawab dikamar mandi padahal dia berbohong karna tak ingin lama lama bersama varun di dapur .
" Ohh ternyata sudah selesai... Oke besok kita berangkat kepantai agak siangan aja kira kira jam 12 san gimana " tanya varun kepada anggota kelompok nya itu
__ADS_1
" oke " jawab adi dan indah serentak
" ya uda run, gue pulang dulu sekalian mau ngantarin indah pulang juga " adi berkata pada varun
" Biar gue aja di yang nganterin indah " jawab varun dan membuat indah kaget .
" gak usaha kak varun biar kak adi aja lagian kan kita juga searah sama kak adi " jawab indah menolak dan memang kebetulan arah rumah adi dan indah searah
" Ia run , lagian kan loh udah capek juga nantik pulak pulak balek " jawab adi lagi
" ohhh oke hati hati ya " jawab varun sedikit kecewa dengan penolakan indah
" Oke pamit ya run , assalamualaikum " adi berpamitan
" Indah juga pamit ya kak varun, assalamualaikum " indah juga pamit kepada varun
" Wallaikumsalam " jawab varun tersenyum
Setelah melihat mobil adi yang sudah keluar dari pekarangan rumah nya membuat varun masuk kedalam rumah menuju kamar nya dan membaringkan tubuh nya di kasur empuk nya itu .
" kenapa indah terasa seperti menjauhiku, Apa dia tidak nyaman dengan sikap ku, tapi aku kan melakukan itu karna aku ingin menunjukkan rasa cinta ku " gumang varun dalam hati .
Hai pembaca novel " MENCINTAI TUAN MUDA BERHATI VVIP " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨
BERSAMBUNG ........ 😉
Â
__ADS_1