Mencintai Tuan Berhati VVIP

Mencintai Tuan Berhati VVIP
Bab 6 PEMBAGIAN KELOMPOK


__ADS_3

Bab 6 PEMBAGIAN KELOMPOK


Mata hari sudah mulai menunjukkan cahayanya sambil diiringin dengan suara kotekan ayam yang sangat khas dipagi hari, membuat ranbir terbangun dari tidurnya dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap siap kekampus .


Setelah selesai bersiap yang membuat kegagahan dan wajah menawannya menjadi sangat terpancar, akhirnya ranbir turun kebawah untuk sarapan bersama papanya yang mungkin sudah berada di meja makan.


" Pa... " sapa ranbir kepada lelaki yang selama ini membesarkannya seorang diri.


" Kau sudah siap mau pergi kek kampus , sarapanlah dulu sebelum kau pergi kekampus nak " sahut papanya


" Baik paaa " mengangguk dan langsung duduk menikmati sarapannya.


"Oiaaa papa mau beri tahu ke kamu, abdi akan tinggal disini bersama kita, agar dia biasa mengajarimu tentang perusahaan lebih mendalam lagi dan sekarang abdi sudah menjadi orang kepercayaan mu dan akan berada disampingmu setiap saat " memberi tau putranya tentang keputusaannya


" Terserah papa yang penting papa senang, itu sudah membuatku bahagia " sambil melihat papanya dengan senyuman yang begitu menawan .


Memang dari kecil sampe sekarang ranbir belum pernah melonak keingginan papanya , karna menurutnya perintah papanya adalah yang terbaik untuk hidupnya.


" Pa aku berangkat dulu ya, lagian abdi sudah menunggu diluar " berdiri meraih tangga papanya dan mencium punggung tanggan papanya .


" ranbir kekampus dulu ya pa, assalamualaikum, papa hati hati dirumah ya " melepaskan tangannya dan berjalan pelan


" Wallaikumsalam " sambil melihat anaknya yang sudah tak tampak lagi.


Abdi dengan sigap membuka pintu mobil dan mempersilahkan tuan muda nya itu masuk, lalu bergegas masuk kedalam mobil dan membawa laju mobil kearah kampus tuannya itu.

__ADS_1


 


Sedangkan dirumah tata, tiga wanita yang sudah siap menghabiskan sarapannya itu berlalu menuju mobil untuk siap berangkat kekampus , tata pun memajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sehingga hanya butuh waktu 25 menit saja sampe kekampus karna memang Tadin tidak terlalu macet seperti biasanya, karna kalau sampe mereka terjebak macet kemungkin butuh waktu hampir 45 menit untuk sampai kekampus. Setelah mobil berhenti di halaman kampus mereka pun keluar dari mobil dan menuju kelas karna memang hari ini ada pembagian kelompok .


Tata berlari dengan cepat tampa melihat disekeliling hingga dia tak sadar sudah berlari sangat jauh meninggalkan sahabatnya itu.


Ppprrrraaaaaakkkkkk.........


" Aduhhhhhh..... " gumang tata seraya mengambil buku bukunya yang jatuh ketanah


" Kenapa abdi " tanya ranbir kepada orang kepercayaannya itu karna mendengar suara benda jatuh.


" Tidak ap.. aa apaaa tuan, silahhhkan tuan langsung saja masuk kekelas tuann " jawab abdi sambil berdiri karna jatuh ditabrak tata


" baiklah ... Kau jangan lupa urus urusan kantor selagi aku dikampus " memberi perintah tampah menoleh kebelakang


Ranbir berjalan menuju kelasnya tampa menoleh kearah belakang, jadi dia tidak tau tentang drama tabrakan antara tata dan abdi.


" Heeeee... Apa kau butaaa " tanya abdi kesal kearah tata yang masih mengambil bukunya yang berserak di tanah


" Apa katamuuu " jawab tata tampah menoleh kearah yang diajaknya bicara


Lalu berdiri tegak menghadap abdi yang seketika membuat seluruh badannya merasa kaku, dan membuat kedua bola matanya terbelalak rasanya ingin keluar karna melihat ketampanan abdi membuatnya terpukau hingga tak bisa berkata kata karna bibirnya terasaaa bisu karna melihat lakilaki yang baru pertama kali membuat jantungnya berdetak kencang tak menentuuu.


" Heeee apa kau sudah gilaaa " sambil mengoyang telapak tangganya kearah wajah tata yang nampak tidak ada reaksi.

__ADS_1


" Ya tuhaan mimpi apa aku semalam sehingga kau pertemukan aku dengan malaikat setampan ini, apakah sekarang aku ada disurga " gumang tata dalam hati, dan masih dengan posisi yang masih membeku


" Dasar wanita gilaaa " sambung abdi karna merasa tidak ada perlawanan dari wanita yang tertabrak dengannya itu.


Abdi pun berjalan dengan cepat kearah mobilnya dan melajukakanya kearah kantor tuannya tampa peduli dengan tata yang masih bengong seperti orang kesambet.


" eehhh kenapa tuh sitata key " tanya indah kepada key seraya menunjuk jari jemarinya ke arah tata


" Kok dia diam gitu kaya patung, yok kita samperin " jawab key sambil menarik tangan indah menuju kearah wanita yang sedari tadin berdiri seperti patung pajangan


" Ta... Lohhh kenapa " mengoyang tubuh sahabatnya itu dan tidak ada respon sama sekali


" wah wahhh jangan jangan kesambet nih anak " jawab indah melirik ke arah tata


" woiiiiii taaaaaa " pekik key dan indah kerah telinga tat sambil memukul pundak sebelah kiri dan kanan, membuat tata pun tersadar dari lamunannya.


" Ehhhhhh berisik amat si gendang telinga gue mau pecah nih dengar suara kalian berdua " jawab tata dengan sedikit kesal


" lu sii dari tadin dipanggil gak nyahut kami kira lo kesambett " jawab key


" Gue tadinn lihat malaikat berdasi dengan jas hitamnya " jawab tata sambil tersenyum senyum seperti orang gila.


" waaaa memang udah gilak nih anak pagi pagi buta begini sudah ngaurrr , udah ayokkk kita kekelas nantik telat lagi " jawab indah sambil menarik kedua tangan sahabatnya itu menuju kearah kelas mereka.


Hai pembaca novel " MENCINTAI TUAN MUDA BERHATI VVIP " jangan lupa vote dan disukai ya 😊

__ADS_1


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


BERSAMBUNG ........ 😉


__ADS_2