
Bab 58. Pencariaan Key dan ranbir
Indah dan varun mencari ke arah pantai berjalan dengan membawa payung namun varun terus menggenggam tangan indah agar gadis itu tidak hilang dan merasa panas karna tangan mereka yang saling menggenggam erat , mereka pun masuk di area pantai namun terlihat begitu sepi karna memang hujan pasti para wisatawan kini hanya tidur di penginapan masing masing di hari yang dingin ini, namun indah dan varun terus mencari ke area seluruh pantai dengan di bantu senter yang di pegang oleh varun.
" Kak kita cari kesana dulu " menujuk arah dengan tangan nya
" Okeee ayokkk " varun mengiyah kan dan memegang tangan indah dengan erat.
Mereka terus mencari namun tak tampah satu orang pun di sana.
" Disini gak ada kita cari disana " kata varun menunjuk arah lagi
Indah dan varun pun kini berjalan ke arah yang berbeda berharap ke dua sahabat nya itu ketemu namun hasil nya masih nihil.
" Haaaaa kita sudah mencari ke semua tempat tapi gak ketemu juga " kata varun yang hampir menyerah
" Iaaa kak indah juga udah capek bagettt mana hujan yang berhenti jugaaa makin dingin " jawab indah yang kedinginan
" Kamu ke dingginan ndaaa " varun langsung memeluk gadis itu agar indah merasa hangat " yaudah sekarang kita ke cafe itu kita bisa minum tehh panaas disana, kamu juga boleh makan pasti kamu lapar " timpah varun yang masih memeluk indah
" Iaa kak " jawab indah yang kini merasa lumayan hangar karna pelukaan laki laki itu
" Ya udah ayokk " varun pun melepas pelukaan nya dari indah dan membawa indah ke cafe untuk memanas kan diri dengan merangkul gadis itu agar terasa hangat
Setelah sampai varun pun menduduk kan indah kemudian memesan susu panas, teh panas dan dua mie panas untuk mereka, setelah menunggu cukup lama akhir nya pesanan mereka datang juga.
" ayoo di minum ndah biar kamu gak dingin, truss dimakan nantik kalau kamu mau pesan lagi bilang aja biar kakak pesanin " kata varun
__ADS_1
" ia kak ini udah cukup kok " jawab indah yang sekarang meminum susu hangat nya
Sekarang ke dua orang itu menikmatin makanan nya di bawah hujan yang cukup deras dengan di selinggih obrolan obrolan santai yang membuat mereka menikmati sekali suasana itu, karna sekalian mencari ranbir dan key mereka juga sekarang bisa berduaan di bawah hujan karna biasa nya indah hanya akan bersama tata sepanjang hari jadi sulit untuk varun memilikk waktu berdua dengan indah
Sementara dua orang yang lain nya tata dan abdi mencari key dan ranbir di tempat yang cukup gelap dan sangat sunyi karna hanya ada rumput rumput panjang dan hewan hewan kecil yang bersuara nyaring, tidak ada cafe atau penjual makanan di sana .
" Kak abdi di sini sangat gelap dan menakut kan, jangan jauh jauh dari akuuu yaaaaa " tata merangkul tangan abdi agar laki laki itu tidak meninggal kan nya
" Aduhhhhh kamu bisa diam gakk, kalau takut udah pulang aja ke villa, bukan nya ngebantu malah ngerotin " kata abdi kesal
Biasalah laki laki dingin kedua setelah tuan ranbir yang tak pernah tersentuh oleh cinta seorang gadis.
" Nihhh orang emang ya gak tau romantis romantisaan, emang sih guee takut tapi kan dia bisa lembut dikit sama cewek, ihhkkkk untung sayang kalau gak udah guee ngibeng nih oranggg truss guee buang ke sungai nilll " batin tata
" Senter... Senter.... Senterrr taaaaa " kata abdii yang mulai kesal
" Iniii " memeberikan senter ke abdi
" Iaaaa iyaaaaa "
Tata pun menyalah kan senter nya namun ketikaaa mengarah kan senter tata tak sengaja melepas kan tangan nya ke payung tersebut dan malah memegang senter sehingga membuat payung tata terbang dan rusakkk.
" Aduhhhhhhh payung ku " teriak tata yang kaget
" Hmmmmmmm dasar wanita menyusah kannn, ya udah kita bagi dua payung nya " abdi yang merasa kesal dengan tingkah gadis itu namun kasiha dan memberi setengah payung nya untuk tata
Tata pun langsung memeluk abdi agar payung yang lumayan kecil itu bisa menutupi tubuh ke dua orang itu membuat tata semakin senang karna ia semakin dekat dengan abdi dan ini kali pertama tata memeluk pria cuek itu, sedang abdi hanya pasrah di peluk oleh tata karna memang tak ada cara lain lagi kalau gak mereka berdua akan basah.
__ADS_1
" Kenapa tidak dari tadin saja aku menerbang kan payung ituu, hahaa sekarang aku sedang memeluk malaikat berdasi ku dan ternyata tubuh nya terasa begitu hangat aku menyukai nya " batin tata yang begitu nyaman memeluk abdi
Mereka pun berjalan dengan berpelukan agar payung tersebut mampu menutupi mereka agar tak kena air hujan, mereka terus memasuki jalanan yang sunyi itu dengan berharap menemukan ranbir dan key.
Ketika berjalan tata melihat sebuah bagunan kecil yang ada di atas pohon, menginggat kan tata tentang cerita key tentang rumah pohon kemarin.
" Apa ituuu rumah pohon yang di kata kan key kemarinnn " batin tata yang masih melihat rumah itu dengan jelass " benarr itu diaaa tapi gak mungkin kan mereka di situ " lanjut nya
Tata pun mengurung kan niat nya untuk mengatakan tentang rumah pohon itu kepada abdi karna ia merasa yakin bahwa pasangan itu tidak mungkin berada di situ, mereka pun terus mencari di sekitar itu sampai setengah jam namun tak kunjung menemukan mereka.
" Seperti nya mereka tidak di sini, ya sudahh mari kita kembali ke villa " ajak abdi
" Hmmmm okeee " jawab tata sambil mengangguk
Mereka pun berjalan pulang ke arah villa , namun tiba tiba langkah kaki abdi terhenti begitu juga dengan tata yang masih memeluk abdi.
" Tungguu " kata abdi melihat kesebuah arah
" Kenapa? " tanya tata
Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar key dan ranbir bisa jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang ber wajah manisss ini ♥♥♥
Hai pembaca novel " MENCINTAI TUAN MUDA BERHATI VVIP " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
Dan jangan lupa juga follow ig aku ya " Mrs. Pui " 🌼
__ADS_1
BERSAMBUNG ........ 😉
--------------------------------------------------