
Bersalah menjadi cinta
Tata masuk kekamar abdi menyelimuti pria itu , ia tampak khawatir, memeggang tangan pria kekar itu lalu duduk menunggu ia sadar, namun karna terlalu lama membuat tata menggantuk ia membaringkan kepalanya di atas tangan abdi yang dipegangnya begitu erat, gadis itu tertidur .
Setelah setengah jam abdi tersadar dari pingsannya melirik seseorang yang terasa menggenggam tangannya
" Tata " abdi yang mulai menginggat kejadiaan yang tadin menimpahnya
Abdi mengelus rambut gadis itu dengan memerengkan badannya menghadap tata, tata yang merasa ada sesuatu dikepalanya pun mulai membuka matanya.
" Kau sudah bagun? " Tata mulai berdiri lalu melepaskan ngengaman tanggannya
" Ia " Jawab abdi dengan lembut
" Kalau begitu aku keluar dulu "
Abdi menarik tangan tata yang mau melangkah keluar
" Makasih ta dan maaf aku sudah melukai mu " penyesalan itu begitu terasa dari nada suaranya
" Sesama manusia kita harus saling tolong menolong " jawabnya membelakangi abdi " oia dan ituuu yang semalam aku memang pantas mendapatkannya , memang setiap kesalahan harus memiliki hukuman dan itu hukuman atas kesalahan ku yang sudah mencintai seseorang yang salah "
tata keluar meninggalkan abdi ia masuk kekamar nya, air matanya kini jatuh lagi membasahi pipinya mengginggat kata kata yang menyakitkan itu .
" Aku tak boleh seperti ini , aku harus melupakannya "
Tata menangis dan lama kelamaan membuat ia tertidur dengan bantal yang cukup basah karna terkena air matanya.
Sedangkan abdi didalam kamarnya terus merasa bersalah dengan tingkahnya sebelum sebelumnya pada gadis itu, padahal semua itu kesalahan nya sendiri ia marah pada gadis itu yang takut akan membuat ia jatuh cinta kepada tata semenjak ciuman pertama yang ia rasakan itu membuat kebencian itu tiba tiba muncul dalam dirinya, padahal kebencian yang ia pendam hanya untuk menutupi rasa ketertarikaannya pada gadis itu .
" Padahal aku sudah melukainya tak ada rasa dendam dan benci kepadaku malah dia menolongku , kalau dia tidak menolongku mungkin aku akan kehabisan napas " abdi yang masih terus dengan penyesalaannya
" tata bangun taaa " indah membangunkan gadis itu
" Ehhhh looo udah pulang dari mana aja sih lo pada? Padahal tadin.. " tata tak jadi menceritakan kejadiaan tadin
" Tadinnnn kenapa? " tanya indah penasaran
__ADS_1
" Gak adaa tadin maksudnya guee kira lo diculik " elaknya
" yaellahhh lo gak usah lebay gue gak akan diculik malah gue yang bakal nyulik dia " lelucon indah
" Bisa aja lohhhh " tata tertawa
" tadin gue key dan kak ranbir pergi kesupermarket membeli belanja bulanan karna semua bahan sudah habis, padahal gue mau ngajak lo tapi lo gak keliatan sedangkan kak ranbir lagi buru buru yaudah kami pergi bertiga " jelas indahh
" Yaudah gak papa lagian gue juga ngantuk tadin " alasan tata
" Gue kira lo bakalan marah "
" Gaklahhh santai aja sih looo " tata yang tidak merasa itu salah
............................................................................................................
Jam 20.03 bumil lagi lagi ngidam melihat story wa dari salah satu kontaknya yang sedang berjalan jalan di pasar malam yang ada tidak begitu jauh dari kediamamnya.
" Sayanggg " kata key manja
" Ada apa sayang " ranbir masih fokus mimijat kaki istrinya itu
" pasar malam trus " ranbir menaikkan bahunya
" Mauuu kesitu " merenggek
" Besokk yaaaa, kaki sayangkan masih sakit "
" Maunya sekarang , ini mau anak kamu, kamu mau anak kamu ngencess " mencari cara jitu agar ranbir menggabulkan permintaannya
" Hmmmm okeoke "
" Lesgoooo kita ajak tata, indah dan kak abdi " key yang langsung semangat
" ayooookkkkk "
Ranbir menggandeng tangan istrinya itu dan menuju keluar.
" Tata, indah, abdi " ranbir berteriak
Mereka keluar dengan muka khawatir takut terjadi sesuatu.
__ADS_1
" Kenapa kak " tanya tata yang khawatir
" Gakk ada apa apa , kalian ikut kita kepasar malam malam ini juga " jelas ranbir
" Gakk ahkk kak kalian aja, aku dirumah " tata yang malas keluar
" Ihhh parah lo ta ini ponakan loh yang mau ikut yaaa pliss " key memohon
" Iaaaa nihhh bocahhh emang agak rada rada gue lihat lihat sekarang " timpah indah
" Bukan itu gue malas bangat keluar " masih menolak
" Plissss guee kepengen bangat, emang lo mau anak gue besok lahir ences encesan haaa, besok kalau anak gue ences encess lo yang salah ya " mencoba cara lain untuk mengajak gadis itu
" Berabeniiii kalau udah ngacam gini, yaudahhh mau apa lagiiii gueee ikuttt " tata menggalahhh
" Nah gitu dong lesgooooo " key menarik tangan suaminya itu
" Silahkan tuan putri tempat biasa didepan, disamping tuan abdi " bisik indah ketelinga tata
" Apaaan sih looo, lo aja yang didepan " tata mendorong indah lalu masuk kebagian belakang
" Haaaa seriusss nihhhhh, imposibellllllll " indah kaget tak percaya lalu membuka pintu mobil lalu duduk disamping abdi
Sekarang dibagian muka ada abdi dan indah sedangkan dibelakang ada ranbir key ditengah dan tata diujung melihat kearah jendela.
" Tumbel lo gak lengket lagi kayak lem sama pangeran berdasi lo " bisik key heran
" Diammm gak lohhh, kalau gak gue turun nihhhh " tata membalas berbisik ke gadis itu
" Ehhhh iya iaaaaa dasar tukang ancammm huhhh " key kembali duduk tegap ditempat duduknya
Abdi yang sedikit mendengar perkataan kedua gadis itu hanya bisa melihat tata melalui kaca spion mobil , gadis itu duduk menatap kearah kaca jendela dengan tatapan begitu kosong , perubahan sifat tata yang 180 derajat membuat pria itu merasa bersalah.
Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar key dan ranbir bisa jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang ber wajah manisss ini ♥♥♥
Hai pembaca novel " MENCINTAI TUAN MUDA BERHATI VVIP " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
BERSAMBUNG ........ 😉
__ADS_1