
Mulai menjauhimu
" Tata indah yokkk balek " teriak ranbir
" Ohhh okeee kak " jawab indah
" Kalian naik mobil sama abdi ya " balas ranbir
" Okeeee kak " indah tersenyum
" Yaudah yokkk taaa " indah mulai berdiri " ayokkkk ahkkk " indah menarik tata
Sekarang kedua gadis itu sudah berada di depan mobil.
" Silahkak duduk didepan yang mulia " indah menggayunkan kedua tanya ke arah pintu mobil
" Guee duduk dibelakang aja sama lo "
" Ahhkkkk tumben lo gak sakit kan " tanya indah keheranan karna biasanya dia yang ngotot ingin duduk disamping abdi pria impiannya itu
" Gakkk yaudah ayok masuk gueee udah ngantuk nih " tata langsung masuk dan duduk tampah menoleh ke arah pria itu
Abdi yang sedikit merasa bersalah dengan kata kata nya itu pun cuma diam dengan sikap gadis itu.
" Hmmm setidaknya dia tidak menggangguku lagi " batin abdi yang sesekali melirik tata dari kaca spion
Kini mobil sudah melaju, tata menutup matanya membaringkan kepalanya menghadap jendela .
" Tumben tata seperti ini " batin indah melihat ada kejanggalan dengan sahabatnya itu
Perjalanan itu begitu hening hanya suara mesin mobil yang terdengar, kini tata sudah mulai terlelap .
" Apa kata kata ku tadin sangat kasar? " batin abdi yang mulai merasa bersalah " Tapi yasudah lahhh setidaknya ia tidak mengharap cintaku lagi "
.......................................................................................................
" Taaaa bangunnn kita udah sampek " indah membangunkan tata
" Udah sampek yaaa " mengucek mata nya
Tata yang langsung turun menuju kekamar yang sudah disipkan untuk mereka tadin .
" Haaaaaa " tata merebahkan tubuhnya lalu lanjut tidur
__ADS_1
" Dasar kerbauuu " indah yang melihat tingkah sahabatnya itu
Sementara dikamar berbeda, ranbir dan keysha sedang menikmati keromantisan mereka.
" Sayang aku punya hadiah " ranbir menunjukkan hadiahnya
" Wahhhhh aku buka ya " keysha yang kesenangan
" Silahkannn "
" Haaaaa ? " keysha terkejut
" Kejutaan " ranbir yang kegirangan melihat ekspresi istrinya itu
" Lingerie merah " wajah key nampak kecewa
" Pakailahhh "
" Tidakkk , ini hadiah untuk kak bukan untuk aku " keysha yang menolak memakai pakaian yang walau pun dipakai tapi tetap seperti telanjang
" Pakailahhh ku mohonnn " ranbir memohon dengan wajah yang begitu memelas
" Tidakkkk "
" Aku belum pernah melihat mu sayang memakai pakaian seperti ini, aku sangat ingin melihat nya, plisss ku mohon " membujuk istrinya terus menerus
Ranbir tersenyum senang, key melepas semua pakaiannya lalu mencoba baju yang diberikan suaminya itu .
" Wowwwww kau sangat menggoda ratu keysha " kata ranbir yang sudah siap siap menerkam istrinya itu
Tubuh keysah kini terekspor semua, baju jaring jaring transparan itu tidak membantu sama sekali menutup tubuhnya .
" Bukankah ini terlihat anehh? " keysah yang merasa malu
" Tidak ini sempurna sayang "
Ranbir yang sudah sangat mengginginkan tubuh istrinya itu, keysha sangat cocok dengan warna merah terang itu tubuhnya yang putih sangat sempurna memakai lingerie itu .
Ranbir mulai menciumi bagian wajah gadis itu sampai puas lalu turun kebawa meningmati sesuatu yang sudah membuatnya tergoda sejak tadi dua gunung kembar milik istrinya itu yang putih mulus , pria itu begitu lama menikmatinya sepertinya itu adalah sport kesukaannya , setelah puas ia kemudian berali ketempat lain, malam ini ranbir sangat bahagia keinginannya akhirnya ia dapatkan .
Kini semua penghuni rumah itu sudah terlelap dengan mimpi nya masing masing .
.......................................................................................................
Sarapan sudah tertata di depan meja, ranbir, keysha, tata, indah dan abdi kini menikmati makanannya, hari ini hari minggu hari libur yang menenang kan , mereka asik menggobrol membicarakan sesuatu yang sangat seru namun tidak dengan tata ia hanya diam seribu bahasa .
" lo kenapa ta kok diam aja? " tanya indah yang keheranan dengan wanita yang biasanya lebih hebo dari dia
__ADS_1
" Atau lo lagi sariawan? " tanya keysha yang tertawa
" Gakkk gue cuma mau diam aja pas lagi makan, kan gak baik bicara lagi makan " tata tersenyum lalu menoleh lagi kepiring yang ada di depannya
Abdi yang mendengar perkataan tata tadin hanya diam, ia tau pasti karna kata kata nya semalam yang membuat gadis itu pertingkah seperti ini .
" Apa aku terlalu kelewataannya " batin abdi yang mulai merasa bersalah
" Gaya lo tataaa " indah menepuk pundak gadis itu
Tata membalasnya cuma dengan senyuman .
Kini semua orang berpencar mencari kesibukkannya sendiri dirumah tuan ranbir itu , tata yang memilih duduk sendiri didepan kolam renang terlihat hanya menatap air itu dengan wajah datar .
Abdi yang tidak sengaja melewati area kolam renang melihat tata yang melamun tampa berkedip, rasa bersalah itu semakin besar setelah melihat perubahan gadis itu, gadis yang dulu ceria, cantik, manis kini berubah menjadi begitu murung karna kata kata yang ia keluarkan dari mulut nya .
" Maaff... " batin abdi yang terus memantau gadis itu dari kejauhan
abdi yang hendak menuju ruangan olaraga harus melewati kolam renang yang di mana ia juga harus melewati gadis itu, abdi sedikit ragu ia takut mengganggu gadis itu namun ia memberanikan diri , memulai langkah yang agak ragu membuat ia sedikit tidak fokus, abdi tersandung dan jatuh kecilin renang dengan kakinya yang sakit, abdi sebenarnya tau berenang namun karna kakinya yang sakit membuat ia tak bisa memopang tubuhnya itu membuat ia tenggelam .
" Tolongggg " kata abdi
tata yang terkejut tampa ragu melompat kedalam air kolam menyelamatkan abdi yang sudah tidak tampak lagi , tata menyelam melihat abdi yang sudah pingsan, Menggangkat pria itu dengan sekuat tenaga, setelah bersusah payah tata membaringkan abdi menekan dada nya agar air yang masuk keparu paru nya keluar namun itu gagal tampa pikir panjang tata memberi napas buatan ia mencium bibir abdi memberikan pertolongan pertama, akhirnya abdi pun batuk mengeluarkan air yang cukup banyak dari mulut nya .
" Kak ranbir, keysha, indah " tata berteriak agar ada yang menolongnya namun tak ada yang menyahut ketiga orang yang ia Panggil itu tadin sedang keluar membeli cemilan untuk mereka
karna tak ada yang datang membantunya, tata membawa abdi dengan tergopogopo kekamar pria itu kemudian membaringkannya di kasur, mengganti bajunya yang basah, mengobati dengan membalut luka di kaki nya yang mengeluarkan darah .
setelah selesai tata memanggil tukang kebun pak rahmat untuk membantunya mengganti celana pria itu.
" Pakk saya boleh mintak tolong, tolong gantikan celana kak abdi " kata tata
" Baikk non "
pak rahmat pun mengganti celana abdi yang basah sementara tata menunggu diluar sambil berusaha menelpon teman temannya itu namun tidak di angkat.
" Sudah siap non , saya pamit dulu permisi " pak rahmat keluar dari kamar abdi
" Ia pakk makasihhh ya pak "
Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar key dan ranbir bisa jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang ber wajah manisss ini ♥♥♥
Hai pembaca novel " MENCINTAI TUAN MUDA BERHATI VVIP " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
BERSAMBUNG ........ 😉
__ADS_1