
pukul delapan pagi matahari mulai memancarkan sinarnya yang langsung menembus jendela kostan Rendi yang cahayanya tepat jatuh diwajah Kiki dan Raffa yang tertidur sambil berpelukan
Kiki mengerenyitkan matanya begitupun dengan Raffa karna cahaya yang silau itu memaksa mereka untuk membuka matanya
ketika sama sama membuka mata mereka saling tatap lalu
"astaghfirullah ngapain Lo meluk gua" Raffa sewot
"Lo yang ngapain meluk gua" Kiki gak kalah sewot
Raffa:"jijay njir"
kiki:"najis njir gua harus mandi pake tanah"
"lebay lo" Raffa jitak Kiki
"Lo lebih lebay" balas menjitak
akhirnya bergelutan pun terjadi lagi
"BERISIK " suara seseorang yang menahan ngantuk
Raffa dan Kiki melirik ke arah suara
!!DOENGGG!!! dan alangkah terkejutnya mereka melihat wajah Rendi mata merah mata panda rambut acak acakan dan terlihat lesu
"kenapa muke Lo begitu" Kiki terheran
"jangan bilang Lo gak tidur" timpal Raffa
"gua gak bisa tidur.. !KENAPA GUA GAK BISA TIDUR!! (tiba tiba berteriak)" Rendi galau
__ADS_1
"wah kesambet lagi nih bocah" ucap Kiki
"yang bilang mau tidur siapa, yang gak bisa tidur siapa, yang heboh siapa kerasukan jin lagi ini pasti" timpal Raffa
"KENAPA GUA GAK BISA TIDUR KENAPA BAYANGANNYA SELALU MENGGANGGU MEMBUAT GUA GAK BISA TIDUR" Rendi berteriak
"wah gua gak tahan lagi bisa bisa gendang telinga gua dan para tetangga disini pecah Lo gua ruqyah lagi" ucap Kiki sambil mengapit kepala Rendi meniup sambil mengacak ngacak rambutnya
"gua bantu ruqyah" ucap Raffa lalu meniupi muka Rendi"
"bau jigong njir lepasin gua" Rendi memberontak
"diem Lo biar jinnya terbang harus ditiup"ucap Raffa lalu tertawa ngakak
"udah udah tidur gua bisa tidur gua sekarang" ucap Rendi seperti kelelahan
setelah beberapa lama Rendi akhirnya tertidur
Raffa:"iya mana yang dia taksir cewe cerminan bidadari lagi susah itu pasti"
kiki:"kenapa gak naksir cewe yang mudah aja sih biar gak jadi stres begitu"
"wkwk..itu karna hati tidak bisa berbohong, kemana hati mencintai maka kesitulah cinta akan berlabuh itulah yang disebut cinta sejati" Raffa sok puitis
"lebay Lo tiba tiba sok puitis ketularan stress si Rendi Lo" Kiki menggeplak kepala Raffa
Raffa:"wkwk.. pulang yok gua mau lanjut tidur dirumah"
"oke tapi kita beliin makanan dulu buat si Rendi kasian dia kalo bangun sore gak ada makanan" ucap Kiki
Raffa:"oke gua tunggu disini sambil beres beres bekas ribut kita kemarin biar gk berantakan"
__ADS_1
"oh oke oke"
@@@@
waktu menunjukan pukul 4 sore Rendi terbangun dari tidurnya, dia menggeliat
"jam berapa ini" ucapnya sambil melihat sekeliling
kostan nya nampak rapih dan bersih kemudian dia melihat kantong keresek bening berisi sesuatu
saat Rendi membukanya ternyata isinya makanan sama kopi instan
"Baek bener temen temen gua" ucap Rendi lalu menyantap makanan tersebut
setelah selesai makan dia rebahan sebentar lalu pergi mandi
@@@@
Rendi datang menghampiri teman temannya
"oi bro" sapa Rendi
"bangun juga Lo kirain gak bakal bangun bangun" ucap Kiki sambil ketawa
"wah Sekate Kate Lo" ucap Rendi sambil menggeplak kepala Kiki
kiki: "wkwkwk.."
"Lo makanya jangan terlalu mikirin cewe jadi tersiksa sendiri kan lo" ucap Raffa
"iya jangan nyiksa diri bro" ucap Kiki sambil menepuk-nepuk pundak Rendi
__ADS_1