
5 Desember 2013.
Hari ini, hari Kamis. Tepat hari jadi SMA Pertiwi yang ke 20, SMA tempat Anin menimba ilmu hampir dua tahun ini.
Semua pengurus OSIS masih di sibukkan dengan pekerjaan masing-masing demi kelancaran acara, tak ketinggalan Nindy.
Berbeda dengan sang sahabat, kini Anin sedang sibuk melihat sosial media. Anin memang malas berorganisasi. Baginya, organisasi hanya menghabiskan waktu.
“Nin, bantuin gue ya." Nindy menghampiri Anin di depan kelas yang masih sibuk dengan gawainya.
“Bukanya anak OSIS banyak ya, ngapain lo minta bantu gue ?" Jawab Anin dengan mata masih fokus ke layar gawainya.
Nindy terpaksa mengambil ponsel sang sahabat, karena Anin susah di ajak bicara jika sudah melihat gawainya.
“Maksud lo apaan ngambil hp gue ?" Tak terima Anin kepada sang sahabat, Anin berdiri.
“Lo harus bantuin gue, partner gue tiba-tiba sakit dan baru ngabarin juga. Jadi nggak ada yang bisa gantiin, semua udah ada kerjaan masing-masing. Bantuin gue ya, please." Mohon Nindy.
“Kan lo tau kalo gue paling males organisasi."
“Sekali iniiiiiii aja, mau ya Nin ?" Nindy menampilkan wajah sendunya.
Anin hanya menggelengkan kepalanya tanpa menjawab sepatah katapun.
“Ayo lah, nanti gue traktir soto Bu Wati deh." Tawar Nindy.
“Sama es teh." Tambah Nindy karena masih belom ada jawaban.
“Sama satu lagi, apa aja yang lo mau deh."
“Apa aja ?" Tanya Anin.
__ADS_1
“Tapi jangan novel, hehe.."
“Padahal baru aja gue mau bilang gitu."
“Ayolah, gue bakal lakuin apa aja, sama gue traktir soto plus es teh Bu Wati. Deal ?" Nindy mengulurkan tangannya di depan Anin.
Tangan Anin menerima uluran tangan Nindy. “Deal." Jawabnya.
“Tapi..."
“Gue lakuin ini bukan semata-mata karena soto Bu Wati ya, tapi ini buat sahabat gue yang satu ini."
“Kan sahabat lo cuma gue yang cantik." Jawab Nindy dengan percaya diri.
“Iyain aja deh biar cepet."
Nindy langsung merangkul Anin. “Ayo kita ke ruang OSIS sekarang. Bentar lagi ada teknikal meeting." Ajak Nindy.
...****************...
Sebentar lagi acara puncak hari jadi SMA Pertiwi, dimana artinya guest star band ibu kota akan tampil. Namun sebelum itu, band lokal dan band dari siswa yang akan tampil.
Untuk awalan, yang tampil band lokal sebelum band siswa SMA Pertiwi. Band siswa sudah bersiap untuk tampil, mereka berdiri di belakang panggung.
“Baik, untuk acara selanjutnya ada band dari SMA Pertiwi sendiri. Mari kita sambut.." ucapan dari pembawa acara membuat band yang berada di belakang panggung berdiri.
“Daughter BAND." Riuh suara dan tepukan tangan dari penonton mewarnai acara siang hari ini saat anggota band berjalan ke tempat mereka memainkan musik.
Test.. Test..
Suara riuh penonton makin menjadi, apalagi saat sang vokalis bersiap dengan gitar di pundaknya.
__ADS_1
“Selamat siang semua."
“Siang."
“Sayang."
“Babang."
Bermacam jawaban dari penonton, terutama para perempuan. Apalagi setelah sang vokalis memperlihatkan senyum termanisnya.
“Baik, sebelum gue nyanyikan lagu pertama, gue mau ada seorang wanita yang nemenin gue disini."
“Gue pasti tuh yang diajak."
“Gue mau."
Beragam riuhan penonton cewek. Mereka berhenti bersorak setelah sang vokalis kembali bersuara.
“Baik, yang bakal nemenin gue kali ini adalah.."
Beberapa detik hening.
“Anindita Saputri."
Semua orang melongo dan tidak menyangka. Dan satu lagi, mereka tidak mengenal siapa nama yang disebutkan tadi.
......................
Gimana BAB ini gais,. jangan lupa komentar dan tinggalkan jejak ya gais.
Selalu aku tunggu Like, Vote dan Comment dari kalian. Virtual hug 🤗
__ADS_1