Mengubah Takdir Lisa

Mengubah Takdir Lisa
BAB 10. KECEWA HERMAN DAN AYU


__ADS_3

Setelah ayu dan herman tidak sibuk dengan pekerjaan mereka. Mereka akhirnya pun memutuskan untuk pergi ke kampus lisa untuk melihat lisa di sana.


Karna mereka ingin tahu bagaimana lis berada di kampus, siapa – siapa saja yang mau berteman dengan lisa.


Selama ini mereka hanya mendengarkan cerita dari lisa. mereka pun percaya saja dengan ucapan lisa .


Sampai saat mereka pun mulai heran dan curiga kepada lisa. Ketika kemarin lisa pulang dengan luka yang ada di tanggan dan kakinya lisa membuat ayu dan herman menjadi curiga dan kuatir dengan keadaan lisa.


Bahkan terakhir kalinya lisa pulang dengan mata yang bengkak , seperti orang yang baru menanggis.


Itu memmbuat ayu menjadi curiga dan kuatir dengan keadaan lisa. dan akahirnya ayu pun meminta herman untuk menemaninya ke kampus lisa. Karna dia ingin melihat lansung keadaan lisa di kampus.


*DIKAMPUS LISA.


Pagi harinya seperti biasa lisa berangkat kuliah dengan sarapan bersama dan pamit kepada herman dan ayu.


Setelah lisa berangkat , herman dan ayu pun berjanji untuk pergi kekampus lisa di siang hari nya. Karna hari ini herman tidak keraja karna hari ini off.


Siang harinyaa herman dan ayu pun akhirnya kekampus lisa . Sesampainya di kampus lisa , ayu dan herman pun langusng terkejud dan kecewa melihat apa yang di alami lisa.


Ya benar saja, saat ini lisa lagi di bully oleh genk angel. Tapi kali ini bedah sperti biasah nya.


Hari ini rara sangat kesal, kecewa dan marah yang membuatnya menjadi tidak karuan dan perduli sama orang laen.


Sebaba hari ini lisa , melawan perkataan rara untuk balas dendam ke steven.


Apa lagi saat ini lisa udah merasah kan capek , dan sakit hati atas perlakuaan mereka selama ini.


Itu membuat lisa memcoba menolak permintaan rara dan genk nya. Tapi hasilnya menjadi sanggat ribet, dan membuat lisa pun habis di kerjain sama rara.


Rara pun mulai memaki lisa, dan dia pun mulai mengerakan tangganya untuk menampar lisa.


‘’ PRAKK !!’’ Akhirnya tamparan pun terjadi di pipi lisa dan rara pun menyuruh genk nya untuk menyiram kan air ke atas kepala lisa.


Belum itu saja, rara pun menyuruh rika dan siska untuk mendadanin lisa seperti orang gila. Sambil mendadanin lisa, rika dan siska pun tertawa dengan puas.


Lisa yang tidak terimah pun langsung berteriak kepada mereka.


‘’ STOP !!.’’ Teriakan lisa dengan nada tinggi.


‘’ Apa kau bilanh stop.’’ Ucap rara kepada lisa.


‘’ Aku mohon stop , apa salah kepada kaliaan.’’ Ucap lisa dengan air mata.


‘’ Kesalah kau itu banyak , aku suruh kau untuk balas dendam pada steven. Kenapa tidak kau lakukan ha ?’’


Ucap rara dengan nada marah.


‘’ Kenapa harus aku yang balas dendam padanya ? , sementara dia tidak ada salah pada aku.’’


Ucap lisa dengan berlinang air mata.


‘’ Hahaha , kau itu uda jelek dan hanya kau lah yang bisa buat akau senang dan bals dendam pada dia.’’


Ucap rara dengan nada kesal.



Tampa disadarin dari jauh suada ada herman dan ayu yang melihatnya.


Bukan merekaa saja . Rupanya dari tadi steven uda ada di sana. Tapi dia hanya diam , melihat dan mendengarkan pembicaraan mereka.


Steven pun tidak berbuat apa –apa dia hanya ingin melihat sejauh mana rara bertindak kepada lisa. Steven pun merekam semua perbuatan rara kepada lisa.


Bahkan steven pun mulai merasah bersalah terhadap lisa. Karna dia pun uda menghina , bahkan melukai lisa.


Herman dan ayu pun terdiam dengan apa yang di lakukan rara kepada lisa.


Dan mereka pun kecewa bahkan menanggis melihat anak naya di bully seperti itu.


Tapi meraeka pun mencoba untuk tenang dan mereka inginmelihat bahkan mendengarkan semua yang terjadi pada lisa.


BALEK KEPADA LISA DAN RARA DAN GENK ANGEL.


‘’ Apa salahnya kalau aku jelek ha. Apa aku ada mintak uang ma kaliaan , apakah aku ada menyalah kan kaliaan ?, dan apakah aku ada buat kaliaan malu ?. ‘’


Ucap lisa dengan nada marah.


‘’ Ya memang gak ada sich. Tapi muka kau itu membuat aku kesal.’’


Ucap rara kembali kepada lisa.


‘’ Kesal ??’’ Tanya lisa dengan nada marah.


‘’ Iya kesal, karna kok ada orang yang kayak kau itu kuliah disini. Padahla kau itu kan tidak cantik melain cacat.’’


Ucap rara dengan sinis.


‘’ Tolong jaga mulut kau. Walaupun aku cacat , jelek aku tidak malu. Tapi aku bersyukur bisa hidup dan memiliki mama , papa yang sayang sama aku.’’


Ucap lisa dengan nada banga.


‘’ Apa kau bilang ha ?, kau uda beranih ya melawan aku sekarang.’’


Ucap rara dengan nada marah.


‘’ Aku tidak bilang aku melawan ma kau, atau apalah. Aku cuman banga kepada diri ku dan keluarga ku.’’


Ucap lisa dengan nada penuh dengan kemengan.


‘’ Dasar kurang ajar.’’


Ucap rara dengan nada tinggi.


Setelah itu rara pun mulai semakin naik emosi nya dan mulai nampar lisa kembali. Tapi sayang tanggan rara yang mau nampar lisa di tanggis oleh steven.


‘’ PRAK !!,.


Suara tangkisan tanggan steven.


Sementara herman dan ayu pun menjerit kepada mereka.


‘’ Hentikan itu.’’ Ucap herman dan ayu serentak.


‘’ Papa, mama.’’ Ucap lisa dengan nada terkejud.

__ADS_1


‘’ Apa –apaan kaliaan ha ?, beranih kali menyiksa anak kami.’’


Ucap ayu dengan nada tinggi.


‘’ Apa kaliaan di kuliah kan untuk memnghina dan mengbully orang ha?’’


Ucap herman dengan nada tinggi.


‘’ Papa , mama tenang.’’


Ucap lisa dengan nada takud .


‘’ Sayang selama ini kamu uada beranih bohong ma kami. Kamu bilang kamu punya teman dan bermain ma mereka. Tapi apa ini sayang?’


Ucap ayu kepada lisa.


‘’ Maaf kan aku mama, papa yang telah berbohong.’’


Ucap lisa dengan nada penyesalan.


‘’ Papa , mama yang mintak maaf sayang. Maaf kan kami ya.’’ Ucap ayu dengan nada penyesalan.


‘’ Tidak, mama dan papa tidak ada salah kok.’’ Ucap lisa dengan memeluk ayu.


‘’ Kalian 3 uda tidak bisa kami maaf kan. Kami mau jumpa sama dosen disini.’’


Ucap herman dengan nada penuh marah.


Rara dan teman nya pun hanya diam dan tidak bisah berkata – kata lagi.


Sebab orang tua lisa sudah melihat mereka, bahkan stven pun suda tahu.


‘’ Papa janggan bawak ke dosen tidak usah pa.’’ Ucap lisa dengan anda memohon.


‘’ Sayang ini uda kelewatan.’’


Ucap herman dengan nada marah.


‘’ Tapi papa.’’


Ucap lisa dengan kalimat terpotong.


‘’ Sayang tidak ada tapi, kamu tahu kan ini uda kelewatan batas. Dan kamu tahu sendiri papa kalau marah kayak mana. ‘’


Ucap ayu kepada lisa.


‘’ Iya mama.’’ Ucap lisa dengan nada pasrah.


‘’ Sekarang kaliaan ikud dengan kami.’’


Ucap herman dengan nada marah.


Rara dan teman – teman nya ikud pergi bersama dengan herman . Mereka pun pergi ke ruangan dosen.


‘’ Siap pak.’’ Ucap herman keda dosen.


‘’ Iya pak siang. Kalau boleh tahu ada masalah apa ya pak ?’’


Tanya dosen kepada herman.


Ucap herman dengan nada marah dan kesal.


‘’ Maaf pak , saa mintak maaf.’’


Ucap dosen kepada herman.


‘’ Saya ingin bapak memberih kan sangsi kepada mereka. Apa lagi saya dan istri saya ada melihat anak saya di tampar bahkan di siram dengan air.


Bapak sila kan lihat anak saya lisa kayak mana sekarang.’’


Ucap herman dengan nada penuh dengan emosi.


‘’ Oke bapak , ibu saya akan memanggil orang tua mereka.’’


Ucap dosen itu kembali.


’'Oke saya mau sekarang mereka datang. Karna saya tidak terimah dengan perilakuan mereka. Apa salah anak kami makanya di buly disini.


Dan lisa kuliah disini untuk menutut ilmu, bukan jadi baahan bully.’’


Ucap herman kembali.


‘’ Oke pak, saya akan suruh oaran tua mereka akan datang. Maaf ya pak.’’


Ucap dosen kambali.


Dosen pun akhir nya menelepon orang tua rara, rika dan siska. Sementara ayah rara lagi mengajar di ruang kelas. Dan sama hal nya dengan ayah rika.


Semantara ayah siska lagi kerja. Dosen pun cepat – cepat bagi tahu kepada orang tua mereka dan menyuruh mereka datang ke kampus sekarang.


* KEDATANGAN ORANG TUA MEREKA.


Setelah 2 jam lama nya mereka menunggu, akhir nya orng tua mereka datang dan berkumpul di ruangan dosen.


‘’ Siang pak , ibu saya eko ayah dari rara.’’


Ucap eko kepada mereka.


‘’ Siang juga pak . Sila kan duduk .’’


Ucap pak dosen.


‘’ Maaf pak ada masalah apa ya ?’’


Tanya eko kepada dosen.


‘’ Bentar ya pak, kita tunggu yang laen nya datang.’’


Ucap pak dosen.


Selang beberapa menit kemudian , orang tua rika dan siska masuk bersamaan.


‘’ Siap pak / ibu.’’ Ucap kmereka serentak.


‘’ siang.’’ Ucap pak dosen kembali.

__ADS_1


‘’ Ya uda sila kan duduk pa, biar kita mulai saja.’’ Ucap pak dosen .


‘’ Kalau boleh tahu pak, kita disini dia panggil buat apa ya ?’’ Tanya bapak rika.


‘’ Maaf bapak saya panggil bapak kesini karna ini ada hal yang sanggat pening mengenai anak – anak kita.’’


Ucap pak dosen kembali.


‘’ Maksud nya pak ?’’ Tanya bapak siska.


‘’ Gini pak , rara , rika dan siska sudah bully siswa disini yang bernama lisa.’’


Ucap pak dosen menjelaskan nya.


‘’ Apa ?’’ Ucap mereka serentak.


‘’ Iya pak, selama ini mereka slalu membully lisa. Dan baru hari ini tertangkap oleh orang tua lisa kalau mereka manapar lisa dan menghina lisa.’’ Ucap pak dosen kepada mereka.


‘’ Apakah itu benar ?’’


Tanya eko kepada mereka 3.


‘’ Maaf kan kami.’’


Ucap mereka bertiga dengan serentak.


Eko dan yang laenya pun tarik napas yang panjang atas pengakuan mereka.


‘’ Bapak / ibu kami mintak maaf atas pelakuaan anak – anak kami.’’


Ucap eko kepada herman dan ayu.


‘’ Kami tidak hanya ingi kaliaan mintak maaf. Tapi saya hanya ingin mereka kenal sangsi. Biar bagaiman pun mereka uda melakukan kekerasn kepada anak saya.’’


Ucap herman dengan nada marah.


‘’ Saya faham pak / ibu . Maaf kan kami uda lalai mengaja dan mengajarin anak kami.’’


Ucap bapak rika.


‘’ Saya hanya mintak keadilan di kampus ini saja. Bagaiman sangsi untuk mereka pak?’’


Tanya herman kepada pak dosen.


‘’ Biasah mereka akan di skor 2 minggi, serta berjanjin akan tidak melakukan nya lagi. Tapi kalau mereka melakukan nya lagi , mereka akan di keluar kan dari kampus dan bisah di laporkan pihak wajib.’’


Ucap pak dosen menjelaskan nya.


‘’ Oke saya harap ini tidak akan terjadi lagi.’’ Ucap herman ‘’ Kalian bertiga mintak maaf ma lisa.’’


Ucap eko dengan ada marah.


‘’ Lisa maaf kan kami ya. Kami janji tidak akan melakukan nya.’’


Ucap mereka dengan berjanji.


‘’ Kaliaan serius kan ?’’ Tanya lisa.


‘’ Iya kami serius dan kami janji akan jauh dari kamu.’’


Ucap rara kembali.


‘’ Oke saya maaf kan.’’ Ucap lisa .


‘’ Makasih ya.’’ Ucap mereka dan sambil salam.


‘’ Nah saya tahu bapak / ibu belum bisah terimah. Saya mintak maaf sebesar – besar nya pak / ibu.’’


Ucap eko dengana menunduk kan kepala nya.


‘’ Iya kami juga pak /ibu.’’


Ucap bapak siska dan rika dengan serentak.


‘’ Oke saya harap bapak lebih ketak lagi mengaja mereka.’’


Ucap herman dengan tegas.


‘’ Iya pak/ibu terimah kasih.’’ Ucap eko.


Akhir nya mereka punsa salam, dan pulang kerumah.


Di perjalan pulang ayu dan herman pun saling pelukan dan memintak maaf atas apa yang di alami lisa.


‘’ Sayang maaf kan papa dan mama ya.’’


Ucap ayu dan herman.


‘’ Papa, mama kaliaan tidak ada salah kok.’’ Ucap lisa dengan senyuman.


‘’ Papa janji sayang, kalau ada uang papa dan mama kita akan berobat kan lisa ya.’’


Ucap herman dengan berjanji.


‘’ Iya papa, mama lisa akan tunggu kok. Dan lisa percaya pada mama dan papa kok.’’


Ucap lisa kembali.


‘’ Makasih ya sayang. Maaf sekali lagi.’’


Ucap ayu dengan nada sedih.


‘’ Iya papa, mama tidak ada salah kok. Maaf selama ini lisa tidak jujur pada papa dan mama. Karna lisa sayang papa dan mama.’’


Ucap lisa kembali sambil mencium pipi herman dan ayu.


‘’ Papa dan mama pun sayang dan bangga punya anak seperti lisa.’’


Ucap herman kembali.


‘’ Terimah kasih papa, dan mama.’’


Ucap lisa dengan nada senang.


‘’ Sama – sama sayang.’’ Ucap ayu kembali sambil memeluk dan mencoba melupakan yang terjadi.

__ADS_1



__ADS_2