Mengubah Takdir Lisa

Mengubah Takdir Lisa
BAB 4. KEBOHONGAN LISA


__ADS_3

Pagi hari nya seperti biasah lisa pergi ke kampus. Lisa pun tidak lupa untuk sarapan bersama dengan pap dan mama nya.


Setelah lisa sarapan, lisa pun pamit kepada papa dan mama nya.


‘’Papa , mama aku berangkat dulu ya ke kampus.’’


Ucap lisa kepada herman dan ayu.


‘’ Ya uda hati – hati ya sayang. Ingat belajar yang rajin dan kalau ada masalah bilang sama papa dan mama janggan di tanggung sendiri.’’


Ucap herman kepada lisa.


‘’ Iya papa, mama aku janji rajin belajar kok. Dan aku baik – baik saja kok papa, mama . Papa dan mama janggan kwatir ya.’’


Ucap lisa dengan berbohong kepada herman dan ayu.


‘’ Syukur lah sayang papa, dan mama cuman tdak mau kamu terluka aja.’’


Ucap ayu kepada lisa.


‘’ Iya mama, papa ku sayang.’’


Ucap lisa dengan memeluk herman dan ayu.


Setelaha mereka pelukan lisa pun akhir nya pergi ke kampus. Di perjalan lisa mendengar kan music dan berkata dalam hati.


‘’ Mama , papa maaf kan lisa berbohong ya. Lisa tidak mau mama , papa kecewa.’’


Ucap lisa di dalam hati.


Setelah sampai ke kampus, lisa pun langsung masuk ke kelas. Di dalam kelas pun lisa udadi tunggu oleh genk angel.


Mereka pun sengaja tunggu lisa di kelas , supaya mereka memintak buku tugas mereka yang di kerjakan oleh lisa.


‘’ Eh akhi nya kau datang jelek. Mana tugas kami.’’


Ucap siska kepada lisa.


‘’ Ini ‘’


Ucap lisa kepada mereka sambil mengasih buku mereka.


‘’ Nah bagus, kau memang bagus.’’


Ucap rika dengan menggabil buku mereka.


‘’ Rika periksa dulu benar apa tidak ??’’


Ucap rara kepada rika


‘’ Iya rika nanti kita di kerjain sic jelek nih.’’


Sambung siska kembali.


‘’Ya uda aku periksa dulu deh.’’


Ucap rika smbil memeriksa tugas mereka.


Lisa pun hanya diam dan berdiri terpaku dihadapan genk angel.


Sebab lisa tidak di kasih duduk dulu sbelum tugas mereka memang benar.


Setelah rika pun siap memeriksa nya. Rika pun langsung berkata kepada rara dan siska.


‘’ Genk tenang aja , tugas kita di kerjakan dengan baik kok sama si jelek. Jadi kita tidak usah susah – susah lagi.’’


Ucap rika dengan nada senang.


‘’ Serius kau kan tidak ada yang salah kan ?’’


Tanyaa siska dengan nada tidak percaya.


‘’ Iya kalau kalian tidak percaya lihat sendiri lah.’’


Ucap rika dengan mengasih buku nya kepada rara dan siska.


Rara dan siska pun syok dengan tugas yang di buat lisa betul semuanya. Mereka pun heran kalau lisa bisah dapat kan semuanya.


‘’ Hahaha , iya kamu benar rika. Tugas kita semuanya bena.’’


Ucap siska dengan tidak menyangka.


‘’ Iya kita tidak sia – siap suruh si jelek buat kerjakan tugas kita. Dan kita pun bisaah santai – santai dan jalan – jalan deh.’’


Ucap rara dengan nada senang.


‘’ Iya rara kamu benar.’’


Ucap siska dan rika dengan serentak.


‘’ Jelek terimah kasih ya, uda kerjakan tugas kita. Ingat ya janggan bilang sama siapa – siapa faham.’’


Ucap siska dengan nada mengajam.


‘’ Iya aku tidak akan bilang siapa – siapa kok.’’


Ucap lisa dengan berjanji kepada mereka.


‘’ Janggan iya – iya aja kau. Kalau sempat ada yang tahu kau lihat aja apa yang


terjadi pada kau. Ingat itu.’’


Ucap rara dengan mengacam.


‘’ Iya aku janii.’’


Ucap lisa dengan nada takud


‘’ Ya uda pergi sana kau duduk dan satu lagi. Kalau ada tugas lagi kau harus mengerjakan punya kami faham.’’


Ucap rika dengan nada perintah.


‘’I…..YA .’’


Ucap lisa denga nada putus .


‘’ Bagus kalau begituh. Kalau kau bohong habis kau.’’


Ucap siska kembali.


Lisa pun akhir nya pergi duduk dimana dia biasah dudk jauh dari teman –


temannya. Sebab mereka tidak mau duduk dekat lisa.


Sebab lisa jelek , dan mereka takud tertular jelek. Padahal cacat yang di wajah lisa


itu bukan penyakit menular.


Tapi mereka saja yang berlebihan kepada lisa.


Jam mata pelajaran pun di mulai, dan dosen pun menyuruh rara untuk menggumpul kan tugas mereka yang di kasih pada pak dosen.


‘’ Rara tolong kumpulkan semau tugas yang bapak berihkan kepada kaliaan.’’


Ucap pak dosen.


‘’ Oke pak siap.’’


Ucap rara dengan nada semanggat.

__ADS_1


Rara pun langsung menggumpul tunggas mereka. Dan mengasih kepada pak dosen.


‘’ Pak nih semua tugas kami.’’


Ucap lisa kepada pak dosen.


‘’ Bagus tolong letak kan di atas meja, dan kita langsung memulai pelajaran lagi.’’


Ucap pak dosen kepada rara.


‘’Oke pak.’’


Ucap rara kembali.


Rara pun meletakan tugas mereka dan stelah dia letak kan di atas meja. Rara kembali ke tempat duduk nya dan pelajaran pun di mulai.


Setelah selesai pelajaran pun, waktu nya mereka istirahat. Lisa pun langsung legah karna tidak ada tugas yang di kasih pak dosen.


‘’ Syukur lah Tuhan tidak ada tugas.’’


Ucap lisa dalam hati.


Lisa yang uda merasah legah dans senang karna tidak tugas harus merasahkan sedih.


Sebab seperti biasah dia tidak tenang selama ada genk angel


Karna mereka langsung menyuruh lisa untuk pergi ke kantin belik makanan mereka.


‘’ Woii jelek , kau tidak lupa kan tugas kau setiap hari?’’


Ucap siska kepada lisa.


‘’ Maaf hari ini kan tidak ada tugas kuliah.’’


Ucap lisa dengan nada takud.


‘’ Iya memang tidak ada . Tapi kau tidak lupa kan belikan kita makanan.’’


Ucap rika dengan nada tinggi.


‘’ Oke – oke saya akan belik kan.’’


Ucap lisa dengan nada masi takud.


‘’ Oke ini uang nya.’’


Ucap siska dengan mencampakan uangnya kemuka lisa.


Lisa pun terpaksa menggambil uangnya , dan menurutin perintah genk angel.


Setelah lisa menggambil uangnya , lisa pun pergi ke kantin.


Setelah lisa mau berangkat ke kantin, siska langsung mengacam lisa dengan


ucapannya.


‘’ Awas saja kau lama datang , dan membawa makanan kayak semalam. Kalau kau mau hidup tenang.’’


Ucap siska dengana mengacam lisa.


‘’ I….YA , saya paham.’’


Ucap lisa dengan nada gementar .


‘’ Bagus lah kalau begituh. Sana pergi cepat .’’


Ucap rara kepada lisa .


Lisa pun seperti biasah langsung menurutin perintah mereka. Dan lisa langsung belari dengan kencang. Lisa pun langsung berdoa dalam hati .


‘’ Ya Tuhan semogah tidak banyak orang di kantin amin.’’


Setelah dia kecapekan belari, dia pun merasah senang setelah sampai di kantin.


Sebab di kantin tidak banyak orang. Dan lisa pun bisah mendapatkan makanan yang lebih baik dan banyak dari selaman.


Setelah dia mendapat kan makanan nya dia pun langsung berlari ke dalam kelas.


Sampai dia di kelas pun di kejud kan dengan buku- buku nya di coret – coret oleh


genk angel.


‘’ Eh jelek kau uda datang. Dan hari ini kau datang lebih cepat.’’


Ucap rika kepada lisa.


‘’ Iya sebab tidak ada orang di kantin.’’


Ucap lisa dengan menjelaskan nya.


‘’ Oh iya maaf kami tidak tahu mau buat apa , sambil menunggu kau. So kami main – main lukis – lukis di buka kau jelek.


Ucap rika dengan nada mengejek lisa.


Lisa hanya bisaha diam. Lisa tidak tahu mau buat apa kepada mereka.


Lisa hanya bisah menahan sakit di dalam hatinya saja.


Karna dia takud kepada genk angel. Lisa tidak bisah menghelak dari genk angel yang slalu membully.


Karna dia tidak ada keberaniaan dan percaya diri. Apa lagi cacat yang ada di muka nya membuat dia terluka.


Bukan hanya itu saja,setelah mata kuliah mereka siap. Dan jam pulang pun tiba, genk angel pun masi belum puas untuk membulih lisa.


Malah mereka malah menggerjain lisa dengan mendadanin lisa seperti badut.


Dan membawah lisa ke lapanggan kampus untuk membuat lisa malu dan di tertawakan semau orang.


‘’ Siska , rara gimana kita membuat pertunjukan yang lebih asik .’’


Ucap rika pada mereka.


‘’ Bagaimana cara nya ?’’


Tanya siska dan rara dengan bersama.


‘’ Sijelek kan ada gimana kalau kita kerjain aja dia.’’


Ucap rika dengan nada senang.


‘’ Giman cara ?’’


Ucap siska kembali.


‘’ Gimana kalau kita dandanin lisa seperti badut. Dan kita bawak ke lapangan


gimna ?’’


Ucap rika dengan nada senang.


‘’ Boleh jug aide mu. Tapi itu tidak masalah ?”


Tanya siska kembali.


‘’ Ya ngak lah , kita dandanin dia dan kita suruh dia jalan kelapangan. So kita kan ngak ada yang lihat.’’


Ucap rika dengan memberihkan idea nya kembali.


‘’ Oh iya, aku setujuh kali ini ma rika. Apa lagi kan ngak ada yang suka lihat dia dan berteman ma dia.’’

__ADS_1


Ucap siska kembali.


‘’ Makanya itu ayo sebelum pulang dia.’’


Ucap rika kembali.


Mereka pun akhirnya memjumpai lisa di gerbang. Dan mereka pun memarik lisa


ke dalam kamar mandi.


Sampai di kamar mandi , mereka pun langsung


melakukan asiknya.


Lisa pun uda berteriak dan memohon kepada mereka untuk di lepaskan dan di biar kan pulang.


Tapi apa mereka tidak mendengarkan lisa bicara. Malah mereka senang lihat lisa dengan menanggis dan memohon.


‘’ Aku mohon kepada kaliaan , tolong lepaskan aku dan biar kan aku pulang.’’


Ucap lisa dengan nada memohon kepada genk angel.


‘’ Oke tenang aja kau jelek, siap ini kau boleh pulang kok.’’


Ucap siska dengan memgengam tanggan lisa .


Sementara rika dan rara mulai beraksi dengan mengeluarkan alat make up mereka. Dan mereka pun siap untuk mendadanin lisa.


Lisa pun berkali – kali memohon kepda mereka dengan di iringin tanggisan. Tapi mereka pun tidak mendengar malah asik main make up.


‘’ Aku mohon lepas kan aku.’’


Ucap lisa dengan air mata.


Mereka pun tidak mendengar. Dan setelah mereka siap main dengan alat make up.


Rara pun langsung mangampil photo lisa, dan bahkan membuat video lisa yang tengah menanggis dan memohon.


‘’ Oke sekarang kami akan lepas kan kau jelek. Tapi kau harus berjalanandi lapangan.’’


Ucap rika kepada lisa.


‘’ Bgaimana mungkin aku berjalan seperti ini kelapangan.’’


Ucap lisa dengan nada kecewa.


‘’ Eh jelek , apa kau mulai beranih ma kami ha ?.’’


Ucap siska dengan nada kesal.


‘’ Maaf aku tidak beranih ma kalia. Tapi tolong aku tidak mungkin berjalan seperti ini.’’


Ucap lisaa dengan masi nada kecewa.


‘’ Oke kalau kau tidak mau, kau lihat apa yang terjadi pada kau.’’


Ucap rara dengan nada mengajam.


Lisa sejenak diam , tapi air matanya tidak berhenti sama sekali.


Setelah dia diam, akhir nya lisa pun mulia keluar dari kamar mandi. Dan menuju ke lapangan


kampus.


Sementara lisa berjalan ke arah lapangan, genak angel pun masi berada dalam kamar mandi.


Dan setelaha beberapa menit mereka pun akhirnya keluar menuju ke lapangan.


Sampai di lapangan mereka , pun langsung tersenyum puas. Karna lisa melalukan perintah mereka.


Dan semua orang yang melihat nya punlangsung tertawa terbahak – bahak.


Karna melihat lisa seperti badut. Lisa yang tidak kuat menahan malu dan sambil menanggis.


Ahkirnya dia pun langsung lari ke kamar mandi untuk bersih – bersih.


Sampai di kamar mandi pun lisa , tidak ada henti – hentinya menanggis. Malah dia pun ingin sekali berteriak. Tapi dia sadar kalau dia ada di kampus.


‘’ Ya Tuhan apa salah ku kepada mereka. Sehingga mereka berbuat seperti ini


pada ku.’’


Ucap batin lisa .


‘’ Dan sampai kapan aku seperti ini ya Tuhan.’’


Jerita batin lisa.


Sambil membersihkan lisa pun tidak ada henti – henti nya untuk menaggis.


Setelah dia uda bersih , akhirnya lisa pun pulang kerumah.


Sampai di rumah herman dan ayu pun melihat lisa dengan mata sembab dan


bertanya pada lisa.


‘’ Sayang kamu kenapa ??’’


Tanya herman kepada lisa.


‘’ Aku tidak apa – apa kok papa, mama. ‘’


Ucap lisa dengan berbohong kepada herman dan ayu.


‘’ Tapi sayang mata kamu kok smebab seperti nya kamu baru menanggis. Kamu ada masalah sayang?’’


Sambung ayu keda lisa.


‘’ Mama, papa ku sayang. Aku tidak apa – apa kok. Cuman tadi kan aku nonton ma teman – teman di kampus.


Dan filim kami tonton itu sedih dan membuat kami menanggis mama , papa .’’


Ucap lisa dengan tersenyum dan berbohong.


‘’ Kamu serius kan sayang ? kalau kamu ada masalah bilang sama papa, dan mama faham.’’


Ucap herman dengan tegas.


‘’ Iya papa, mama ku sayang. Janggan kuatir aku pasti baik – baik saja.’’


Ucap lisa dengan berbohong dan menyakin kan herman dan ayu.


‘’ Syukur lah sayang. Ya uda kamu istirahat ya sayang.’’


Ucap ayu sambil memeluk lisa.


‘’ Ya uda aku ke kamar dulu papa, mama.’’


Ucap lisa dan sambil berjalan kearah kamar.


Sampai di kamar pun lisa terdiam dan sambil menanggis terseduh dan berkata.



‘’ Mama, papa maaf aku berbohong pada kaliaan. Aku cuman tidak mau papa dan mama kuatir pada aku. Dan merasah bersalah pada aku.’’


Ucap lisa dengan penih air mata.


Tampa terasah lisa pun akhir nya tertidur. Karna uda capek sehariaan menanggis.

__ADS_1


__ADS_2