Mengubah Takdir Lisa

Mengubah Takdir Lisa
BAB 9. KEMARAHAN RARA


__ADS_3

Setelah rara di tolak oleh steven. Rara pun menjadi tidak karauan, dia memjadi pemarah , dan bahkan dia lebih kejam lagi untuk membully lisa.


Di mata rara dan yang laennya. Lisa adalah seoarang anak yang pantas di bully untuk menjadi bahan hiburan mereka.


Di rumah pun rara menjadi gampang marah kepada semua orang yang ada di rumah nya. Bahkan kesalahan kecil pun atau sama sekali tidak salah pun menjadi salah di mata rara.


Sebab rara masi sakit hati apa yang terjadi pada nya. Dan bahkan sampai sekarang pun dia tidak terimah sama sekali atas hinaan yang di lakukan steven kepada nya.


Dalam hati dan pikiran rara saat ini hanya lisa. Karna lisa bisah di bully untuk menghibur dan balas dendam pada steven.


Apa lagi lisa pun hanya bisa diam, dan mengikudtin semua kemauan rara. Karna lisa tidak ingin menambah masalah lagi , kalau dia tidak menurut perintah rara.


Sesampainya di kampus , rara pun langsung menemui siska dan rika. Rara pun ingin mencurahkan isi hati nya kepada mereka kalau saat ini dia masi belum bisah terimah di hina dan di tolak oleh siapa pun.


"Siska , rika aku ingin mau bicara sama kaliaan dua.’’


Ucap rara dengan nada kesal.


‘’ Kenapa rara ?’’


Tanya siska dan rika dengan bersamaan.


‘’ Gini sampai sekarang ini aku belum bisa terimah di hina bahkan di tolak oleh steven.’’ Ucap raa dengan nada kesal.


‘’ Sabar ya rara.’’ Ucap siska kepada rara.


‘’ Iya rara, mungkin steven bukan yang terbaik buat kamu rara.’’


Ucap rika menyambung percakapan mereka.


‘’ Tapi kaliaan tahu sendiri aku itu kayak mana . Apa coba kekurangan aku ?’’


Tanya rara dengan kesal dan dengan nada tidak terimah.


‘’ Rara kamu itu tidak ada kekurangan sama sekali. Melainkan kamu itu mempunyai banyak kelebihan. Mata steven aja tidak bisa lihat kamu rara.’’


Ucap siska kembali.


’ Ya uda rara, sekarang kamu mau apa ?’’


Tanya rika kepada rara.


‘’ Aku ingin balas dendam kepada steven.’’ Ucapa rara dengan tegas.


‘’ Cara nya bagaimana rara.’’


Tanya siska dengan wajah binggung.


‘’Aku ingin balas dendam dengan cara lisa.’’ Ucap rara dengan nada sinis.


‘’ Lisa ?’’ Tanya siska dan rara secara serentak.


‘’ Iya lisa , aku ingin lisa balas dendam kepadanya.’’


Ucap rara dengan nada kesal.


‘’ Iya bagaimana cara nya ?’’


Tanya rika kembali.


‘’ Nah sekarang waktunya . ‘’


Ucap rara dengan nada senang.


‘’ Maksudnya rara ?’’


Ucap siska dan rara serentak.


‘’ Ikud saja aku.’’


Ucap rara dengan nada tegas.


Rika dan siska pun akhirnya mengikudtin rara. Rara rupanya uda melihat lisa sedang berjalan menuju kearah kelas.


Sementara steven pun juga sama lagi berjalan menuju arah ke kelasa mereka. Rara pun akhirnya berajalan dengan cepat dan langsung mendekat kepada lisa.


Sampai di dekat lisa, rara pun akhirnya mendorong lisa sampai jatuh dan kenak kepada steven.


Setelah itu lisa jatuh dan menabrak steven, rara pun akhir nya lari dan meninggalkan mereka berdua di lantai.


Steven pun akhir nya gamuk dan mendorong lisa dari badanya dan sambil memakinya.


‘’ Woi kau itu ada mata tidak.’’


Ucap steven dengan mendorong lisa dari tubuhnya.

__ADS_1


"Maaf aku tidak sengajah.’’


Ucap lisa dengan nada penyesalan.


‘’ Apa kau bilang tidak sengaja .’’


Ucap steven dengan nada tinggi.


‘’ I… YA.’’


Ucap lisa dengan nada terputus – putus.


‘’ Gampang banget kau ya mintak maaf ma aku. Dan dulu pun kau telah menghina aku. Apa kau ada masalah ha ?’’


Ucap steven dengan nada tinggi.


Lisa pun hanya diam, dan sambil gemetaran. Karna dia merasah ketakudtan saat ini.


Sementara rara yang laenya tertawa dengan puas. Dengan apa yang mereka lihat.


Apa lagi saat ini steven lagi maki lis adan marah besar kepadanya. Itu uda membuat rara sedikit senang.


‘’ Apa kau uda bosan hidup ha ?’’


Ucap steven dengan nada tinggi kepada rara,


‘’ Maaf sumpah aku tidak sengaja.’'


Ucap lisa dengan wajah pucat dan sambil menanggis.


‘’ Kau kirah air mata buaya kau itu dapat meluluh kan aku ha.’’


Ucap steven dengan nada marah.


‘’ Aku tahu aku salah. Aku mohon maaf kan aku.’’ Ucap lisa dengan mintak maaf kepada steven.


‘’ minggir kau sana. ‘’


Ucap steven dengan mendorong lisa.


Lisa pun akhir nya tetabrak dengan pintu dan dia pun merintis ke sakitan. Sebab steven mendorong nya dengan kuat.


‘’ Aww !!, sakit .’’


Ucap lisa dengan menahan sakit.


Sementara lisa lari langsung ke uks untuk mintak obat menahan sakit. Karna bagian belakang badan lisa kenak besi pintuh dan dia pun langsung kesakitan.


Sampai di uks dia langsung mintak sama kak rinin , penjaga uks di kampus mereka.


Rini adalah seorang docter penjaga di uks mereka. Rini adalah seorang gadis yang ramah dan perduli sama orang.


‘’ Kak rini apakah aku bisa mintak obat menahan sakit.’’


Ucap lisa dengan nada menahan sakit.


‘’ Emank nya kamu kenapa lisa ?’’


Tanya rini kepada lisa.


‘’ Tadi aku tidak sengaja jatuh dan tetabrak pintu kelas kak.’’


Ucap lisa dengan menjelaskan nya.


‘’ Kalau boleh tahu , kamu sakit di mana lisa ?’’ Tanya rini kembali.


‘’ Di bagian belakang badan ku kakak. ‘’


Ucap lisaa dengan nada menahan sakit.


‘’ Kalau gituh apakah aku bisa melihat nya lisa ?'’ Tanya rini kepada lisa.


‘’ boleh kak.’’ Ucap lisa .


Lisa pun akhir nya membuka baju nya. Setelah itu rini pun melihat nya dan dia pun syok dengan apa yang dia lihat.


‘’ Lisa ini sudah bengkak dan biru. Kalau boleh aku saran kan kamu harus minum obat nya sekarang.


Takud nya kamu akan dendam. Dan aku akan kasih obat oles nya supaya dia tidak bengkak lagi.


Ucap rini dengan nada sedih.


Rini pun langsung mengasih obat dan air minum supaya lisa minum. Sambil lisa minum obat rini pun langsung mengoleh kan obat salad supaya dia tidak bengkak.


Setelah semaunya selesai, lisa pun akhir nya pamit kepada rini untuk masuk kelas.

__ADS_1


‘’ Makasih banyak ya kak. Dan aku sekalian pamit untuk kembali ke kelas.’’


Ucap lisa.


‘’ Iya sama – sama lisa, laen kali kamu harus hati – hati ya.’’


Ucap rini menasehatin lisa.


‘’ Iya kak , laen kali aku akan hati – hati.’’


Ucap lisa kepada rini.


‘’ Ya uda deh hati- hati.’’ Ucap rini kembali.


Lisa pun akhirnya pergi ke kelas. Di kelas genk angel pun dari tadi tertawa puas.


Karna mereka uda buat steven marah dan kesal.


Sementara lisa masuk ke kelas dengan wajah takud adan pucat. Dengan apa yang barusan terjadi.


Sementara seteven masi kesal dan memandagin lisa dengan wajah yang marah. Bahkan dia pun tidak pokus padaa mataa kuliah yang di ajarin oleh dosen mereka.


*TAMPARAN STEVEN.


Pulang kampus pun tibah , dan lisa pun siap – siap mau pulang. Dan dia pun jadi lebih hati – hati lagi untuk jalan. Supaya tidak jatuh dan kenak orang laen. Karna dia masi syok sampai sekarang.


Lisa pun keluar dengan pelan – pelan. Dan dia pun berhenti sejenak untuk minum air. Tapi sayang ya lagi – lagi dia sial, karna air yang mau dia minum kena ke badan steven.


Ya jelas saja , kenak ke steven. Karna pada saat lisa minum , steven lagi mau berjalan keluar kelas.


Dan rara pun sengajak menyengol tanggn lisa dan akhirnya air minum nya tumpah dan kenak steven.


‘’ PRAK !!.’’ Tamparan di pipi lisa.



’ Awuh !!. ‘’ Jeritan lisa .


‘’ Kau lagi aku lagi. Apakah kau mati.’’


Ucap steven kepada lisa.


‘’ Maaf .’’ Ucap lisa.


‘’ Maaf kau bilang ha. Kau tidak punya mata apa , sampai baju aku basah.’’


Ucap steven dengan nada marah.


Sementara lisa tidak bisa berkata apa –apa lagi. Karna dia pun tidak tahu mau bilang apa lagi. Apa lagi saat ini pipih dia sakit habis kenak tamparan steven.


‘’ Ya Tuhan apa salah ku.’’ Ucap batin lisa .


Lisa pun akhirnya menanggis, dan dia pun tidak tahu mau buat apa lagi.


Sementara genk angel tertawa lepas melihat mereka beratam.


‘’ Kau itu tidak usah menanggis dengan ,ata buaya kau itu. Kau kirah aku percaya kepada kau ha.’’


Ucap steven dengan nada marah.


‘’ Kalau kau bosen hidup bilang.’’


Ucap steven kembali.


Steven pun keluar dari ruangan dengan hati marah dan kesal. Apa lagi dia saat ini harus pergi ke kantor dengan cepat. Karna ada metting penting.


Tapi gimana lagi baju nya yang basah buat dia harus pergi ke rumah untuk tukar baju .


‘’ SIAL .’’ Ucap steven dalam hati.


Semantara lisa masi di kelas dan dia pun mengurung kan diri sementara di kelas untuk meanggis.


Apa lagi dia ingin membuat pipi nya tidak merah akhibat tamparan steven yang keras.


Karna kalau dia pulang dengan wajah yang merah itu sama saja ,membuat papa dan mama nya kuatir dan bahkan bertanya banyak pada dia.


Di kelas hanya dia saja, tidak ada yang laen. Karna yang laennya sudah pulang . Sama hal nya dengan genk angel yang suda pulang setelah melihat steven pulang.


Setelah mendingan dan wajah nyaatrtidak merah lagi. Lisa pun akhir nya pulang ke rumah nya.


Sesampai di rumah dia pun purak – purak bahagia. Supaya herman dan ayu tidak curiga paada nya. Dan dia pun tenang masuk ke kamar nya.


Di kamar pun lisa , meletakan badan nya di atas kasur sambil menanggis pelan. Karna dia capek menanggis lisa pun akhirnya tertidur di kamar nya.


__ADS_1


Sambil air mata nya yang mengalir terus . Karna menahan sakit dan menahan rasah kecewa serta sakit hati nya yang dalam.


Karna dia belum mengerti kenapa semaunya terjadi kepada nya dan apa salah sampai dia menderita seperti ini.


__ADS_2