Menikah Dengan Majikan Aku

Menikah Dengan Majikan Aku
BAB 2


__ADS_3

Setelah membersihkan dapur Bi Susi segera minta izin kepada Genta untuk anak nya Rini membantu dia bekerja di rumah Genta juga.


Minta izin sekarang aja. mumpung den Genta belum naik keatas. Kata Bi Susi di dalam hatinya.


Sedangkan Genta masih duduk di meja makan sambil minum air. disaat Genta mau naik ke atas, Bi Susi tiba-tiba memanggil Genta.


"den... den Genta" Bi Susi memanggil Genta saat Genta berdiri dari duduknya.


"iya... bi ada apa" jawab Genta.


"gini den... anak saya sudah lulus kuliah. Iya ingin membantu saya kerja di sini. apa boleh den?" tanya Bi Susi sambil merasakan gak enak saat bicara.


"oh... tentu saja boleh bi. bahkan bagus jadi rame lagi rumah ini bi." jawab Genta.


"terimakasih den Genta." jawab Bi Susi merasa lega mendengar jawaban dari Genta.


"Emm... nanti saya akan gaji juga anak Bi selama masih bantu bi kerja di sini." katanya Genta.


"sekali lagi terimakasih den Genta" katanya bi Susi.


"ya.. sudah saya kembali keatas lagi ya bi." katanya Genta.


"ya... den" katanya bi Susi


Genta pun naik ke atas untuk lanjut bekerja lagi di ruang kerjanya. Bi Susi langsung belikan pesan ke Rini untuk segera ke Jakarta untuk membantu nya bekerja.


Chat


Bi Susi : Rini besok kamu bisa kesini. membantu ibu.

__ADS_1


Rini : oke mama sayangku.


Genta pun sampai di ruang kerjanya. Iya merasa kan lelah. akibat naik tangga dari lantai 1 ke lantai 3.


Cape juga ya naik turun. dari lantai satu ke lantai tiga. Pante papa suka merasa lelah saat dari ruang kerja ini ke bawah. Berkata di dalam hati nya Genta.


*****


Keesokan harinya


Genta pulang dari kantornya. Saat iya memasukan mobil nya ke garasi. Iya melihat wanita cantik di rumah nya. Saat ya masuk, iya melihat lagi.


Iya siapa ya. kenapa ada di rumah saya. Katanya di dalam hati nya. sambil berjalan ke pintu. setelah sampai di pintu.


"Selamat sore pak?" tanya Rini


"Oh Ya.... den ini anak saya" kata Bi Susi


"Saya Rini." jawab Rini sambil melambaikan kan tangan nya ke Genta.


"Oh.... saya Genta." Jawa Genta dan membalas lambaiannya ke Rini.


C**antik juga anak Bi Susi. Udah punya pacar belum ya?. Katanya Genta di dalam hatinya.


Ganteng banget pak Genta. Coba gue punya pacar kaya pak Genta. Udah ganteng kaya lagi. sssttt... ingat lu cuman anak pembantu, sedangkan dia majikan mama gue. Katanya Rini di dalam hatinya.


"Emm..." Bi Susi melihat mereka saling tatap-tatapan, Dan berjabat tangan lama.


Mereka langsung melepaskan Jabatan tangannya. Mereka berdua langsung tersenyum dan Faruk kepala. padahal kepalanya tidak gatel.

__ADS_1


"Oh.... iya Bi Susi. Bi kaya bisa ya buatin teh hangat ya. Nanti teh nya Toro di atas meja di depan TV aja ya." tanya Genta


"Baik den Genta" jawab Bi Susi.


Genta pun masuk kedalam dan ke kamar nya untuk mandi dan ganti baju. Rini dan Bi Susi kembali ke dapur.


"Rini... ingat kata ibu kamu di sini bantu ibu kerja. jangan buat masalah dengan den Genta." kata Bi Susi sambil masak untuk makan malam den Genta


"Iya... ma.." kata Rini sambil membuat teh untuk Genta. Karena bi Susi sibuk masak, Rini yang membuat teh nya.


Saat Rini ingin membawa teh nya atas meja di depan TV. dengan bersama Genta turun dari atas dan duduk di sofa depan TV nya.


"Ini teh nya pak?" kata Rini sambil Toro teh nya di atas meja.


"iya..." kata Genta sambil melihat wajah cantiknya Rini.


Saat Rini balik ke dapur. Tiba-tiba Genta memanggil Rini.


"Kamu mau kemana?" kata Genta sambil melihat punggung Rini.


"Mau ke dapur pak" kata Rini sambil berbalik lagi kehadapan Genta.


"Sini temanin saya nonton TV." kata Genta. sambil menepuk sofa nya.


"Tapi pa...pak." kata Rini sambil merasa ketakutan.


Ya modus dikit sama pembantu sendiri. Ya lumayan sambil lihat wajah cantiknya nya nih bocah. Katanya Genta di dalam hati nya.


Aduh kenapa di suruh temenin dia nonton TV si. Gue jadi gak tahan liat wajah tampan. Katanya Rini di dalam hati nya.

__ADS_1


__ADS_2