Menikah Dengan Majikan Aku

Menikah Dengan Majikan Aku
BAB 5


__ADS_3

Rini langsung bangun kembali saat mereka tidak sengaja saling ciuman di ranjang.


"Maaf pak..." ucap Rini mendukung kepala.


"Gak perlu minta maaf. Saya yang minta maaf, tarik tangan kamu." ucap Genta sambil bangun dari ranjang nya. sedangkan Rini masih menunduk.


"Ya sudah saya akan mandi. kamu kerjakan apa yang saya ucapkan semalam." ucap Genta sambil berjalan ke kamar mandi, tanpa memperhatikan sikap wajah wanita itu.


"Baik pak.." ucap Rini sambil berjalan ke lemari pakaian di ya semalam tujuan. dan memilih pakaian kantor untuk Genta.


Aduh... semalam mimpi apa si kamu Rini. Bisa-bisanya ciuman Pak Genta. Udah ah jangan pikirin lagi. Mending fokus kerja, kan lumayan bisa tambahin tabungan. Kata hati Rini.


Saat Rini meletakkan pakaian kerja Genta di atas ranjang. tiba-tiba Genta keluar hanya menutup bawah nya dengan handuk. sedangkan di atas hanya memperlihatkan tubuh kekarnya itu yang masih basah. Hingga Rini terkejut melihatnya. Rini langsung menundukan kepalanya kebawah.


"Emm... pakaiannya sudah siap kan pak." Ucap Rini masih dalam keadaan menundukan kepalanya. Jantungnya tiba-tiba berdetak sangat kencang. saat masuk melihat Genta tidak mengunakan kaos saat tidur.


"Ya sudah kamu silakan keluar lanjutkan kerjamu lagi." ucap Genta berjalan ke arah pakai kerjanya yang tadi di siapkan oleh Rini. Sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah.


"Baik pak" ucap Rini sambil menaikkan tubuhnya ke arah pintu.


"Oh ya soal tadi. lupa saya karena itu tidak sengaja." ucap Genta sampai Rini berhenti sejenak langkahnya.


"I...iya pak" ucap Rini.


Rini berjalan ke dapur sambil tersenyum tipis di wajahnya. Karena tadi tak sengaja mencium pertama kali dengan pria. dari pacaran dengan Bima tak sedikit pun menciumnya, Memegang tangan pun tak pernah.


Apa ini rasanya ciuman. membuat jantung berdebar kencang. Kata hati Rini.


Bi Susi melihat anaknya keluar dari kamar Genta. tersenyum hingga tak melihat dirinya ada di dapur.


"Rini.." ucap bi Susi. Namun tidak di hiraukan oleh Rini. Akhirnya bi Susi menepuk pundak Rini tiba-tiba.


"Rini..." ucap bi Susi.


Rini terkejut saat bi Susi menepuk pundaknya tiba-tiba.

__ADS_1


"eh... Mama kaget aku aja." ucap Rini sambil menelok ke arah bi Susi.


"Kamu ada apa tiba-tiba tersenyum sendiri saat keluar dari kamar Den Genta." ucap bie Susi dengan merasa heran.


"Tidak apa mama.." ucap Rini.


 


Beberapa menit Genta turun dari tangga. Iya langsung berjalan ke arah kulkas.


 


"Eh.. den genta. Den mau sarapan apa nanti bibi siapin?"


 


Genta hanya terdiam sambil melihat Rini yang sedang membaca. di kursi meja makan. Bi Susi melihat arah mana Genta di lihatnya.


 


"Tidak usah bi? bisa sarapan di kantor." ucap Genta sambil membuka kulkas dan mengambil sebuah air minum.


"Baik den" ucap Bi Susi.


"Bi... emm... Rini sudah punya pacar belum?" Ucap Genta sambil merasa karena bertanya soal hubungan cinta Rini kepada Bi Susi. Karena bicaranya sama orang tua wanita langsung.


"Kayaknya si belum si den. coba aja den tanya sama Rini." ucap Bi Susi sambil tersenyum.


"Iiihhh... bibi. Masa iya ku tanya langsung si ni." ucap Genta yang masih megang botol air minum.


"Den Genta suka sama Rini anak bibi ya" ucap Bi Susi yang menggoda Genta.


Seketika air yang ada di mulutnya keluar kembali saat mendengar ucapan bi Susi. Bi Susi tertawa saat lihat Genta terkejut mendengar ucapan nya.


"Bibi bikin aku terkejut saja" ucap Genta sambil memberikan mulutnya akibat muncratan air minum nya dari mulut nya sendiri.

__ADS_1


Seketika Rini menghampiri mamanya saat mendengar tartawa nya mama nya.


"Ada apa mama?" ucap Rini kepada Bi Susi.


"Gak apa-apa." ucap Bi Susi.


Rini melihat Genta yang sedang membersihkan wajahnya.


"Pak Genta kenapa bisa basah kaya gitu." ucap Rini dengan heran melihat Genta kebasahan.


"Tidak apa-apa." ucap Genta


"Sini saya bantu bersih pak." ucap Rini sambil melangkah kegenitan.


"Tidak perlu aku bisa sendiri. Oh iya nanti siang Kamu ke kantor saya di jalan S. Kita Akan mencari di mana kamu ingin kuliah." ucap Genta.


"Baik pak." ucap Rini.


"Kamu bisa sendiri ke kantor ku? apa perlu aku suruh super mengantarmu?" ucap Genta


"Tidak perlu saya bisa sendiri pak." ucap Rini.


"baik saya akan berangkat ke kantor." ucap Genta sambil sambil meletakkan air minum di tangannya ke kulkas. Lalu berjalan ke arah bi Susi mencium telapak tangan bi Susi layak seperti mencium telapak tangan kepada orang tua nya. Rini terkejut melihat Genta yang mencium telapak tangan mama.


"Hati-hati di jalan ya calon mertua hehe.." bisk bi Susi ke Genta. hingga Genta terkejut.


"Apa si bi.." ucap Genta


Suatu saat nanti Den Genta akan jadi suami Rini. Karena itu semua keputusan kedua orang tua Den sebelum meninggal. kata hati Bi Susi sambil melihat Genta keluar dari rumah nya.


TERIMAKASIH UNTUK KALIAN YANG SUDAH MAU BACA. MOHON MAAF CERITA INI MASIH SEKITARAN RUMAH GENTA. DAN TOKOH BARU ITU AJA.


DI KARENA INI BARU KENALAN TOKO UTAMA YA ITU GENTA DAN RINI.


NANTI AKAN ADA ALUR CERITA YANG BUAT KALIAN MENYEBABKAN, TERHARU, DAN MEMBUAT KALIAN KEBAWAH SOAL HUBUNGAN GENTA DAN RINI.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE NYA DAN KOIN NYA. SUPAYA SEMAKIN SEMANGATNYA MEMBUAT CERITANYA.😄😄😄


__ADS_2