Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]

Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]
episode 15


__ADS_3

Dita pun membuka dan membaca isi surat itu yang sedikit membuat nya bingung


ini maksudnya nya apa nya dok


"tanya Dita kepada dokter Indra"


dokter Indra pun mengambil kertas yang ada di hadapannya dan menjelaskan kepada Dita satu persatu.


ini adalah surat pernyataan bahwa kau menunjuk ku sebagai dokter ibu mu


dan ini surat administrasi agar ibu mu bisa secepatnya di operasi.


"ucap dokter Indra menjelaskan"


di operasi dok tapi kan saya belum ada biaya nya dok saya belum melunasi hutang rumah sakit juga jadi kenapa bisa ibu saya tiba-tiba di operasi.


"tanya Dita yang masih bingung"


ada orang baik yang mau menolong mu


ia akan melunasi biaya rumah sakit dan operasi ibu mu sampai sembuh


"ucap dokter Indra kepada Dita"


benar kah dok siapa dia apa jangan-jangan


"tanya Dita sambil menerka-nerka siapa orang yang telah membantu nya"


tapi sebelum Dita selesai berpikir dan menebak siapa yang mau menolong nya


kata-kata nya langsung di potong oleh dokter Indra


apa dia.....


"tanya Dita dengan wajah mencurigakan"


bukan mana mungkin ..

__ADS_1


"jawab dokter Indra kepada Dita"


ia benar mana mungkin dia.


"ucap Dita membenarkan perkataan dokter"


baik lah dok aku harus tanda tangan di mana


"tanya Dita dengan antusias"


Dita pun keluar dari ruangan dokter Indra setelah urusan mereka selesai


dengan hati yang sangat senang Dita berjalan dengan senyuman bahagia yang sudah lama ia tak rasakan seperti mendapatkan undian berhadiah


saat Dita ingin kembali ke ruangan ibunya ia di hadang oleh Maya.


"Dita dari mana saja kenapa lama sekali


apa yang dikatakan oleh dokter"


tanya Maya kepada Dita


"ibu akan segera di operasi kak"


Jawab Dita dengan antusias


"benar kah apa aku tidak salah dengar tapi bagaimana bisa"


tanya Maya masih tidak percaya


"baik lah akan ku ceritakan..."


jawab Dita


tapi sebelum Dita menjelaskan Maya sudah pergi meninggalkan tanpa mengatakan apapun


Dita yang melihat itu pun kebingungan dan menoleh ke belakang dan melihat seorang yang tidak asing mendekati nya.

__ADS_1


"Dita....."


panggil Dimas menyapa Dita


"apa yang kau lakukan disini kenapa tidak keruangan ibu mu"


tanya Dimas kepada Dita


"aku habis ke ruangan dokter Indra..."


ucap Dita dengan ketus


"kenapa bukan nya sekarang aku adalah dokter ibu mu jadi aku lah yang bertanggung jawab untuk memeriksa ibu mu"


ucap Dimas sedikit kesal


"entah lah kau bisa bertanya kepada nya langsung aku pergi dulu"


ucap Dita dan berlalu meninggalkan Dimas


merasa penasaran Dimas pun masuk ke ruangan dokter Indra.


"apa yang kau lakukan merebut pasien ku?"


tanya Dimas kepada Indra


"merebut pasien mu yang mana?"


saut Indra dengan nada yang santai


"Jagan pura-pura bodoh kau pasti tau maksud ku kan kau bisa memilih pasien mana saja yang kau mau tapi tidak dia"


ucap Dimas dengan nada mengancam


"hahahaha...kau lucu sekali nya memang nya kau bisa apa lagi pula bukan kita kan yang memilih pasien tapi keluarga pasien lah yang memilih kita"ucap Indra mengejek Dimas


"apa maksudmu mu kau meremehkan aku"

__ADS_1


ucap Dimas


"aku tidak pernah merebut apa pun dari mu baik dulu atau pun sekarang"ucap Indra kepada Dimas dengan nada tegas


__ADS_2