Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]

Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]
episode 3 Es krim


__ADS_3

Dita pun masuk ke ruangan dokter


"silahkan duduk Dita"cetus dokter yang sok akrab dengan nya, Dita pun hanya menuruti dan duduk di kursi depan meja sang dokter berada


tanpa bertele-tele Dita langsung bertanya pada dokter apa yang sebenarnya terjadi sampai dia di panggil ke ruangan nya,


"ada apa nya dokter memanggil saya malam-malam begini apakah ibu saya kumat lagi?"


tanya Dita sambil meremas tangan nya karena kuatir


"ia benar Dita ibu kamu tadi kumat lagi dan ibuk harus segera di operasi kalau tidak kanker yang di derita ibu mu bisa tambah parah dan lebih parahnya lagi bisa menyebabkan kematian"ungkap sang dokter


Dita pun hanya bisa menundukkan kepalanya tanpa bisa berpikir apa pun rasa sedih karena di pecat dari tempat kerja nya dan kabar ibu menumpuk di hati nya seakan mau meledak


Dita pun ingin pergi dari ruangan dokter itu


"baik Dok saya permisi dulu saya akan pikirkan biaya untuk operasi ibuk permisi dok"

__ADS_1


saat Dita hendak berdiri dan berjalan keluar pintu dokter berkata pada Dita apakah dirinya baik-baik saja


tanpa menjawab Dita langsung menuju pintu untuk keluar tapi sebelum Dita Dita sampai pintu yang dia tuju tiba-tiba dokter lebih dulu memegang tangan Dita


"lepas" ucap Dita sangat dingin sambil menatap ke arah dokter yang memegang tangan nya


"tidak aku tidak akan melepaskan mu sampai kau menjawab pertanyaan ku"


"apa sih mau mu" tanya Dita dengan nada kesal


"nya aku baik-baik saja seperti yang kau lihat kau puas sekarang lepas kan tangan mu dari ku"


dengan perlahan dokter itu melepaskan tangannya Dita pun keluar ruangan dokter dengan muka yang sangat kesal


dan hanya mengomel di dalam hati nya


"kenapa sih harus dia yang mengambil alih perawatan ibu dan kenapa dia harus ada di rumah sakit ini apa tidak ada rumah sakit lain yang mau menerima nya

__ADS_1


apa dia sengaja apa belum puas dengan apa yang telah dia lakukan dulu"


tidak sadar Dita yang tadinya ingin melihat ibu nya malah berjalan keluar rumah sakit dan berjalan menuju pulang ke kontrakan.


"ehhh di mana aku nya ampun apa ini sangking kesal nya aku sampai berjalan sendiri keluar rumah sakit"seru Dita sambil memukul kepala nya


Dita melihat di dekat nya ada minimarket yang buka 24 jam dia pun masuk dan membeli 2 es krim kesukaan nya. es krim yang 1 di makan langsung dan menuju taman yang sering ia kunjungi dulu dan duduk di ayunan sambil memakan es krim nya


"apa tidak apa-apa aku membeli 2 es krim apa aku tidak terlalu boros dan apa bisa aku menghabiskan nya"ucap Dita sambil melihat es krim di depan nya tiba-tiba Dita tertawa sendiri sambil menitikkan air mata


"apa ini kenapa tiba-tiba aku menangis" sambil mengusap air mata nya tidak mau berhenti keluar seakan mengerti betapa berat hari-hari yang di lewati Dita hanya untuk bertahan hidup


ketika Dita sudah mulai bisa menenangkan diri nya sendiri berpikiran positif akhirnya dia bisa berhenti menangis dan melanjutkan memakan es nya yang mulai mencair


"sudah mulai mencair harus cepat di makan sayang kan klu sampai meleleh"


tiba-tiba terdengar suara dari belakangnya yang membuat Dita terkaget

__ADS_1


__ADS_2