![Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]](https://asset.asean.biz.id/menikah-dengan-tuan-muda-revisi-ulang-.webp)
tak ingin terpaut emosi Indra pun keluar ruangan meninggalkan Dimas
Indra menuju ke meja resepsionis untuk menyerahkan surat yang telah di tandatangani Dita untuk segera di proses.
selanjutnya ia pergi untuk menyapa para pasien nya di seluruh ruangan rumah sakit.
tak lama Dimas pun keluar dari ruangan Indra dan akan menuju ruangan pasien tempat ibu Dita di rawat
ia ingin memastikan apakah firasat nya benar atau tidak.
sesampainya Dimas di ruangan ibu Dita saat ia memasuki ruangan ia melihat tempat tidur
ibu Dita kosong dan tak ada informasi kepulangan nya dari suster.
Dimas pun langsung pergi ke meja resepsionisuntuk menanyakan nya
sementara itu Dita sangat merasa senang dengan ruangan baru yang ibu nya tempati
sangat bagus dan luas
"Dita kenapa ibu di pindahkan ke sini
ruangan ini bagus sekali pasti mahal kan"
tanya ibu kepada Dita
"ia buk ini dokter Indra yang memberikan nya kata nya ada donatur yang membiayai perawatan ibu bahkan ibu akan di operasi 3 hari lagi bila kondisi ibu normal"ucap Dita kepada ibu menjelaskan
__ADS_1
"benarkah baik sekali orang itu"
jawab ibu Dita sedikit merasa tidak enak
"sudah lah buk jangan di pikirkan yang penting ibu bisa di operasi dan kembali sehat"
ucap Dita sambil menyelimuti tubuh ibu nya
"buk Dita pamit pulang dulu nya ibuk gk papa kan Dita tinggal sendiri"tanya Dita kepada ibu nya
"ia gak papa ibuk baik-baik aja kamu pulang lah sudah malam"jawab ibu kepada Dita
saat Dita ingin keluar dari kamar inap ibu nya tiba-tiba pintu kamar terbuka.
dan masuklah satu orang yang tak asing lagi
"wah kamar ibu bagus sekali...aku hanya ingin melihat lihat saja dan memastikan apa aku salah ruangan"jawab Maya sedikit mengejek ke arah Dita
"sudah puas melihat lihat nya nya kakak memegang tak salah kamar... mungkin.."
jawab Dita dengan malas
"Hay aku kan cuma bercanda lagi pula aku mencari mu kau masih berhutang cerita pada ku kan"jawab Maya sedikit merayu
"tadi bukan nya aku di tinggal kan begitu saja"
Jawab Dita mengingat Maya
__ADS_1
mendengar itu Maya hanya tersenyum melihat ibu yang bingung dengan obrolan mereka berdua.
"ibu aku ingin mengantar anak ini pulang apakah ibu mengijinkan aku"tanya Maya sambil merangkul pundak Dita
"baik lah hati-hati di jalan nya"jawab ibu kepada Maya
setelah berpamitan mereka berdua pun pergi meninggalkan rumah sakit dengan berjalan kaki dan bergandengan
"wah sudah lama nya kita tidak seperti ini
aku bahkan tak mengingat nya"ucap Maya merasa senang
Ian itu karena kita yang sangat sibuk"jawab Dita
"bukan kita tapi kau..."ucap Maya mengejek
"kak rasanya aku seperti bermimpi kalau ibu akan di operasi dan bisa sembuh dan bisa kembali normal seperti semula"ucap Dita sambil menahan haru
mungkin Tuhan sudah menjawab doa-doa mu dan mengirimkan orang baik sebagai perantara nya agar kau tidak menderita lebih lama lagi
percayalah setelah ini mungkin ada banyak kejutan kebahagiaan lagi.
dan ini adalah balasan dari doa-doa mu dan kesabaran mu yang luar biasa
"ucap Maya memberikan nasihat kepada Dita"
sudah jangan menangis ayo kita makan aku yang akan traktir...
__ADS_1