Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]

Menikah Dengan Tuan Muda[Revisi Ulang]
episode 21


__ADS_3

Dita merasakan kaki nya yang mati rasa.


saat Dita ingin berdiri tiba-tiba ia terjatuh karena kaki nya yang gemetar


akibat kelamaan di dalam lemari.


ia mencoba kembali berdiri walaupun sedikit sulit.


Reyhan yang melihat keadaan pembantu nya itu merasa sedikit bersalah.


ia pun langsung menggendong Dita ke sofa


Dita yang menerima perlakuan itu sangat kaget karena ia sudah berpikiran yang aneh-aneh tentang tuan nya itu


lurus kan kaki mu jangan memaksa berjalan kalau kaki mu masih sakit istirahat lah


"ucap lelaki kepada Dita dan langsung membalikkan badannya untuk masuk ke dalam kamar nya"


ia baik lah terimakasih tuan Rey....


"ucap Dita menyebutkan nama dari tuan nya itu"


jadi kau sudah tau nama ku "tanya lelaki itu kepada Dita" bagus lah jadi aku tak perlu memperkenalkan diri lagi kan..?


"ucap tuan nya yang langsung pergi masuk ke dalam kamar"


Dita yang masih terduduk di sofa mencoba memijat kaki nya yang kram agar cepat normal kembali.


****

__ADS_1


sementara itu di rumah sakit Dimas mengajukan protes karena operasi ibu Dita di lakukan oleh Indra ia tak terima karena itu adalah persen nya.


apa ini aku akan mengadukan mu ke pemimpin rumah sakit jika kau masih mau melakukan operasi untuk ibu Dita


dia adalah pasien ku "ucap Dimas yang sangat marah kepada Indra"


apa kau tidak lelah dia telah menunjuk ku sebagai dokter nya sudah ada surat nya juga kan walaupun kau mengadukan nya tetap saja tidak akan ada yang berubah.


kau hanya akan mempersulit keadaan saja.


ibu nya Dita harus segera di operasi dewasa lah sedikit saja. jika kau sudah selesai berbicara kumohon keluar lah dari ruangan ku.


"jawab Indra yang masih sibuk melihat berkas-berkas yang ada meja nya"


masih dengan perasaan yang kesal Dimas pun keluar dari ruang kerja Indra.


ia masih tak habis pikir kenapa Indra sangat keras kepala tidak mau mengalah seperti itu.


melihat ke arah ponsel nya yang berdering


drrttt.......drtt..


ia pun mengambil ponsel nya dan langsung menerima panggilan itu.


halo...


terdengar suara seseorang dari ponsel nya tersebut.


ahhh.... maaf kan aku masih ada sedikit kendala aku akan melakukan nya secepat mungkin dalam Minggu ini juga .

__ADS_1


aku akan langsung mengabari ketika sudah selesai.


"ucap dokter Indra kepada sih penelpon sambil menyudahi panggilan"


hhhhhh.....


helaan napas panjang dokter Indra ketika memikirkan Dimas yang akan menghambat nya membuat nya sedikit frustrasi.


tok...tok...


terdengar sebuah ketukan pintu dari depan pintu ruangan dokter Indra.


permisi dok saya ingin memberikan berkas informasi pasien yang akan dokter operasi dalam seminggu ini.


"ucap perawat sambil memberikan sebuah map yang berisi informasi pasien"


baik lah terimakasih aku akan mengecek nya


"ucap dokter Indra sambil membuka amplop yang sudah berada di tangan nya itu"


dokter Indra pun membaca keseluruhan berkas-berkas informasi pasien yang akan menjalani operasi ia sedikit gelisah


ketika membuka lembar demi lembar kertas


setelah selesai memeriksa ia langsung menandatangi nya dengan cepat.


tampak senyuman yang menghiasi wajah dokter Indra.


setelah selesai ia pun keluar dari ruangan nya dan berjalan ke parkiran mobil.

__ADS_1


dan mengeluarkan hp nya untuk menelepon seseorang.


__ADS_2