Menikah Karna Hutang

Menikah Karna Hutang
10.


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


Tiba tiba di ruang tamu setellah kedatangan Aliza , suasana jadi hening tidak ada yang memulai obrolan di antara mereka baik tuan rumah maupun sang tamu


Sedangkan tatapan Alfian masih ter arah pada Aliza, tidak ada yang tau kenapa Alfian dari tadi terus menatap pada Aliza dengan muka datar nya , apakah Alfian jatuh cinta pada pandangan pertama pada Aliza,? mungkin iya mungkin tidak ,


Hanya author yang tau dengan babang Alfian


Sedangkan Aliza merasa sangat risih mendapat kan tatapan tajam dari Alfian


Tiba tiba Alfian mengeluar kan suara nya, Alfian memecah keheningan di ruang tamu itu


" Siapa nama mu? " tanya Alfian dengan tatapan yang tidak lepas dari wajah Aliza


" Aliza tuan " jawab Aliza masih menunduk


" Apakah kau benar benar siap menikah dengan ku?" tanya Alfian lagi


" Iya tuan " jawab Aliza lagi


" Bagus, Dam bawa masuk semua hadiah yang tadi kita bawa " Alfian menuleh pada sang asisten dan menyuruh nya mengambil hadiah yang mereka bawa


" Baik tuan " kata asisten Damian langsung beranjak dari duduk nya dan menuju keluar rumah dimana semua hadiah itu berada di mobil yang di kendarai pengawal , dimana tadi mobil itu mengikuti sang tuan dari belakang


Sesampai nya di luar asisten Damian langsung menyuruh anak buah nya untuk membantu diri nya membawa masuk hadiah hadiah yang ada di dalam mobil


Dan kedua pengawal tadi yang mengendarai mobil sang tuan pun membantu asisten Damian membawa masuk semua hadiah

__ADS_1


asisten Damian pun bersama ke dua pengawal membawa masuk hadiah yang mereka bawa


Sesampai nya di ruang tamu asisten Damian bertanya pada tuna rumah mau di taruh di mana semua hadiah itu


" Maaf tuan Benny mau di taruh di mana ini semua ? " tanya asisten Damian


Dan bu Erin pun ber inisiatif berdiri dan membawa asisten Damian ke ruang keluarga untuk menyimpan barang barang yang di bawa nya


" Mari tuan ikut saya " kata bu Erin dan berjalan menuju ruang keluarga yang memang bersebelahan dengan ruang tamu


Dan asisten Damian bersama ke dua pengawal tadi mengikuti bu Erin dari belakang


Sesampai nya di ruang keluarga bu Erin menyuruh menyimpan barang barang yang di bawa tamu nya di ruang keluarga


" Anda bisa menyimpan nya di sini tuan " kata bu Erin lagi, dan bu Erin berlalu kembali ke ruang tamu


Asisten Damian bersama ke dua pengawal tadi pun menyimpan semua yang di bawa nya di ruang keluarga ke diaman pak Benny


" Tuan Alfian sudah waktu nya makan malam, bagai mana kalau kita semua makan malam dulu , tadi Aliza sudah memasak banyak " kata bu Erin dengan hati hati


Mendengar perkataan calon ibu mertua nya bahwa Aliza sang calon istri memasak, Alfian reflek menatap pada Aliza, benarkah calon istri nya bisa memasak, bukan kah dia masih sangat muda ?, fikir Alfian , dan kemudian setelah sang asisten kembali duduk di samping nya dia menyetujui ajakan makan malam tadi


" Baik lah mari kita makan malam dulu, dan selesai makan malam , aku akan membahas soal pernikahan q dengan Aliza " kata Alfian


Bu Erin dan Aliza pergi ke ruang makan terlebih dahulu untuk menyiap kan semua nya


Dan pak Benny beranjak dari duduk nya dan mengajak sang calon menantu ke ruang makan


" mari tuan " kata pak benny mempersilah kan Alfian


Alfian dan asisten Damian pun beranjak dari duduk nya dan mengikuti pak Benny untuk pergi ke ruang makan ....

__ADS_1


Selamat membaca


Semuga suka dengan cerita nya


Jangaan lupa


Like


Komen


Dan jangan lupa


Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote


Dan ku tunggu bunga dan kopi nya


Dan jangan lupa


Tonton video nya


Terimakasih🙏🙏🙏


Salam sayang dari author😍😍😍😍😍😙😙😙😙


_


_


_


_

__ADS_1


__ADS_2