Menikah Karna Hutang

Menikah Karna Hutang
bab 18


__ADS_3

" astagfirullah kita berdosa banget gaes" ucap Sintia dan Kirana bersamaan.


" kalian lapar gk gaes, kita pesan makan nya aku lapar" ujar amell.


" ya udah aku aja yg pesan " ucap kirana,


"samain aja semua makanan nya kita gk pilih pilih" ujar Sintia.


setelah makan siang dan berbincang bincang diruang tamu Sintia dan kirana pamit pulang " mell kami pamit nya " ucap ke dua sahabatnya " iya hati hati jangan ngebut " ucap amell pada ke dua sahabatnya itu " da da amell kapan kapan kami datang lagi " ucap Sintia.


amell pun naik ke atas untuk mandi dan istirahat sebentar kegiatan semalam dan suaminya membuat dia capek kalau memikirkan ya, amell tertidur dengan pulas.


angga pulang dari kantor di antar vino " kamu bleh pulang vin saya mau istrahat sama istri gue " ucap angga.


" lo udah bucin ga sama istri lo, memang si istri lo cantik " ucap angga,

__ADS_1


"stop memmuji yg sudah menjadi milik saya, sana cari cewek " ucap angga.


" baiklah saya pergi" ucap vino pergi membawa mobil angga.


angga menyupir sendiri berangkat kerja karena dia baru pulang dari Spanyol dan tidak mau menggangu libur vino , vino jarang sekali libur cuma kemarin saja, kerja vino itu sangat banyak menjemput dan mengantarkan angga ke mana dia mau, menjadi sekretaris dan asisten angga juga.


angga masuk ke rumah dan meresa sepi sekali " istri ku mana ya " batin angga lalu naik ne atas dan masuk ke kamar mereka, angga melihat istri ya yg tertidur dan megelus pipinya amell terbangun " hmm mas sudah pulang sajak kapan " ucap amell.


"baru saja sayang, gak baik tidur sore sore gini kamu udah mandi sayank" ucap angga, " udah mas, pembantu yg mas bilang kok gak datang datang sih aku tunggu dari tadi " ucap amell.


" tapi mas aku lapar pesananin dong " ucap amell manja,


" kamu mau pesan apa biar mas pesanin " ucap angga lagi


"aku mau seafood tumpah mas" ucap amell

__ADS_1


"ya sudah kita pesan satu porsi saja ya " ucap angga.


"Besok kita aja yg belanja ya mas ke pasar " ucap amell, " kamu gk jijik ke pasar kan kotor sayank" ucap angga.


" enggak aku udah biasa ke pasar sama almarhumah mama, sama mama arnita jga jadi gk papa" ucap amell,


" istriku ini memang berbeda dengan wanita lain " ucap angga mencium kening amell.


" sana mandi mas , mas bau keringat " ucap amell padahal suaminya masih wangi. "ini uang untuk banyar penasanan tadi " ucap angga, " ya sudah sana siapin air mandi sendiri ya mas aku lagi mager" ucap amell.


"iya sayang " ucap angga dari kamar mandi


5 berlalu bel pun berbunyk " ting tong " itu pansti makanan nya " batin amell.


amell turun ke bawah dengan lif supaya cepat karna itu pasti mang ojol nya " mbak ini pesanannya totalnya 120 ribu " ucap mang ojol itu, " oh iya mang ini duit nya kembalian nya ambil saja amell menyerah kan uang merah dua lembar. " wah ini kebanyakan mbak" ucap mang ojol itu, "ambil saja mang gak papa " ucap amell lagi, " makasih mbak saya permisi " ucap mang ojol itu, amell hanya menganguk dan masuk ke dalam rumah mengambil piring dan cuci tangan ke meja makan lalu amell naik ke atas.

__ADS_1


__ADS_2