
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
Alfian terus mengikuti langkah pak benny , dari jauh Alfian melihat Aliza sedang menuang kan jus ke gelas yang ada di meja makan dan menata nya , dan tatapan Alfian tidak lepas dari Aliza yang sedang menyiap kan semua nya di meja makan
Sesampai nya di meja makan pak benny mempersilah kan Alfian dan sang asiaten untuk duduk
" Silah kan tuan " kata pak Benny mempersilah kan sang tamu duduk
" Hmm" jawab Alfian
Dan asisten Damian menarik kan kursi untuk sang tuan, begitu pun dengan asisten Damian menarik kursi di samping sang tuan
" Silah kan tuan Alfian " kata pak Benny mempersilahkan tamu nya untuk menyantap hidangan yang sudah di siap kan
" Hmm" singkat Alfian dan mulai mengambil hidangan yang ada di depan nya
" Ya ampun ne orang irit banget bicara nya datar , dingin lagi, nasib dapat calon suami dingin, kejam lagi " gerutu Aliza dalam hati
Dan mereka semua pun mulai menikmati santapan makan malam nya dengan sangat nikmat, karna memang masakan Aliza semua nya terasa enak , dan sangat cocok di lidah Alfian tuan kejam itu
Alfian mulai menyendok kan makanan yang ada di piring nya, dan menyuap kan ke mulut nya, Alfian mengunyah nya dengan pelan
" Enak, ternyata masakan gadis ini sangat enak " kata hati Alfian , dan melirik pada Aliza di depan nya sekilas, karna memang Aliza duduk di depan Alfian
Tujuh belas menit kemudian mereka menyelesai kan makan malam nya , Alfian , asisten Damian , dan pak Benny kembali keruang tamu setelah selesai makan malam
__ADS_1
Sedang kaan Aliza dan ibu nya dan juga bi Asih memberes kan meja makan
" Bu lebih baik ibu ber gabung dengan ayah di ruang tamu, ini semua biar Aliza dan bibik yang memberes kan " kata Aliza pada sang ibu
" Tidak apa apa sayang biar ibu membantu mu dan bik Asih " jawab bu Erin
" Tidak, biar Aliza saja, aku tidak mau ibu capek " kata Aliza sambil mendorong sang ibu agar keluar dari ruang makan
" Baik lah anak ibu yang bawel , ibu akan ber gabung dengan ayah mu, dan jangan lupa nanti bawa kan teh hangat dan cemilan untuk tamu kita " kata Bu Erin sambil berlalu dari ruang makan
" Siap nyonya " kata Aliza sambil mengangkat tangan nya hormat pada sang ibu
Bu Erin hanya geleng geleng kepala melihat tingkah sang anak , dan dirinya pun berlalu ke ruang tamu , sesampai nya di ruang tamu bu Erin langsung duduk di samping sang suami
Dan mereka pun membahas tentang pernikahan sang anak
Pak Benny dan bu Erin hanya menurut saja dengan keputusan Alfian yang ingin menikahi putri nya satu minggu lagi
Tetapi pemikiran nya salah , malahan Alfian akan menikahi putri nya satu minggu lagi, walau pun Alfian sudah mengata kan kalau mereka tidak perlu ikut menyiap kan persiapan pernikahan nya dan sang putri
Karna semua akan di siap kan oleh Alfian
Tetap saja itu terlalu cepat, tetapu mereka tidak bisa mengata kan keberatan nya, karna memang mereka tidak punya nyali menyampai kan pendapat nya
Karna mereka takut akan menyinggung tuan kejam nan dingin itu
Sedang kan di dapur Aliza sedang mencuci piring kotor di wastafel , sedang kan bik Asih membuat kan teh hangat untuk sang tamu majikan nya
Selesai dengan urusan dapur nya Aliza lang kembalu ke ruang tamu dan tak lupa membawakan sang tamu kue kering yang dua buat, dan tak lupa pula dengan teh hangat nya
__ADS_1
Sesampai nya di ruang tamu Aliza langsung menyajikan nya di depan sang tamy dan mempersilah kan sang tamu untuk mencicipi nya
" Silah kan tuan di cicipi kue nya " kata Aliza sambil duduk di samping sang ibu
Alfian hanya mengangguk kan kepala nya
Selamat membaca
Semuga suka dengan cerita nya
Jangan lupa
Like
Komen
Dan jaangan lupa
Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote Vote
Terimakasih🙏🙏🙏🙏
Salam sayang dari author 😍😍😍😘😘😗😗😗
_
_
_
__ADS_1
_
_