Menikahi 2 Gadis Kembar

Menikahi 2 Gadis Kembar
BAB 1


__ADS_3

" Lis.... Nis, ayo bangun nanti telat loh kuliahnya " teriak Mama Rita." iya ma......... lagi siap siap nih " ucap Nisa dan Lisa. Lisa dan Nisa turun dari kamar mereka dilantai 2 rumahnya menuju meja makan untuk sarapan bersama orang tua mereka.


" Lis... Nis, besok kalian libur kan..... " kata Papa Dion. " iya pa.... kenapa pa ? " jawab Nisa santai. " gimana kalau kita sekeluarga liburan di kota B, sekalian ke rumah nenek disana... gimana ma, Mama setuju kan ? " ucap Papa Dion. " kalau Mama sih.... setuju aja gimana sama anak anak, Lis... Nis gimana mau ikut gak. sekalian kita kualiti time pa " ucap Mama Rita. " kita setuju ma... pa kita liburan disana sekalian refreshing gitu, Kan disana udaranya masih bersih gak kayak kota banyak polusinya " ucap Lisa. " oke kalau semua setuju besok kita berangkat " ucap Papa Dion.

__ADS_1


sementara itu, di kota B " bun...... Bayu berangkat kerja dulu ya. hati hati dirumah " kata Bayu. " iya nak.... hati hati kerjanya, dan nanti kalau udah pulang bangun Bunda biar bukain pintu buat kamu " kata Bunda Mira. " gak usah bun... Bunda istirahat aja, aku udah bawa kunci cadangan nih. yaudah Bayu berangkat dulu bun... Assalamualaikum " kata Bayu. " Waalaikumsalam hati hati nak " kata Bunda Mira, dibalas anggukan oleh Bayu dan Bayu berangkat ke tempat dia bekerja. Bayu bekerja sebagai pekerja borongan ( pekerja lepas ) di sebuah pabrik pengolahan kayu di kota B.


Bayu sekarang bekerja di shift sore, yang mana Bayu masuk jam 3.30 sore Dan pulang jam 11.30 malam. Bayu adalah pemuda yang mandiri, pekerja keras, penyayang terutama pada keluarganya. Dan Bayu selalu ingin membahagiakan bundanya, dengan segala cara, karena semenjak ayahnya meninggal karena kecelakaan lalu lintas 5 tahun yang lalu sekarang Bayu yang menjadi tulang punggung keluarga. Bayu mempunyai keinginan memberangkatkan bundanya ke tanah suci, sehingga walaupun gajinya terbilang kecil, Bayu masih bisa mengisihkan uangnya untuk ditabung. Dan uang itu akan digunakan untuk biaya memberangkatkan bundanya ke tanah suci, tanpa sepengetahuan sang bunda.

__ADS_1


" Lis.... Nis, udah belum siap siapnya ditunggu Papa tu, loh Mana Lisa Nis.... " ucap Mama Rita. " iya kita udah selesai kok ma... ini nungguin Lisa lagi di kamar Mandi katanya kebelet pipis katanya, nah itu Lisa baru keluar dari kamar Mandi " ucap Nisa sambil menunjuk Lisa yang baru keluar kamar Mandi. " iya kenapa ma.... udah mau berangkat, apa gak sarapan dulu kita ma ? " kata Lisa. " kita langsung berangkat aja kata papa, nanti kita sarapan di rest area aja " kata Mama Rita.


Mereka berangkat mengunanakan mobil, karena jarak dari kota A dan kota B tidak terlalu jauh sekitar 5 jam Via Jalan Tol. Tapi sayangnya mereka terjebak macet yang cukup panjang setelah keluar rest area. yang seharusnya kota B ditempu dalam waktu 5 jam, tapi mereka tempuh dalam waktu 8 jam dan karena Pak Dion mengalami kelelahan serta kondisi jalan yang sangat licin, berkabut, berkelok kelok dan gelap. Pak Dion mengalami kecelakaan menambrak sebuah pohon besar kerana menghidari truk fuso yang sedikit ugal ugalan. dan untung saja ada Bayu yang lelat pas kejadian terjadi, dan segera menolong semua anggota keluarga Pak Dion serta menelpon ambulan agar Pak Dion berserta keluarganya dibawa ke rumah sakit untuk di obati.

__ADS_1


sekian dulu gaes..... kita lanjut nanti di BAB Berikutnya.


__ADS_2