
di rumah sakit keluarga Pak Dion dilarikan ke UGD (Unit Gawat Darurat), Pak Dion Dan Bu Rita mengalami cedera di bagian kepala dan banyak kehabisan darah untung saja darah mereka masih ada. Lisa dan Nisa mengalami cedera yang sama, namun darah di gudang darah di rumah sakit itu telah habis (golongan darah AB+ sama dengan alm. mertua Pak Dion). dokterpun memanggil keluarga pasien, dengan terpaksa Bayu mengaku sebagai keluarga atau kerabat pasien (keluarga Pak Dion).
" dengan keluarga pasien Pak Dion? " ucap Dokter.
" iya dok... ada apa dok, apa hal yang menghawatirkan dengan keluarga saya dok " ucap Bayu sedikit cemas.
" begini Pak Bayu keadaan Pak Dion Dan Bu Rita mulai stabil, tapi....... " ucap Dokter.
" tapi kenapa dok... yang jelas kalau ngomong? " ucap Bayu makin khawatir dengan keadaan keluarga Pak Dion.
__ADS_1
" begini pak, kita kehabisan stok darah AB+ di gudang darah rumah sakit ini. sedangkan kita memerlukan darah itu untuk Lisa dan Nisa, kami sudah mencari stok dari beberapa rumah sakit di sekitar sini dan hasilnya sama mereka juga kehabisan darah golongan darah tersebut. apakah anda atau kerabat lainnya ada yang bergolongan darah sama dengan Lisa dan Nisa " ucap Dokter tersebut panjang lebar kepada Bayu.
Bayu yang kebetulan memiliki golongan darah yang sama dengan Lisa dan Nisa, memberi tahu Dokter bahwa darahnya sama dengan Lisa dan Nisa. tanpa menunggu lama lagi Bayu di bawa Dokter untuk di tes terlebih dahulu apa golongan darahnya sama dan menuju syarat dan ketentuan dalam mendonorkan darah. hasil tesnya menyatakan sama dengan golongan darah Lisa dan Nisa, Dan memenuhi syarat dan ketentuan dalam mendonorkan darahnya.
" baik Pak Bayu kita akan mengambil darah bapak sekitar 4 kantong darah, untuk menyelamatkan Lisa dan Nisa, dari koma yang mereka alami saat ini. apa Pak Bayu siap melakukan ini, namun kita akan bilang ke bapak tentang konsekonsinya mungkin bapak akan lemas selama beberapa hari kebelakang " ucap Dokter ke Bayu.
" saya akan terima semua konsekonsinya, saya siap dok... untuk menyelamatkan nyawa Lisa dan Nisa " ucap Bayu dengan tegas.
setelah sampai dirumah Bayu langsung disambut oleh bundanya " Bayu kenapa kamu baru pulang sekarang gak seperti biasanya ".
__ADS_1
" maaf bun.... Bayu nginap di rumah Roni soalnya kemarin malam ban sepeda motor bocor, karena kemalaman untuk pulang jadi Bayu mutusin nginap di rumah Roni bun " ucap Bayu gugup.
" kamu gak menyembunyikan sesuatu kan dari bunda, dan kenapa kamu kelihatan pucat sekali " ucap Bunda Mira khawatir pada putranya itu.
" gak kok bun... kapan Bayu pernah bohong sama Bunda " ucap Bayu gugup.
" ya sudah Bunda percaya, sekarang kamu mandi sana terus makan itu sudah Bunda siapin makanan kesukaan kamu di dapur " ucap Bunda Mira dengan lemah lembut kepada Bayu.
" iya bun " ucap Bayu. " semoga Bunda gak marah kalau tau yang sebenarnya terjadi tadi malam " batin Bayu.
__ADS_1
sudah dulu ya gaes... kalau masih typo mohon dimaklumi baru belajar buat novel nih... hehehe