Menikahi 2 Gadis Kembar

Menikahi 2 Gadis Kembar
BAB 6


__ADS_3

keesokaan harinya Bayu dan Bunda Mira pergi untuk menjenguk Lisa dan Nisa di rumah sakit seperti janjinya ke tante Rita. setelah 10 menit berjalan dari rumahnya Bayu dan Bunda Mira sampai di rumah sakit, Bayu langsung mengajak Bunda Mira ke ruangan Lisa dan Nisa di rawat. betapa terkejutnya Bunda Mira, setelah tahu Mama dari Lisa dan Nisa adalah sahabatnya dulu waktu kuliah yaitu tante Rita.


" ini kamu Rit..... Rita sahabatku dulu waktu kuliah " ucap Bunda Mira dengan sangat terkejut.


" iya aku Rita, dan kamu pasti Mira Kan? " jawab tante Rita terkejut juga karena sudah hampir 24 tahun tidak bertemu dengan sahabatnya Mira.


mereka berdua berpelukan cukup lama (NB : tante Rita dan Bunda Mira bersahabat sangat lama dari SMP sampai Kuliah di tempat yang sama sehingga bagaikan saudara kandung) akhirnya berhenti setelah mendengar deheman dari Bayu.


' hmm.... aku yang ngajak malah dikacangin " ucap Bayu yang dikacangin oleh kedua wanita yang sedang melepaskan rindu itu.


" maafkan Bunda, Bunda gak bermaksud begitu. Bayu Kan anak kesayangan Bunda " ucap Bunda Mira.


" maafin tante juga ya Bay... maklum lama gak ketemu, hehehe...... " lanjut tante Rita.

__ADS_1


" ya tan.... ya bun.... Bayu gak marah kok, tadi Bayu cuman bercanda " ucap Bayu. " terus keadaan Lisa dan Nisa gimana tan... apa masih belum ada perkembangan tan? " lanjut Bayu.


" ya gitu Bay.... mereka berdua masih betah tiduran gitu, belum ada tanda tanda akan sadar. sedangkan dokter bilang bahwa dalam waktu seminggu ini Lisa dan Nisa belum ada tanda tanda akan sadar atau menunjukan perkembangan, maka secara terpaksa mereka akan mencabut semua alat Bantu yang tertempel ditubuh mereka. tante jadi bingung banget nih...... " ucap tante Rita panjang lebar kepada Bayu dan Bunda Mira.


" jadi yang kamu ceritakan itu keluarganya tante Rita yang kamu selamatkan waktu itu Bay.... " ucap Bunda Mira. " kalau aku tahu Rit.... aku akan langsung kesini menjenguk kamu dan keluarga, terus suami kamu sekarang dimana rit? " lanjut Bunda Mira.


" dia lagi di ruangan dokter yang merawat Lisa dan Nisa untuk minta perpanjangan waktu agar Lisa dan Nisa bisa dirawat sampai sembuh, terus mas Fandi mana Mir, kok gak ikut kesini? " ucap tante Rita (NB : Mas Fandi atau Pak Fandi Pratama adalah suami Bunda Mira dan ayahnya Bayu ).


" mas Fandi telah meninggal karena kecelakaan.... jadi sekarang yang menjadi tulang punggung keluarga adalah Bayu " jawab Bunda Mira sambil mengeluarkan air mata.


tiba tiba Pak Dion datang ke ruangan Lisa dan Nisa dengan raut wajah yang tidak bisa ditebak. " pah kenali ini sahabat Mama, Mira namanya dia ternyata bundanya Bayu pah " ucap tante Rita kepada suaminya.


" Dion " ucap Pak Dion menjabat tangan Bunda Mira.

__ADS_1


" Mira " jawab Bunda Mira sambil mengangkat kedua tangannya. Pak Dion pun mengerti, dan Pak Dion langsung duduk langsung di sofa sebelah tante Rita. " ma..... maafkan Papa, kalau saja Papa lebih hati hati lagi semuanya gak akan jadi seperti sekarang. anak kita gak akan koma seperti ini " ucap om Dion sedih.


" udahlah pa... ini semua musibah, kita harus terus berdo'a untuk kesembuhan Lisa dan Nisa " ucap tante Rita memberikan support kepada suaminya agar tidak menyalahkan dirinya sendiri. " ya udah Papa sekarang Sholat, ini sudah waktunya Sholat isya'. jangan lupa berdo'a untuk kesehatan Lisa dan Nisa " lanjut tante Rita kepada suaminya.


" oke ma... Mama disini aja sama Bu Mira jaga Lisa sama Nisa " ucap om Dion. " iya Bun... biar tante Rita ada temennya " lanjut Bayu pada bundanya.


Bayu dan om Dion pergi ke mushollah di rumah sakit tersebut, sedangkan Bunda Mira dan tante Rita Sholat di ruangan Lisa dan Nisa. om Dion yang sudah akrab dengan Bayu pun membuka pembicaraan sambil jalan ke mushollah yang berada di belakang rumah sakit tersebut.


" oh iya nama panjang kamu kalau gak salah, Bayu Pratama Putra alumni universitas A di kota B. yang menjadi lulusan kumulot jurusan menejeman dan ekonomi ya " ucap om Dion.


" iya om.... iya itu saya om, kok om bisa tahu? " ucap Bayu bingung.


" om tahu itu, karena om Salah satu doknatur di universitas kamu itu " ucap om Dion. " om janji akan membawa kamu ke kota A untuk menjadi bagian di perusahaan om " lanjut om Dion dalam hati.

__ADS_1


sorry ya gaes akhir akhir ini aku lagi sibuk banget gaes, di tambah lagi ada acara keluarga.


__ADS_2