MENIKAHI ANAK JIN

MENIKAHI ANAK JIN
BAB 26


__ADS_3

Arman pun sangat tertarik terhadap dua senjata yang dipegang oleh kedua Jin tersebut namun dia berpikir bagaimana cara mengambilnya???


jika dia ambil gada besar mungkin tidak sesuai dengan tubuhnya akan tetapi jika dia pilih keris bisa saja dia gunakan karena bentuknya tidak terlalu besar.


tinggal sekarang bagaimana cara mengambilnya dari jin yang sedang bertarung tersebut karena memang mereka bukan lawan untuk dirinya,arman pun termenung sebentar sambil bersembunyi di balik bebatuan besar.


tiba-tiba terdengar salah satu Jin pun berbicara dengan keras dan lantang.


"kita sudah bertarung kurang lebih satu bulan lamanya banyak pepohonan gunung bebatuan dan area sudah kita hancurkan bagaimana kalau sekarang Kita bertarung dengan menggunakan tangan kosong saja" begitu ucapnya


Jin yang kedua pun menjawab ucapan dan tantangan jin yang pertama.


"aku akan menyanggupi permintaanmu" sambil melemparkan keris ke arah bebatuan tempat Arman sembunyi lalu Jin yang pertama pun melemparkan gada besinya ke arah gunung di belakang bukit sebalah Arman.


Mereka pun melanjutkan pertarungan mereka kembali setelah membuang senjata masing-masing.


walaupun tanpa senjata tenaga dan kekuatan batin Mereka pun sangat luar biasa cahaya-cahaya dan kilatan kilatan besar keluar dari tangan dan tubuh mereka saling sambar satu sama lain Arman yang melihat keris yang dilemparkan oleh salah satu jin pun berniat untuk mengambilnya.


Arman mengendap ngendap di balik bebatuan mengambil kesempatan ketika kedua jin itu sedang bertarung dia merayap kadang jongkok untuk mendekati keris yang tadi dilempar oleh salah satu jin.


akhirnya Arman pun bisa mengambil keris itu lalu kembali merangkak dan merayap di balik bebatuan untuk menjauh dari kedua Jin tersebut.


setelah dirasa cukup jauh Arman pun ingin mencoba kekuatan dari keris yang baru saja diacuri dari jin yang sedang bertarung.


Arman mengarahkan keris itu ke batu besar yang ada jauh di hadapannya.

__ADS_1


lalu keluarlah cahaya biru yang menghantam batu itu dengan hancur tentu saja membuat arman takjub dan yakin bahwa keris itu bisa mengalahkan BARDAWA Jin penunggu pagar gaib yang ada di depan istana raja jin.


dengan semangat ARMAN pun kembali ke tempat di mana tadi dia bertarung dengan BARDAWA lalu dia teriak-teriak memanggil bardawa si jin penunggu pagar gaib tadi.


"hai BARDAWA keluar kau ini aku kembali untuk menantangmu jangan kau sembunyi"


kata Arman dengan lantang.


akhirnya BARDAWA pun kembali muncul sambil tertawa terbahak-bahak melihat Arman yang kembali akan menentang dirinya


"Hhaahhaajah hahhahaahah 😂😂😂😂


ada apa kau manusia apakah mau aku kalahkan kedua kalinya atau mau membuat lelucon di hadapanku??? tanya bardawa kayaknya geli melihat tingkah laku Arman yang memanggil-manggil dirinya


lalu Arman pun menjawab dengan yakin karena dia sudah memegang keris yang sakti tadi.keris


"jangan kau sombong BARDAWA kali ini kau akan mudah aku kalahkan, lebih baik kau menyerah daripada tubuhmu aku bikin abu dan aku hancurkan hhhhahahaa hahahhahah 🤣🤣🤣"ejek Arman


tentu saja mendengar ejekan dari Arman tersebut BARDAWA kembali naik pitam dan marah matanya kembali menyala kuku-kukunya keluar dan memanjang sepertinya ingin mencabik-cabik tubuh aman.


"kurang ajar dasar manusia kurang tata krama akan kubunuh kau sekarang tidak akan kulepaskan lagi kemanapun kau lari akan ku kejar sampai darahmu TERCECER habis dari tubuhmu"begitulah ancaman bardawa sambil langsung maju menyerang Arman


Arman tersenyum saja melihat tingkah laku bardawa😁, ketika bardawa ingin melakukan serangan tiba-tiba Arman mengeluarkan keris dari belakang bajunya dan mengarahkannya kepada bardawa membuat bardawa kaget setengah mati melihat keris yang dipegang oleh Arman


"maju kau bardawa apa kau sanggup melawan keris yang aku pegang ini??" kata Arman

__ADS_1


bardawa pun menggigil dan wajahnya tiba-tiba pucat matanya yang tadi menyala sekarang seperti padam kuku nya yang tadi keluar pun kembali memendek dari tubuhnya dia pun bersujud di hadapan Arman lalu berkata.


"wahai manusia maafkan aku yang tidak sopan padamu aku takut dengan keris itu dari mana kau bisa memilikinya tentu saja pasti kamu bukan orang biasa apapun yang kau minta akan kuberi jangan sampai kau bunuh aku dengan keris itu"kata bardawa


"ya sudah sekarang aku maafkan kau wahai bardawa akan tetapi kamu yang harus membawa aku menujukan jalan yang aman untuk menuju istana dan bukalah pagar-pagar gaib itu agar aku mudah memasuki"kata Arman lagi


bardawa pun membuka pagar gaib khusus untuk Arman supaya bisa mendekat ke dalam istana kerajaan Jin yang memang dipasang pagar gaib oleh dirinya ketika diperintahkan oleh sang raja


"silakan wahai Tuan Pahar Ghaibnya sudah aku buka khusus untuk dirimu sekarang Tuan bisa masuk ke dalam istana raja tapi ingat jangan sebut namaku aku takut dipenggal oleh sang raja jika ketahuan aku yang membukanya "kata bardawa lantas pergi meninggalkan Arman


Arman pun masuk ke dalam istana kerajaan tersebut dan kembali dihalangi oleh kedua pengawal istana di gerbang kerajaan.


"mau ke mana kau manusia ini bukan tempatmu silakan kembali ke alammu jangan membuat keributan di istana kami atau kami kami usir dengan secara paksa"kata ketua penjaga tadi


"maaf wahai para pengawal istana saya datang kemari bukan untuk mencari keributan saya datang ke sini untuk menjemput anak dan istri saya" jawab Arman tegas


"apa anak dan istrimu ?????hahaha 🤣 🤣 🤣 sepertinya kamu salah tempat kisanak ini adalah kerajaan jin sedangkan kau adalah manusia tidak mungkin anak dan istrimu ada di sini!!!" kata kedua pengawal lagi


"aku mau menjemput istriku yang bernama nyimas ayu Putri Ningsih dan anakku juga apa kalian mengenalnya??" tanya Arman kembali


mendengar nama ratu mereka disebut tentu saja kedua pengawal kaget,mereka saling tatap satu sama yang lain, karena kaget bukan main apa benar manusia yang ada di hadapannya ini suami dari nyimas ayu putriningsih yang memang mereka tahu bahwa nyimas ayu Putri Ningsih kembali dengan membawa seorang anak.


"apa yang menunjukkan kamu adalah benar-benar suami ratu kami wahai manusia memang beberapa hari lalu ratu kami kembali dari alam manusia dengan membawa seorang anak"jawab kedua pengawalan


"hanya istriku dan anakku yang bisa membuktikannya, saya minta tolong kepada kalian untuk dipertemukan nanti bisa kalian tanyakan sendiri kepada nyimas ayu Putri Ningsih selaku istriku." arman kembali meminta dengan baik-baik kepada dua pengawal tadi

__ADS_1


"tidak semudah itu wahai manusia ini kerajaan Jin yang sangat ketat dan sangat sakral dimasuki oleh jin biasa pun tidak bisa apalagi dimasuki oleh kamu yang hanya manusia biasa kamu harus terlebih dahulu ada janji dengan sang raja jikalau ingin memasuki kerajaan ini" jawab kedua pengawal dengan tegas


"lalu bagaimana aku bisa membuat janji dengan rajamu aku datang ke sini aja baru kali ini dan itu pun bukan untuk ketemu dengan raja tapi untuk ketemu dengan anak dan istriku??" jawab Arman semakin kesal😠


__ADS_2