
Pukul 7:30am
"aaakkkkhhhhh"
dor...dor...dor....
"Bangun kalian semuaaaaa, kita kesiangan" jeritan keras terdengar ditelinga seakan ingin membangunkan seluruh komplek kontrakan tersebut, suara ini datang dari seorang gadis muda kita Audy.
"Aduh... neng apaan sii, itu mulut ga bisa disaring apa?" balas Alin saat pintu kamar terbuka, menunjukkan muka bantal dan rambut berantakan.
"Apa nya yg apaan, liat noh jam dinding, udah 7:30 pagi nona nona" balas Audy tak kalah kencang. "Mana si Anabel? kok ga nongol juga ??" lanjutnya kelumpungan mencari Ica.
clack...
Pintu depan terbuka menampilkan Ica dengan kantong belanja di kedua tangannya,
"Ya, ampun sayang.. anak ibu dari mana? kenapa ke Pasar ga ngajak si?" tanya Alin pada Ica seraya membantu membawa belanjaan Ica ke Dapur.
"Tadinya mau ajak kalian cuma pas aku cek, kalian lagi pada tersesat di dunia mimpi, ya udah aku jalan sendiri lagian deket kok" jawab Ica pada 2 sahabatnya.
"lhaa..terus tau dari mana pasar neng, kan kita disini kamu dah berkeliaran aja" (Audy)
"heheee... hari gini, tanya mbah gugel map dong... ya, udah.. ayoo kita masak dulu abis ini kita mencar lakuin tugas masing". ujar Ica kemudian yg direspon anggukan oleh kedua sahabat Ica.
Mereka mulai sibuk di Dapur dengan peranan masing masing ada yg mengurusi bagian sayuran, bagian daging dan juga salah satu menyiapkan bumbu, hal seperti ini adalah hal yg sudah sangat sering mereka lakukan sejak mereka kecil, jadi pembagian tugas seperti ini tak perlu mereka bicarakan lagi. Sibuk berkutat pada peralatan dapur kurang dari 1 jam 3 hidangan tersedia di meja dapur, setelahnya mereka kembali ke kamar masing masing untuk menyegarkan diri dan bersiap, sebelum hendak sarapan dan memulai aktifitas mereka.
usai menyantap sarapan.
di halaman depan.
"Lin, dhy.. kita jalan sekarang ya ! pastiin saling kasi kabar,!"
"siipp.. nyonya, ayo kita let's go"
Ketiga burung pipit pun berpercar dengan kendaraan masing masing, menyusuri jalanan untuk melakukan tugas sendiri, untuk mempersingkat waktu mereka mengunjungi tempat yg disarankan mbah gugel pada mereka, meski dari desa namun, dengan era sekarang tidak ada lagi pemudi desa yg gaptek, semua kenal teknologi bahkan nenek nenek di desa meraka punya akun pace buk.
__ADS_1
*pukul 2:15pm
grup what toon 3 pipit.
'P'
' oit '
'ya, bu ibu gimana'
'makan siang dulu yukk guys, lapar'
'ayo,lah'
'tadi aku liat ada tempat makan depan lapangan, dekat komplek sana ya'
'ngumpul sebelah mana?'
'depan gapura aja yuk'
'OTW*'
Dilapangan dekat komplek, sebut saja lapangan Tiga Warna.
"goolll" teriakan penuh semangat pria muda yg sedang memaikan bola dengan beberapa teman temannya.
"Udah, guys. Kita istirahat bentar ya, capek nih kalah mulu" sambut seorang pria yg terlihat lebih muda dari pria sebelumnya, kemudian ia duduk di pinggir lapangan disusul oleh teman-teman yg lain, mereka berselonjor kaki bersama sambil meregangkan otot yg kelelahan.
"Aldhy, Dion, Frans. Kita balik dulu ya, udah mau sore ni, bentar lagi jam 3 kita mesti balik dulu" ucap salah seorang teman pria yg sedang bersandar pada temannya yg lain.
"Seriusan kalian mau balik, ga gabung makan siang dulu sama kita" jawab pria tampan yg mungkin ber-usia sekitar 23 tahun, dia pria muda yg tinggi dengan wajah yg tampan kulit tan, hidung yg indah, mata coklat, rambut sedikit ikal serta tinggi badan sekitar 185cm.
"Ya, kak kita ada acara ntar jam 5 jadi mesti balik buat siap-siap, kalo gitu kita cabut dulu ya" balas pria itu sambil melakukan toss bergiliran sesama mereka, hingga mereka pun bubar, menyisakan 3 pria lainnya yg masih setia duduk disana.
"Abis ini kita makan aja dulu kak, gimana?" tanya pria yg lebih muda mungkin usianya sekitar 20 tahunan yg tak kalah tampan dari pria pertama.
__ADS_1
"ya, kak aku setuju sama Dion, ini udah mau jam 3 kita kelewatan buat makan siang. ayoo kak, tapi kakak yg traktir ya.. hehe.." ucap pria yg duduk paling kanan menimpali ucapan sang pria yg disebut Dion.
"OK.. fine.. kita makan dulu, gimana kalo di seberang jalan itu saja?" jawab pria yg lebih dewasa yg mereka panggil kakak.
"OK.. ayoo cabut kak buruan" sambut Dion pada nya.
Tiba-tiba saja Dion menendang bola nya dari tengah lapangan, sialnya lagi bola itu melesat sampai ke pinggir lapangan dimana area parkir berada.
Sedangkan di pinggir lapangan, di area parkir...
"Dimana si ni bocah 2 ga nongol juga, lama amat" omel Ica seorang diri disana, tiba-tiba..
bugh...
"Aaakkkkhhhhh... ****," Ica terjungkir dari atas kursi taman yg sedang ia duduki, kemudian dia bangkit mengambil tersangka yg membuat dia berteriak sehingga menarik perhatian orang yg lewat, kemudian sambil memeluk si kulit bundar yg nampak tak berdosa setelah mencium kepala Ica, dia berbalik untuk berteriak. "Siapa yg nyium aku pake bolaaaaaa" teriak Ica, yg seketika membuat tersangka bersembunyi dibalik punggung temannya.
"Waduh, kak mati aku. kena orang kak gimana ni, selamatkan adikmu ini kak" mohon Dion pada sang kakak yg tak lain adalah pria yg diketahui bernama Frans.
"Dion, sebagai warga yg baik, berani berbuat harus berani bertanggung jawab" disini bukan sang kakak yg menjawab, melainkan pria satunya lagi yg 1 tahun lebih tua dari Dion, pria muda itu bernama Aldhy.
"Yup.. kakak setuju sama Aldhy" jawaban itu di iyakan oleh Frans sang kakak, seketika membuat wajah Dion cemberut, memajukan bibirnya hingga bisa menjadi tempat menggantung paper bag.😗
"yahh.. kak jangan gitu dong satu kali aja, Dion mohon, ya ya.. kakak ku yg terbaik, jangan dengarkan sepupu kita yg menyesatkan persaudaraan kita kak" ucap Dion lancar dari mulutnya, yg langsung mendapat tabokan mesra dari sang sepupu Aldhy. "aduuhh.. apaan si main tabok aja" keluh nya.
"abis tu mulut, menyesatkan dari mana coba, perkataan ku itu bener kali"
"udah, udah.. OK kakak tolongin kamu ambil bolanya kesana OK, puas?” ucapan Frans membuat sang adik seketika tersenyum senang, karena selamat dari omelan orang yg menjadi korbannya.
"kakak ku yg terbaik 👍 lanjutkan... hehe" ucap Dion sambil nyengir lucu pada sang kakak.
Kemudian Frans pun melangkah ke depan untuk menemui korban Dion yg tak lain adalah Ica, guna memintakan maaf untuk sang adik.
"eekkheemm... nona maaf, itu tadi ulah adik saya"........
OK.. guys, hari ini anemone up segini dulu ya. mohon dukungannya ya manteman🙏.
__ADS_1
salama sayang dari anemone dan maaf ya guys anemone cuma bisa up 2-3x dalam seminggu karena anemone harus bekerja juga.. thanks❤️
09-juni-2021