
🌹🌹🌹
Jika aku merasa kesepian yang bisa ku lakukan adalah menatap wajah mu melalui foto dirimu.Wahai kekasih ku janganlah engkau tinggalkan aku karena aku sudah tidak bisa hidup tanpamu.
🌹🌹🌹
Vivian Dinata.
Setelah membawa Emeraldy ke kantor polisi,kini Daniel bersiap pulang kembali ke rumah ahkong nya. Daniel pun mengendarai mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata.
Di Kediaman Hartono Chen.
"Ahkong terimakasih sudah menjebloskan Emeraldy ke penjara..dia layak mendapatkan hukuman atas perbuatannya.."ucap Vivian.
"Sudah selayaknya dia di kasih hukuman.."jawab tuan besar Hartono.
"Pa..."setelah papa menjebloskan Emer ke penjara,aku yakin keluarga Emer tentunya tidak terima dengan perlakuan kita..."ucap Robert.
"Kalau mereka tidak terima ya itu urusan mereka..."tapi kamu tak perlu risau..."biar papa yang tanganin keluarga nya Emeraldy..."jawab tuan Hartono.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup singkat, kini Daniel telah sampai di kediaman tuan besar Hartono. Daniel pun segera turun dari mobil dan berjalan menuju pintu utama kediaman keluarga Hartono. Dan kini Daniel telah sampai di kamar pribadinya dan Daniel segera masuk ke dalam.
"Niel..."terimakasih sudah berhasil menangkap pelaku pemfitnah aku.."ucap Vivian.
"Ya sama-sama.."kalau gitu aku temuin ahkong dulu di ruang kerjanya.."jawab Daniel.
"Aku ikut ya..."ucap Vivian.
Daniel dan Vivian pun berjalan menuju ruang kerja tuan besar Hartono.
"Ahkong..."aku sudah urus Emeraldy dan dia sudah aku masukkan ke dalam penjara..."ucap Daniel.
"Kerja yang baik.."sudah selayaknya Emer di hukum atas perbuatannya..."jawab tuan Hartono.
"Lalu bagaiamana dengan keluarga Emer.."jika mereka tau, kalau Emeraldy di jebloskan ke penjara..."ucap Vivian.
"Urusan keluarga Emeraldy serahkan ke ahkong..."biar ahkong yang urus..."jawab tuan Hartono.
Sementara Itu Di Kediaman Wijayanto Law.
"Tuan besar Wijaya saya mau melapor kepada tuan besar..."ucap Dicky.
"Apa yang mau kamu laporkan...?tanya tuan besar Wijayanto.
"Tuan besar Wijaya.."tuan muda Emeraldy kini di tahan di dalam penjara..."jawab Dicky.
"Apaaaa..."di penjara...?kenapa bisa begitu..."kamu jelaskan padaku..."ucap tuan Wijayanto.
"Ya.."tuan muda Emer di tuduh telah memfitnah seseorang..."jawab Dicky.
"Lalu siapa yang sudah berani memenjarakan cucu ku...?tanya tuan besar Wijayanto.
"Yang aku dengar, tuan Emer berada di penjara atas laporan tuan Hartono Chen.."jawab Dicky.
"Kenapa mereka bisa memenjarakan cucu ku..."?tanya tuan Wijayanto lagi.
"Yang saya dengar mereka memenjarakan tuan muda Emer, dikarenakan tuan muda Emer memfitnah nona Vivian..."jawab Dicky.
"Kamu antarkan aku ke penjara sekarang juga.."dan urusan kantor biar papa nya Emer yg urus dan kamu sebagai asisten pribadi Emer , selalu urus kebutuhan Emer selama di dalam penjara..."ucap tuan Wijayanto.
"Baik tuan..."jawab Dicky.
Saat tuan besar Wijayanto hendak pergi ke penjara, papa nya Emerlady menghampiri sang ayah di parkiran mobil.
"Papa mau ke mana...?tanya Benni Law..papa dari Emeraldy.
__ADS_1
"Aku ingin ke kantor polisi.."anak kesayangan mu bikin ulah..."ucap tuan Wijayanto.
"Ulah apa yang Emer lakukan pa..?tanya Benni.
"Sudah.."kamu jangan banyak tanya ..."lebih baik kamu ikut papa ke kantor polisi...jawab tuan Wijayanto.
Kini tuan Wijayanto dan papa Emeraldy sudah berada di kantor polisi. Sesudah bertemu dengan Emeraldy, kini tuan Wijayanto segera pergi menuju kediaman tuan besar Hartono Chen. Saat di dalam mobil tuan Wijayanto berbicara dengan Benni papa nya Emeraldy.
"Anak mu sudah bikin malu keluarga saja.."aku sudah melarang Emer menjalin cinta dengan Vivian.."seorang artis yang sangat sombong dan angkuh.."ucap tuan Wijayanto.
"Papa..."Vivian itu tidak sombong tapi papa saja yang sudah salah menilai Vivian.."lagian Emer itu cinta mati dengan Vivian.."jawab Benni.
"Cinta mati katamu...?kamu tidak tau kalau Vivian sudah mempunyai suami..."cucu konglomerat Hartono Chen..."apa kamu tidak tau...?tanya tuan Wijayanto.
"Ya aku tau pa..."jawab Benni.
"Aku akan berbicara dengan Hartono Chen.."dan membujuk dia..."agar dia bisa membebaskan Emer.."ucap tuan Wijayanto.
Kini mobil yang membawa tuan Wijayanto telah sampai di kediaman tuan besar Hartono Chen. Tuan Wijayanto segera turun dari mobil dan segera masuk ke pintu utama kediaman tuan Hartono. Saat mereka mau masuk ke dalam, langkah mereka terhenti.
"Selamat siang tuan..."sapa security guard yang ada di gerbang utama keluarga tuan Hartono.
"Ya selamat siang..."jawab tuan Wijayanto.
"Maaf tuan mau ketemu siapa..?tanya security guard lagi.
"Saya ingin ketemu Hartono Chen..."jawab tuan Wijayanto.
"Apa tuan sudah ada janji...?tanya security guard kembali.
"Tidak ada janji..."jawab tuan Wijayanto.
"Baiklah kalau begitu saya akan antarkan tuan ke dalam..."ucap security guard.
Wijayanto pun di antar ke dalam dan di ikuti Benni papa Emeraldy. Sesampainya di dalam Daniel menyapa mereka.
"Mereka adalah tamu tuan besar Hartono Chen..."tuan muda Daniel..."jawab security guard.
"Ohhh.."Mari saya antar ke ruang kerja ahkong ku...dan kamu silahkan kembali ke pos mu.."ucap Daniel.
"Baik tuan..."jawab security guard.
Daniel pun mengantar tuan Wijayanto ke ruang kerja tuan besar Hartono.
"Silahkan masuk tuan..."ucap Daniel.
"Terimakasih..."jawab tuan Wijayanto.
Tuan Wijayanto pun masuk ke dalam dan Daniel pun ikut masuk. Saat tuan Wijayanto masuk, tuan Hartono pun menyambut kedatangan tuan Wijayanto.
"Wijaya...."ada apa kamu ke sini...?tanya tuan Hartono.
"Aku ke sini menemui kamu.."dan aku ingin kamu bebaskan cucu ku Hartono..."jawab tuan Wijayanto.
"Apa membebaskan cucu mu...?enak saja kau meminta ku membebaskan cucu mu..." cucu mu sudah bikin masalah dengan ku..."apa kau tidak tau itu...?tanya tuan Hartono.
"Aku tau apa yang sudah cucu ku lakukan terhadap cucu menantu mu..."jawab tuan Wijayanto.
"Kalau kau sudah tau..."biarkan cucu mu menanggung akibatnya..."ucap tuan besar Hartono.
"Hartono..."aku ingin kau segera bebaskan cucu ku.."aku tak ingin membuang waktu ku..."jawab tuan Wijayanto.
"Jangan harap aku bebaskan cucumu.."ucap tuan Hartono.
"Kau....."sungguh keterlaluan Hartono..."jawab tuan Wijayanto.
__ADS_1
Saat sedang berdebat dengan tuan besar Hartono, Benni papa Emeraldy memisahkan tuan Wijayanto dan membwa tuan Wijayanto pulang ke rumah setelah berpamitan dengan tuan besar Hartono.
Di Dalam Mobil.
"Menyebalkan sekali si Hartono Chen..."tunggu saja pembalasanku..."ucap tuan Wijayanto.
"Pa..."sudahlah...jangan ngomel-ngomel lagi..."jawab Benni.
"Ini semua karena ulah anak mu..."dan kau tak becus urus Emeraldy..."ucap tuan Wijayanto.
Saat ini mobil yang membawa tuan Wijayanto telah sampai di kediaman tuan Wijayanto Law. Tuan Wijayanto langsung pergi ke dalam rumahnya dengan amarah yang menyeramkan.
Di Kediaman Hartono Chen.
"Ahkong apa sebaiknya kita bebaskan Emeraldy..."aku sudah memaafkan dia ahkong..."aku takut jika ahkong nya Emer melakukan pembalasan kepada kita..."ucap Daniel.
"Kamu tidak perlu takut..."biarkan Emer mendekam di penjara selama beberapa hari..."ahkong tidak hukum dia dalam waktu yang cukup lama..."jawab tuan Hartono.
"Ooh.."aku pikir ahkong akan hukum Emer dalam waktu yang cukup lama..."ucap Daniel.
"Anak bodoh..."ahkong hanya kasih dia pelajaran saja..."semoga suatu saat nanti dia tidak melakukan kesalahan dia kembali..."jawab tuan Hartono.
Malam Harinya.
Seluruh anggota keluarga Hartono Chen telah berkumpul di ruang makan. Dan mereka semua pun bersiap makan malam bersama-sama. Setelah menikmati makan malam bersama, semua anggota keluarga Hartono Chen berkumpul di ruang keluarga.
"Niel..."kakak dengar pelaku yang memfitnah Vivian telah tertangkap.."?tanya Billy.
"Ya..."sudah mendekam di dalam penjara.."jawab Daniel.
"Lalu siapa pelakunya..."?tanya Billy.
"Pelakunya adalah Emeraldy Kusuma Law.."jawab Daniel.
"Siapa Emeraldy...?dan kenapa dia tega memfitnah Vivian..?tanya Billy lagi.
"Dia adalah mantan kekasih Vivian..."dia sakit hati karena Vivian lebih memilih menikah dengan diriku..."jawab Daniel.
"Benar-benar keterlaluan dia..."ucap Billy.
"Siska...."kapan kau menikah...?ahkong tak melihat kamu membawa kekasih mu ke sini...?tanya tuan Hartono.
"Ahkong.."aku dan Jimmy masih lama menikah..."lagian kita LDR dan jarang ketemu..."jawab Siska.
"Lalu mau sampai kapan kalian pacaran...?adik mu saja dan kakak mu sudah menikah.."ucap tuan Hartono.
"Nanti aku tanyakan ke Jimmy kapan dia melamar aku..."dan aku akan minta Jimmy pulang ke Seoul dan aku akan suruh dia datang ke rumah ahkong..."jawab Siska.
"Jika kau tidak menikah juga.."ahkong akan jodohkan kamu dengan laki-laki lain..."ucap tuan Hartono lagi.
"Ya ahkong iya..."jawab Siska.
Oke Mak Thor Sudahin Dulu Cerita Daniel Dan Vivian
Kapan Saja Mak Thor Sambung Lagi
Sekarang
Silahkan
Like
Gif Nya
"TERIMAKASIH "
__ADS_1
🙏🙏👩👩👧👧
"BERSAMBUNG "