
🌹🌹🌹
Di dalam hatiku sudah terukir namamu dan hanya namamu yang selalu aku simpan dalam hatiku..tidak ada nama pria lain selain nama dirimu seorang duhai pujaan hatiku.
🌹🌹🌹
Vivian Dinata.
Setelah selesai berbincang-bincang, kini tiba saatnya bagi Daniel dan Vivian pulang ke mansion mereka. Sebelum pulang Daniel dan Vivian pamit terlebih dahulu ke ahkong dan ahma serta ke semua keluarga yang hadir di sana.
"Ahkong..."aku dan Vivian pamit pulang ya..."ucap Daniel.
"Kalian mau pulang...?apa kalian tidak menginap di sini saja..?tanya tuan Hartono.
"Ya ahkong..."kita ingin pulang saja.."lain kali kita akan menginap di sini kok..."jawab Daniel.
"Ya sudah..."hati hati di jalan..."ucap tuan Hartono.
"Baik ahkong..."dan untuk semuanya.."aku dan Vivian pamit pulang..."ucap Daniel.
"Hati hati di jalan nak.."ucap Robert.
"Bye Daniel adikku.."ucap Siska.
Daniel dan Vivian pun pamit pulang setelah berpamitan ke semua anggota keluarga Hartono Chen. Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya Daniel dan Vivan telah sampai di mansion mereka.
Ke Esokan Harinya.
Setelah sarapan bersama, kini tiba saatnya bagi Daniel pergi ke kantor dan Vivian masih libur kerja.
"kamu masih libur Vi...?tanya Daniel.
"Ya aku masih libur..."jawab Vivian.
"Lama juga kamu libur Vi.."ucap Daniel.
"Aku selama ini tidak pernah ambil cuti Niel, aku ambil cuti saat kita menikah..."jawab Vivian.
"Ohhh.."pantas saja kamu milih libur lama.."ucap Daniel.
"Ya Niel.."oya nanti aku antarkan bekal makan siang ya buat mu.."jawab Vivian.
"Tak perlu Vi.."aku tak mau repotkan kamu..."ucap Daniel.
"Tidak apa apa Niel..."itu sudah jadi tugasku..."jawab Vivian.
" Ya sudah..."dan aku kerja dulu ya..."ucap Daniel.
"Ya Niel..."hati hati di jalan..."jawab Vivian.
Daniel pun segera berangkat ke kantor, dan Vivian memulai aktivitas nya sebagai ibu rumah tangga.
Di Kediaman Hartono Chen.
Setelah sarapan pagi, Martha pergi ke ruang kerja ahkong nya. Sesampainya di ruang kerja ahkong nya, Martha tidak lupa mengetuk pintu.
"Tok...tok...tok...tok.."
"Masuklah..."ucap tuan Hartono dari dalam.
Martha pun segera masuk dan dia tidak lupa menutup pintunya kembali. Kini Martha telah berada di dalam ruang kerja ahkong nya.
"Pagi ahkong..."sapa Martha.
"Ya pagi..."ada apa kau kemari..?tanya tuan Hartono.
". Ahkong aku mau minta uang.."jawab Martha.
"Apaaaa uanggg....?ucap tuan Hartono.
"Ya ahkong..."aku butuh uang satu juta.."buat daftar kurus.."jawab Martha.
"Kan kamu sudah kerja, pasti kamu ada uang sendiri, dan kenapa masih minta sama ahkong.."kamu bisa minta uang sama kedua orang tua mu..."ucap tuan Hartono.
"Ahkong..."uang aku ya untuk keperluan aku.."kalau aku minta sama mama dan papa.."pasti tidak akan di kasih..."jawab Martha.
"Lalu kau mau kursus apa...?dan bagaimana dengan pekerjan mu...?tanya tuan Hartono.
"Aku masih kerja kok ahkong..."aku mau kurus masak.."biar aku bisa buka restoran sendiri, karena aku ingin sekali buka restoran ahkong..."jawab Martha.
"Emang kamu tidak bisa masak sama sekali..?tanya tuan Hartono.
"Bisa tapi dikit-dikit..."hehe..."jawab Martha.
"Kau ke sini ada mau nya..."dan dugaan ahkong selalu benar..."ucap tuan Hartono.
"Ah ahkong bisa saja.."jawab Martha.
"Baik lah ahkong kasih kamu cek satu juta buat kamu.. "ucap tuan Hartono.
"Makasih banyak akhkong..."jawab Martha.
"Ya sama-sama.."oya orang tuamu, kapan pulang ke Seoul...?tanya tuan Hartono.
"Tidak tau ahkong..."kemarin aku ajak pulang ke sini, tapi papa sibuk dan tidak bisa pulang dan titip salam buat ahkong.."jawab Martha.
"Apa orang tuamu itu tidak kangen ahkong..?tanya tuan Hartono.
"Papa dan mama pasti kangen ahkong dan ahma.."nanti aku telpon mama dan papa biar mereka pulang ke Seoul ucap Martha.
"Ahkong sangat rindu dengan kedua orang tuamu, tetapi orang tua mu tidak pernah pulang ke Seoul, terakhir pulang saat perayaan natal.."ucap tuan Hartono.
"Ya kan ahkong bisa video call sama papa dan mama.."jawab Martha.
"Ahkong tidak tauh cara video call..."ucap tuan Hartono.
"Ya ampunn ahkong sungguh kuno banget tidak tauh cara video call an..."jawab Martha.
"Ahkong bukan kamu anak muda yang paham dunia teknologi..."ucap tuan Hartono.
__ADS_1
"Hehehe iya ya ahkong..."jawab Martha.
"Apa kau pulang ke sini lama..?tanya tuan Hartono.
"Lusa aku sudah pulang lagi kok ahkong.."jawab Martha.
"Lalu kapan kau menikah...?tanya tuan Hartono kembali.
"Masih lama ahkong..."jawab Martha.
"Apa kau tidak punya kekasih..?tanya tuan Hartono.
"Belum ada ahkong..."aku masih ingin sendiri..."jawab Martha.
"Ahh yang benar...kau kan cantik dan pasti banyak pria yang akan mendekati mu.."ucap tuan Hartono.
"Ahkong benar.."tapi aku belum ingin menikah.."biarkan Daniel cucu kesayangan ahkong saja yang sudah menikah dan aku nanti saja.."jawab Martha.
"Apa kau mau ahkong carikan laki-laki yang pantas untukmu..?tanya tuan Hartono.
"Tidak perlu ahkong.."aku masih bisa mencari sendiri dan aku tidak suka di jodohin dan aku bukan Daniel yang mudah di jodohin..."jawab Martha.
"Kau yakin sama ucapan mu itu...?tanya tuan
Hartono.
"Ya ahkong..."jawab Martha.
"Baiklah ahkong tunggu kamu membawa pasangan mu ke sini ke rumah ahkong..."ucap tuan Hartono.
"Siap ahkong..."jawab Martha.
Siang Harinya.
Seperti biasanya siang ini Vivian akan mengantarkan bekal makan siang untuk Daniel di kantor Daniel, setelah semuanya siap, tiba saatnya bagi Vivian bersiap pergi ke kantor Daniel. Setelah memesan taxi online Viavan pun menunggu taxi online pesanan dia tiba di mansion.Tanpa menungu lama, akhirnya taxi online pesanan Vivian pun tiba. Setelah menempuh perjalanan singkat akhirnya Vivian telah tiba di kantornya Daniel.
Vivian pun segera masuk ke gedung kantor Daniel, dan Vivian berjalan menuju ruangan sang suami di lantai 25. Setelah berjalan selama 5 menit,akhirnya Vivian telah sampai di ruang kerja Daniel, dan tidak lupa Vivian mengetuk pintu.
"Tok....tok...tok..."
"Silahkan masuk..."jawab Daniel dari dalam.
Vivian pun segera masuk dan tidak lupa dia menutup pintu kembali.
"Hai Niel..."sapa Vivian
"Vivian...?ada apa kamu kemari.. ?tanya Daniel.
"Aku kemari ingin mengantarkan bekal makan siang untukmu.."jawab Vivian.
"Ohhh..."kamu malah repot-repot ke sini..."ucap Daniel.
"Tidak apa apa Niel.."ini sudah menjadi tugas ku.."jawab Vivian.
"Ya sudah.."apa kamu sudah makan..?tanya Daniel.
"Belum..."jawab Vivian.
Daniel dan Vivian pun menikmati makan siang bersama di ruang kerja Daniel, setelah menikmati makan siang kini tiba saatnya Vivian pulang ke rumah.
"Niel..."aku pulang dulu yah..."ucap Vivian.
"Oke..."oya nanti James antar kamu pulang ya.."jawab Daniel.
"Gak perlu Niel..."aku bisa pulang sendiri..."ucap Vivian.
"Ya sudah kalau itu maunya kamu..."jawab Daniel.
Vivian pun segera pulang ke rumah, dan Daniel kembali bekerja. Saat Daniel bekerja, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu ruang kerjanya.
"Tok...tok...tok..."
"Masuk saja.."jawab Daniel dari dalam.
Dan ternyata James yang mengetuk pintu ruang kerja Daniel.
"James.. "ada apa kau ke ruang kerja ku...?tanya Daniel.
"Kapan elo main billiard lagi..."?ucap James.
"Besok sore kita main dan aku akan ajak kak Riko main bareng kita.."jawab Daniel.
"Apa Riko pulang...?tanya James.
"Iyaa dia baru berapa hari pulang ke Seoul..."jawab Daniel.
"Sudah lama gue kaga ketemu kak Riko.. "ucap James.
"Ya maka nya gue ajak kak Riko tanding billiard di tempat gue biasanya main.."jawab Daniel.
"Iyaa iya..."Oya berapa lama kak Riko berada di Seoul...?tanya James.
"Gue kaga tau..."jawab Daniel.
"Pulang kerja kita fitness yuk..."gue sudah lama nih gak fitnes..."ucap James.
"Tumbenan elo ajak gue fitness..."kalo gue ajak..."elo kaga pernah mau..."jawab Daniel.
"Hehehe kali ini gue mau fitness..."ucap James.
"Oke nanti kita ke tempat fitness.."jawab Daniel.
Sore Harinya.
Sepulangnya dari kantor, James dan Daniel pergi ke tempat fitness. Karena James sudah lama tidak fitness, dia pun mengajak Daniel pergi fitness bersama-sama. Setelah fitness Daniel dan James pun pulang ke rumah masing-masing, sedangkan Daniel mampir ke minimarket, karena dia hendak membeli sesuatu.
Malam Harinya.
Setelah menikmati makan malam bersama Daniel dan Vivian pun berbincang-bincang di ruang tamu sambil menonton televisi.
__ADS_1
"Kamu masih libur Vi...?tanya Daniel.
"Masih kok Niel..."lusa aku baru masuk lagi..."jawab Vivian.
"Bagaimana kalau kamu pindah kerja saja Vi..."daripada kamu bolak-balik Seoul Bejing..."ucap Daniel.
"Aku pikir pikir dulu Niel..."lagian tidak masalah kalau aku harus bolak-balik kerja.. "jawab Vivian.
"Kan kalau di sini, kamu kerjanya tidak jauh..."oya sudah berapa lama kamu jadi seorang artis ternama...?tanya Daniel.
"Sudah satu tahun Niel..."sejak kecil aku sudah suka dunia modelling..."jawab Vivian.
"Ohh..."lumayan lama juga..."ucap Daniel.
"Ya..."Niel sudah malam ayo tidur, aku sudah ngantuk..."jawab Vivian.
"Baiklah...ucap Daniel
Daniel dan Vivian pun pergi ke kamar mereka. Sebelum tidur Daniel mengajak Vivian berhubungan intim. Daniel pun meminta Vivian melepaskan semua pakaian tidurnya dan Daniel pun melepaskan semua pakaian nya, dan kini mereka berdua sudah tidak memakai pakaian mereka.
Daniel pun memulai mencium bibir Vivian dan Vivian membalas ciuman Daniel. Dan mereka melakukan ciuman panas mereka.
Setelah itu Daniel mulai meraba-raba bukit kembar milik Vivian dan Daniel meremas bukit kembar Vivian dengan lembut, setelah itu Daniel memainkan bukit kembar Vivid dengan mulutnya, Vivian pun mulai terangsang dengan apa yang telah Daniel perbuat.
Setelah itu tangan Daniel turun ke ****** milik Vivian dan Daniel memainkan bagian intim Vivian dengan menggunakan jarinya. Setelah puas, Daniel pun berusaha memasukan adik kecilnya ke dalam goa milik Vivian, dan setelah semuanya masuk dan dengan sekali hentakan, akhirnya adik kecil Daniel telah berhasil masuk ke dalam goa milik Vivian dan Vivian pun merasakan sakit yang luar biasa di dalam bagian intimnya.
Saat itu keluarlah darah dari goa milik Vivian dan kini Vivian sudah tidak perawan lagi. Setelah puas Daniel pun melepaskan adik kecilnya dan dia menyuruh Vivian memainkan adik kecilnya dan Vivian pun memainkannya dan Vivian memasukan adik kecil milik Daniel ke dalam mulutnya dan Daniel berteriak kenikmatan.
Daniel dan Vivian terus berhubungan intim sampai jam 2 dini hari dan mereka berdua pun tertidur pulas.
Pagi Harinya.
Setelah melakukan ritual mandi, Daniel pun segera memakai pakaian yang telah Vivian siapkan, dan kini tiba saatnya Daniel bersiap sarapan pagi bersama sang istri. Dengan menggunakan lift pribadi nya, Daniel telah sampai di ruang makan.
Kini Daniel pun siap sarapan pagi bersama sang istri. Setelah sarapan selesai, kini tiba saatnya buat Daniel pergi ke kantor.
"Vi..."aku berangkat dulu ya..."ucap Daniel.
"Ya Niel..."hati hati di jalan..."jawab Vivian.
"Oya Vi..."aku pulang agak terlambat, karena aku mau main biliard bersama Kak Riko, James dan pacarnya kak Siska..."ucap Daniel.
"Apa kamu pulangnya malam Niel...?tanya Vivian.
"Aku belum tau Vi..."jawab Daniel.
"Ya sudah Niel..."kamu pergi lah nanti kamu telat ke kantornya.."ucap Vivian.
"Baiklah..."aku pergi dulu ya Vi..."jawab Daniel.
Daniel pun pergi ke kantor, sedangkan Vivian seperti biasanya dia beres beres rumah. Saat Vivian hendak mencuci piring bekas dia dan sang suami sarapan.."Tiba-tiba Vivian merasakan nyeri di area intimnya.
Iya teringat kalau dirinya telah melakukan hubungan suami istri, sehingga iya merasakan nyeri yang luar biasa di area sensitifnya.
"Aduhhh nyeri banget..."aku baru sadar kalau aku sudah tidak perawan lagi..."ucap Vivian dalam hatinya. Setelah nyeri nya hilang, Vivian pun melanjutkan pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga.
Sore Harinya.
Setelah pulang dari kantor, Daniel dan James pergi ke tempat bola billiard dan di sana sudah ada Riko dan Jimmy pacarnya Siska.
"Kak Riko apa kabar...?tanya James.
"Kabar baik James..."sudah lama kita tidak berjumpa..."jawab Riko.
"Ya kak..."sudah lama sekali..."oya itu siapa kak...?tunjuk James ke Jimmy pacarnya Siska.
"Itu Jimmy pacarnya kak Siska..."jawab Daniel.
"Ohhh..."hai kenalkan gue James..."rekan kerja Daniel..."ucap James memperkenalkan dirinya.
"Hai juga..."aku Jimmy.."jawab Jimmy.
"James itu asisten pribadi gue kak..."ucap Daniel.
"Diem dehh..."pakai di bilang segala..."jawab James.
"Wkwkkwkwk..."Daniel tertawa puas.
"Niel Elo kaga honey moon...?tanya Riko.
"Nanti lah kak..."aku masih banyak kerjaan..."oya semalem sih aku sudah buat Vivian tidak perawan lagi hehehehe.. "jawab Daniel.
"Hahahaha.."sudah kaga perjaka lagi dong elo Niel..."ledek James.
"Iya lah dudul..."kalo sudah berhubungan intim pasti sudah kaga perawan dan perjaka lagi..."ucap Daniel.
"Terus rasanya gimana bro...."wkwkwk ledek James lagi.
"Manis asam asin ramai rasanya hahahah..."jawab Daniel.
"Elo kira permen..."ayolah kita tanding...."ucap James.
"Ayooo..."jawab Daniel.
Oke Mak Thor Sudahi Cerita Daniel Dan Vivian.
Kapan Saja Mak Thor Sambung Lagi
Sekarang
Silahkan
Like....
Gift Nya
"TERIMAKASIH "
🙏🙏🙏👧👧👧👧👩👩
__ADS_1
"BERSAMBUNG "