
🌹🌹🌹
Tak bisa ku bayangkan bilang hidup ku tanpamu duhai kekasih pujaan hati..Bila kau tak di samping ku dunia seketika runtuh..
🌹🌹🌹
Daniel Hartono.
Setelah bertemu dengan ahkong nya Siska, Jimmy pun pamit pulang.Sebelum pulang Siska masih ingin berbicara dengan Jimmy di sebuah kafe yang tidak jauh dari kediaman tuan besar Hartono. Siska pun meminta Jimmy untuk pergi ke kafe dengan menggunakan motor milik dirinya. Setelah berjalan selama 15 menit, akhirnya Jimmy dan Siska telah sampai di kafe tempat Sika biasa nongkrong bersama teman-teman nya.
Mereka berdua pun masuk ke dalam dan langsung mencari tempat duduk yang kosong. Saat mereka hendak berbicara tiba-tiba waiters mendatangi mereka.
"Selamat siang..."tuan dan nona..."mau pesan apa..?tanya waiters di kafe tersebut.
"Aku mau pesan minuman saja..."aku pesan espresso late..."jawab Jimmy.
"Baiklah..."kalau nona sendiri mau pesan apa..?tanya waiters lagi.
"Aku pesan jus mangga saja..."jawab Siska.
"Baiklah tuan dan nona..."di mohon untuk menungu sebentar..."ucap waiters tersebut.
"Ya..."jawab Siska.
"Kamu mau berbicara apa...?tanya Jimmy.
"Kamu yakin mau melamar aku setelah kamu menyelesaikan kuliah mu..?ucap Siska.
"Ya aku sangat yakin...tetapi untuk menikahi mu aku belum ke pikiran ke arah sana, karena aku ingin bekerja terlebih dahulu..."jawab Jimmy.
"Aku tau.."apa kamu menerima saja tawaran ahkong ku, yang meminta kamu bekerja di perusahaan nya...?tanya Siska.
"Untuk itu aku pikir pikir dulu Sis...aku tidak enak kalo menerima tawaran ahkong mu..karena aku bukan cucunya, sedangkan kamu yang menjadi cucunya bukan aku, tetapi kenapa kamu tidak bekerja di perusahaan ahkong mu sendiri...?tanya Jimmy.
"Aku ingin mandiri Jim..."meski aku dari keluarga kaya raya, tapi aku tak ingin menggunakan kekayaan ahkong ku...jawab Siska.
Saat mereka berbincang-bincang, minuman mereka pun tiba..
"Tuan dan nona ini pesanan kalian..."ucap waiters di kafe tersebut.
"Terimakasih ya..."jawab Siska.
Jimmy dan Siska pun melanjutkan pembicaraan mereka.
"Kalau begitu,aku lebih baik cari pekerjaan sendiri sama kayak mu..."ucap Jimmy.
"Apa kamu akan cari pekerjaan di sini..?tanya Siska.
"Tentu saja..."jawab Jimmy.
"Semoga saja ada pekerjaan yang cocok untukmu Jim..."ucap Siska.
"Ya.."oya kamu tidak pulang ke tempat kerja mu lagi...?tanya Jimmy.
"Aku sengaja pulang cepat..."jawab Siska.
"Ya sudah ayo kita pulang.."aku capek banget..."ucap Jimmy.
"Kamu mau tinggal di mana Jim...?tanya Siska.
"Aku akan tinggal di apartemen ku selama aku berada di Seoul..."jawab Jimmy.
"Kalau gitu aku antar kamu ke apartemen mu..."ucap Siska.
"Tidak perlu, biar nanti aku naik taxi online saja..."jawab Jimmy.
"Kalau gitu aku tunggu saja, sampai taxi mu datang..."ucap Siska.
"Tidak usah, sebentar lagi taxi nya datang...jawab Jimmy.
"Kalau begitu,aku pulang duluan ya Jim..."ucap Siska.
"Ya dan hati-hati di jalan..."jawab Jimmy.
Akhirnya Siska pun pulang ke rumah nya dengan mengendari motornya, sedangkan Jimmy pulang ke apartemen nya dengan mengunakan taxi online. Kini Siska pun telah sampai di kediaman Hartono Chen.
Di Kedamaian Hartono Chen.
"Kamu darimana Siska...?tanya Shinta mama Daniel dan Siska.
"Aku habis dari kafe dengan Jimmy ma.."jawab Siska.
"Besok malam adik mu akan pulang..karena ahkong ingin perkenalkan Jimmy dengan anggota keluarga kita.."ucap nyonya Shinta.
"Ya ma...'besok malam aku akan suruh Jimmy datang ke rumah kita, kalau begitu aku ke kamar dulu ma..."jawab Siska.
"Silahkan.."ucap nyonya Shinta.
Malam Harinya Di Mansion Daniel .
Setelah menikmati makan malam bersama Daniel dan Vivian pun duduk santai di ruang tamu.
"Oya Niel..."sepupu mu Riko selama ini tinggal di mana..."?tanya Vivian.
"Dia selama ini tinggal di luar negeri bersama kedua orang tuanya.."jawab Daniel.
"Emang luar negeri nya di mana...?tanya Vivian kembali.
"Di Jerman..."jawab Daniel.
__ADS_1
"Ohh...oya besok malam kita pulang ke rumah ahkong, atau kita sekalian nginep di sana saja...?tanya Vivian.
"Lain kali saja Vi..."kata mama.."Riko selama di Seoul dia gunakan kamar kita..."ucap Daniel.
"Baiklah..."jawab Vivian.
Ke Esokan Harinya.
Setelah menikmati sarapan pagi bersama-sama, Siska pun bersiap berangkat kerja.
"Siska.."jangan lupa kau undang Jimmy untuk makan malam bersama-sama dengan kita..."ucap tuan Hartono.
"Ya ahkong..."jawab Siska.
"Har..."semalam cucu dalam mu telpon aku...?ucap Nyonya Hartono.
"Siapa...?tanya balik tuan Hartono.
"Martha..."mau siapa lagi..."jawab nyonya besar Hartono.
"Kenapa dia telpon kamu...?tanya tuan Hartono.
"Dia kangen sama kita..."dan siang ini dia pulang ke Seoul..."jawab nyonya Hartono.
"Tumben itu anak bisa kangen kita..."pasti ada mau nya.."ucap tuan Hartono.
"Kau ini..."apa kau tak kangen cucu mu yang lain...?tanya nyonya Hartono.
"Tentu saja aku kangen..."tapi untuk Martha..."dia kangen kita itu ada maunya.."kan dia memang gitu.."pulang ke sini jika ada maunya.."dan sikap dia sama persis dengan Daniel, sangat arogan.."jawab tuan Hartono.
"Kau jangan berbicara seperti itu Har..."biar bagaimana pun dia cucumu..."ucap nyonya besar Hartono.
"Bela saja terus cucumu itu..."jawab tuan besar Hartono.
"Aku tidak bela Martha..."ucap nyonya besar Hartono.
"Mama papa..."sudah jangan berdebat lagi..."ucap Robert.
"Ya nih ahkong dan ahma kayak anak kecil saja..."jawab Siska.
"Sudah..."kamu pergi saja kerja Siska..."ucap Shinta.
"Ya ma..."semuanya aku pamit kerja..."ucap Siska.
"Hati hati di jalan kak..."sahut Riko.
Siska pun berangkat kerja. Dan yang lain pun memulai aktivitas seperti biasanya.
"Riko..."kapan kau ke Indonesia..?tanya tuan Hartono.
"Hari Rabu ahkong.."jawab Riko.
"Hari minggu aku pulang lagi ke Seoul..."jawab Riko.
"Baiklah..."jangan lupa kau bawa oleh-oleh khas di sana.."ucap tuan Hartono.
"Baik ahkong..."jawab Riko.
Siang Harinya.
Siang ini Vivian akan mengantarkan bekal makan siang buat Daniel, Setelah memesan taxi online, Vivian pun bersiap pergi ke kantornya Daniel. Kini Vivian pun telah sampai di kantornya Daniel. Dan Vivian pun segera berjalan menuju ruang kerja sang suami, sesampainya disana Vivian pun tidak lupa mengetuk pintu.
"Vivi kamu kenapa ke sini...?tanya Daniel.
"Aku antarkan bekal makan siang buat kamu Niel...."jawab Vivian.
"Makasih bekal nya ya Vi..."lain kali jangan bawa bekal lagi, aku kan bisa makan di luar dan ini malah merepotkan kamu..."ucap Daniel.
"Tidak apa apa kok Niel..."oya nanti mau jam berapa pulang ke rumah ahkong....?tanya Vivian.
"Kita ke sana sehabis aku pulang dari kantor dan jam 6 sore kita ke sana karena jam 5 sore aku baru pulang..."jawab Daniel.
"Baiklah..."kalau begitu aku pulang dulu ya Niel.."ucap Vivian.
"Kamu pulang naik apa...?tanya Daniel.
"Aku bisa pesan taxi online kok Niel.."jawab Vivian.
"Lebih baik James antar kamu pulang saja..."biar aku panggil James...."ucap Daniel.
"Tidak perlu Niel.. "biar aku pesan taxi online saja...jawab Vivian.
"Ya sudah kalau itu mau mu..."ucap Daniel.
"Aku pulang dulu ya Niel..."jawab Vivian.
"Ya dan hati hati di jalan..."ucap Daniel.
Malam Harinya.
Malam ini tuan Hartono Chen akan menjamu Jimmy Lie makan malam bersama-sama sekaligus mengenalkan Jimmy kekasih Siska ke semua anggota keluarga Hartono Chen. Setelah semuanya berkumpul, tibalah saatnya bagi semua anggota keluarga Hartoyo Chen menyantap makan bersama, semua makanan telah di hidangkan oleh koki di hotel bintang lima milik keluarga Hartono Chen.
Sesudah santap malam bersama, seluruh anggota keluarga Hartono berkumpul di ruang keluarga.
"Semuanya..."aku sangat senang kita bisa kumpul bersama-sama..."dan pada kesempatan kali ini,aku akan perkenalkan kalian semua kekasih Siska.."dan Jimmy.. "silahkan kamu perkenalkan dirimu, kepada semua yang hadir di sini..."ucap tuan Hartono.
"Baik ahkong...."Dan semuanya selamat malam..."perkenalkan aku Jimmy Lie..."dan aku kekasihnya Siska..."dan salam kenal buat semuanya.."ucap Jimmy.
"Salam kenal ya kak..."aku Daniel...adiknya kak Siska dan di sebelah saya istri saya bernama Vivian..."ucap Daniel.
__ADS_1
"Ya salam kenal Daniel...Apaaa itu bukankah Vivian Dinata seorang artis serta model ternama dari Bejing...?tanya Jimmy.
"Ya kak..."aku Vivian artis yang kakak maksud hehe..."jawab Vivian.
"Ternyata semuanya sudah tau siapa Vivian...?tanya tuan Hartono.
"Ahkong terlalu kuno..."seluruh dunia pasti tau dan kenal dengan Vivian,kan Vivian seorang artis papan atas dan modeling top ternama di kota Bejing..."jawab Martha.
"Hahaha ahkong tidak pernah menonton televisi Martha..."ucap tuan Hartono.
"Makanya ahkong, sering sering nonton televisi...."dan kak Jimmy perkenalkan aku Martha sepupu Daniel dan cucu dalam nya ahkong Hartono..."ucap Martha.
"Dan aku Riko Chen..."sepupu Daniel,kak Sika dan Martha...."serta cucu luar nya ahkong Hartono..."ucap Riko.
"Ya salam kenal buat kalian semua..."jawab Jimmy.
"Dan Jimmy..."yang memakai baju biru itu adalah papa nya Siska..."Robert calon papa mertua mu..."dan di sebelahnya adalah mama Sika..."Shinta..."calon mama mertua mu.. dan di sebelah ahkong..."tentunya istri ahkong..."ahma Siska dan Daniel..."ucap tuan Hartono.
"Ya ahkong..."jawab Jimmy.
"Masih ada satu keluarga lagi yang belum ada di sini, yaitu Billy..."kakak tertua Siska dan Daniel..."dan tentunya masih ada sepupu sepupu Daniel yang lain nya, dan mereka tidak tinggal di Seoul..."ucap tuan Hartono.
"Kita semuanya adalah keluarga besar Jimmy.."ucap nyonya besar Hartono.
"Ya ahma...."jawab Jimmy.
"Sudah lama kamu menjalin hubungan dengan Siska...?tanya Shinta.
"Ya bibi..."sudah lama..."jawab Jimmy.
"Lalu kapan kau menikahi anak ku...? tanya Robert.
"Aku baru bisa melamar Siska, setelah aku menyelesaikan kuliah ku paman..."dan untuk menikah belum aku pikirkan paman, karena aku ingin bekerja setelah aku menyelesaikan kuliah ku..."jawab Jimmy.
"Lalu kapan kau menyelesaikan kuliah mu..?tanya Robert.
"Sebentar lagi paman..."jawab Jimmy.
"Kalian berbeda usia kah..?tanya Shinta.
"Ya bibi..."usia ku 30 tahun..."jawab Jimmy.
"Tua kamu kak di banding Jimmy..."hahahaha..."ledek Martha.
"Kau menyebalkan Martha..."teriak Siska.
"Hahaha emang kakak sudah tua..."dan belum menikah juga..."sedangkan Daniel saja sudah menikah..."bukan begitu Niel...?ucap Martha.
"Kau ini kalau bicara tidak di pikirkan lagi Martha..."jawab Daniel.
"Sepupu yang sangat menyebalkan kau Martha..."ucap Siska.
"Sudah sudah..."kalian jangan berantem seperti anak kecil..."ucap tuan besar Hartono.
"Itu Martha yang duluan ahkong..."jawab Siska.
"Sama saja..."ucap tuan Hartono.
"Jimmy..."kau tak perlu heran dengan sikap Daniel, Siska dan Martha..."karena sikap mereka seperti anak kecil, kalau bertemu akan berantem..."ucap nyonya besar Hartono.
"Hehehe ya ahma..."jawab Jimmy.
"Dan aku cucu paling kalem di antara mereka bertiga..."ucap Riko.
"Hahaha kau asal bicara saja kak Riko..."jawab Martha.
"Apa yang kaka ucap itu benar Martha..jawab Riko.
"Ishhhh.. "ucap Martha.
"Kak Riko..."besok ikut aku tanding billiard..."apa kau mau kak..?tanya Daniel.
"Tentu saja Niel..."kakak sudah lama tidak main bola billiard..."jawab Riko.
"Oke..."dan kak Jimmy kamu ikutan saja besok..."kita main billiard di tempat favorit ku..."ucap Daniel.
"Ya Niel..."terimakasih atas tawarannya.."jawab Jimmy.
"Kak Riko kau berapa lama berada di sini....?tanya Martha.
"Kau kepo Martha..."jawab Riko.
"Dasar menyebalkan..."ucap Martha.
Oke Mak Thor Sudahi Cerita Daniel Dan Vivian.
Sekarang
Silahkan
Like
Gif Nya
"TERIMAKASIH "
🙏🙏👧👧👩👩
"BERSAMBUNG "
__ADS_1