Menikahi Seorang Crazy Rich

Menikahi Seorang Crazy Rich
Membebaskan Emeraldy


__ADS_3

🌹🌹🌹


Aku selalu mengucapkan syukur ku kepada Tuhan, karena aku akhirnya bisa hidup bahagia bersama dirimu. Wahai pujaan hatiku marilah kita menua bersama-sama, sampai maut memisahkan kita berdua.


🌹🌹🌹


Daniel Hartono.


Setelah bertanding billiard, Daniel cs memutuskan pulang ke rumah masing-masing, karena hari sudah malam.Sebelum pulang Daniel cs mampir ke restoran karena mereka terlihat sangat kelaparan.


 "Sebelum kita pulang, kita makan dulu di restoran gimana...?tanya Daniel.


  "Baiklah, kebetulan aku sudah sangat lapar.."jawab James.


   "Gimana kalau kita makan ramyeon..?tanya Daniel.


   "Oke, ayo kesana..."jawab James lagi.


Setelah menaiki mobil masing-masing, Daniel cs segera pergi ke restoran ramyeon yang ada di kota Seoul. Setelah menempuh perjalanan singkat, akhirnya mobil Daniel cs telah sampai di restoran ramyeon. Mereka pun segera masuk dan langsung memesan ramyeon. Setelah menikmati makan malam Daniel cs pun pulang ke rumah masing-masing. Mobil Daniel, kini telah tiba di Mansion nya. Daniel pun segera masuk ke dalam Mansion nya. Saat masuk ke dalam rupanya Vivian telah menunggu kepulangan Daniel.


   "Vivian..."kamu belum tidur...?tanya Daniel.


"Belum Niel.."aku menunggu kamu pulang.."jawab Vivian.


    "Ya sudah, ayo kita masuk dan aku mau mandi..."ucap Daniel.


    "Apa kamu mau mandi pakai air hangat Niel..?tanya Vivian.


  "Tidak perlu Vi..."jawab Daniel.


Kini Daniel dan Vivian telah sampai di kamar mereka, dan Daniel pun bergegas ke kamar mandi, dan memulai ritual mandi nya. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Daniel pun bersiap tidur, karena dia terlihat sangat kelelahan habis bertanding billiarad.


 Pagi Hari Nya.


Daniel dan Vivian bersiap sarapan pagi bersama-sama. Saat memulai sarapan, Vivian memulai obrolan dengan sang suami.


   "Niel..."ada yang ingin aku sampaikan ke kamu..."ucap Vivian.


   "Apa itu...?tanya Daniel.


"Aku ingin membebaskan Emeraldy dari penjara..."jawab Vivian.


   "Apa kamu yakin Vi, ingin membebaskan Emer...?tanya Daniel.


   "Iya Niel.."aku tidak ingin dia berlama-lama di dalam penjara, lebih baik aku bebaskan dia, kasihan ahkong nya Emer, pasti beliau rindu cucunya.."jawab Vivian.


    "Kalau itu kemauan mu, aku akan berbicara dengan ahkong, karena ahkong lah yang memasukkan Emer ke dalam penjara, aku akan meminta ahkong membebaskan Emer dan mencabut laporannya..ucap Daniel.


    "Terimakasih ya Niel..jawab Vivian.


"Iya sama-sama Vi..."oya kalau gitu aku ke kantor dulu dan sepulang dari kerja, aku akan mampir ke rumah ahkong, apa kamu mau ikut ke rumah ahkong...?tanya Daniel.


   "Ya aku akan ikut..."jawab Vivian.


"Oke aku pergi dulu ya Vi, nanti sore aku akan jumput kamu..."ucap Daniel.


   "Iya Niel...hati hati di jalan.."jawab Vivian.

__ADS_1


Daniel pun segera berangkat kerja dengan mengendari mobil sport nya. Dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih dari satu jam,akhirnya mobil Daniel telah sampai di kantornya.


Sore Harinya.


  Sesuai dengan janji Daniel pagi tadi, Daniel pun mengunjungi rumah ahkong nya bersama Vivian. Kini Daniel dan Vivian telah sampai di kediaman tuan besar Hartono Chen. Daniel dan Vivian segera masuk ke dalam rumah tuan besar Hartono. saat mereka masuk ke dalam,mereka berjumpa dengan Martha sepupunya Daniel. tidak lupa Martha menyapa Daniel dan Vivian.


     "Daniel dan Vivian..."tumben kalian ke sini...?tanya Martha.


    "Iyeee ini kan rumah ahkong gue jadi gue bebas lah main ke sini..."jawab Daniel.


    "Iyaaaa gue tau ini rumah ahkong, terus ada gerangan apa kamu ke sini...?tanya Martha.


    "Elo kepo ya ..."wkwkwk..."jawab Daniel sambil meledek.


    "Dasar sepupu usil elu..."ucap Martha.


"Hahahaha..."oya aku dan Vivian ke sini, ingin bertemu dengan ahkong..."apa ahkong ada..?tanya Daniel.


   "Ahkong sedang pergi main golf.."jawab Martha.


    "Ohhhh..."terus yang lain kemana...?tanya Daniel.


   "Banyak tanya kamu Niel..."ahma sedang bikin sup dumpling bersama bibi, mama mu.."dan paman Robert ya main golf bersama ahkong..."jawab Martha.


    "Ahhh aku kangen sup dumpling buatan ahma.."ucap Daniel.


    "Kalo kangen elu ke dapur sana..."oya Vivian aku lupa tanya kabar mu..."gimana kabar mu Vi...?"tanya Martha.


    "Kabar baik kak..."aku kira kakak sudah pulang ke rumah kakak.."jawab Vivian.


    "Lusa aku baru pulang lagi ke Amsterdam Belanda.."jawab Martha.


"Ya kan aku udah masuk kerja lagi, aku libur kerja.."jawab Martha.


   "Kakak kerja..?tanya Vivian.


"Iya aku sudah kerja..."ya sudah kalian sana masuk dan temuin ahma di dapur..."jawab Martha.


Daniel dan Vivian pun berjalan menuju dapur dan mereka berjumpa ahma dan mama nya Daniel.


    "Ahma dan mama..."apa kabar..."?sapa Daniel.


     "Daniel...."kamu ke sini nak..?mama dan ahma kabarnya baik sayang..."jawab Shinta.


    "Hehehe iya ma...aku ingin bertemu ahkong.."jawab Daniel.


   "ahkong dan papa mu sedang bermain golf dan mungkin sebentar lagi mereka akan pulang..."ucap Shinta.


    "Ya ma..."oya ahma sedang buat sup dumpling ya..?tanya Daniel.


    "Kalian tau dari mana...?tanya balik nyonya besar Hartono Chen.


    "Dari Martha dong ahma...."hehehehe.."aku kangen sup dumping bikinan ahma..."jawab Daniel.


    "Sebentar lagi sup nya mateng kok Niel.."tumben kamu mampir ke sini..?tanya nyonya besar Hartono.


     "Iya ahma..."aku dan Vivian ingin berbicara serius dengan ahkong..."jawab Daniel.

__ADS_1


     "Kalau gitu kalian berdua tunggu saja di ruang kerja ahkong dan nanti ahma akan suruh ahkong temuin kalian di sana..."ucap nyonya besar Hartono.


Tanpa menunggu lama akhirnya tuan Hartono Chen dan tuan Robert telah pulang ke rumah. Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah dan nyonya besar Hartono Chen menyapa mereka berdua.


    "Baru pulang Har...?tanya nyonya besar Hartono.


    "Iya..."jawab tuan besar Hartono.


"Har..."ada cucu mu dan cucu menantu mu di sini, dan mereka sedang menunggu mu di ruang kerjamu.."ucap nyonya besar Hartono.


    "Daniel dan Vivian maksudmu...?tanya tuan Hartono Chen.


     "Iya mereka berdua, mau siapa lagi..."jawab nyonya besar Hartono.


     "Tumben mereka ke sini..."ucap tuan besar Hartono Chen.


     "Daniel dan Vivian ingin berbicara penting dengan dirimu Har...sebaiknya kamu temui saja mereka berdua..."jawabnya nyonya besar Hartono Chen.


"Baiklah aku akan temui mereka..."ucap tuan Hartono Chen.


Kini tuan Hartono Chen telah berada di dalam ruang kerjanya dan memulai pembicaraan dengan cucu kesayangannya Daniel.


"Niel..."kata ahma..."kalian berdua ingin bicara sesuatu dengan ahkong...apa yang ingin kalian bicarakan, dan bagaimana kabar kalian..."ucap tuan Hartono.


"Kabar aku dan Vivian baik ahkong.. "kita berdua ke mari, ingin menyampaikan sesuatu ke ahkong, begini ahkong tadi pagi Vivian berbicara sama aku, kalau dia ingin Emeraldy di bebaskan dari penjara..."jawab Daniel.


"Apa itu benar Vivi...?tanya tuan Hartono.


"Benar ahkong..."aku ingin Emer segera di bebaskan.."jawab Vivian.


"Apa kamu yakin dengan keputusan mu itu Vivi...?tanya tuan Hartono.


"Ya ahkong..."aku ingin ahkong mencabut laporan atas penangkapan Emer..."jawab Vivian.


"Kalau itu mau mu, besok siang ahkong ke kantor polisi dan membebaskan Emer..."ucap tuan besar Hartono.


"Terimakasih ahkong..."jawab Vivian.


"Sama-sama..."Niel kamu ke rumah orang tua Emer dan katakan kepada mereka, kalau ahkong akan membebaskan Emer besok siang..."ucap tuan Hartono.


"Baik ahkong..."oya ahkong, kalau begitu aku dan Vivian pamit pulang..."ucap Daniel.


Apakah kalian tidak ingin makan malam bersama-sama.."jawab tuan Hartono.


"Lain kali saja ahkong..."ucap Daniel.


Oke Mak Thor Sudahi Dulu Cerita Daniel Dan Vivian.....


Silahkan


Like


Dan


Gif Nya


"TERIMAKASIH "

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ‘§πŸ‘§πŸ‘©πŸ‘©


"BERSAMBUNG "


__ADS_2