
"**bereskan semuanya! saya tidak mau dengar apapun dari kalian! singkirkan para wartawan dan awak media bila perlu lenyap kan! saya tidak mau berita ini sampe di telinga Brisia paham kalian!!!! *bentak wijaya
brisia adalah putri semata wayang wijaya yang tinggal di negara X.
*bisa bahaya kalo brisia terganggu dengan berita seperti ini! gumam wijaya dalam hati , tiba tiba ponsel wijaya berdering ...
" hallo sayang apa kabar? jawab wijaya
" dad aku rindu? " brisia dengan suara lesuhnya.
" besok daddy tunggu kamu di bandara X.
" Dad aku naik pesawat X jadi turun di bandara X.
" sia sia dong daddy punya privat jet kalo kamu masih pulang naik pesawat umum " dengan nada tertawa.
" aku pengen mandiri dad lagian aku juga pengen kaya orang pada umum nya hehe " tawa brisia
" baiklah besok daddy tunggu kamu di rumah "
" baik dad " sambil menutup ponsel
" besok Siapkan beberapa pengawal di bandara X , saya tidak mau ada oknum mengambil gambar putri saya , dan ingat jng sampe lecet sedikit pun! kalian yang terima akibatnya " perintah wijaya....
...keesokan hari kemudian.....
...kabar dukapun datang , semua isi kantor berduka , adi yang baru datang langsung kebingungan dan mencoba bertanya pada orang2...
" memang ada apa din? Tanya adi
" itu di pak bamantara meninggal dunia tadi malam , siang ini akan di makamkan di pemakaman X , kita semua mau kesana kamu ikut gak " jawab dino
" astaga ! kenapa aku baru tau ya ?
" coba liat grup ? " gumam seno
"aihhh semalem aku ketiduran makanya gk liat grup sama sekali din " jawabnya
" oh jadi gitu? gimana mau ikut ke pemakaman?
" kalian duluan nanti aku nyusul itu juga kalo gak sibuk ya?
" ok di " jawab dino sambil pergi
*bagus deh kalo mati! mengingat kejamnya dia semasa hidup sampe tega bunuh kakaknya sendiri (ayah kalendra )cuma demi harta yang gk bakal di bawa mati tuhan memang adil yah dia jahat pasti ada yang jahatin lagi ini yg di namakan hukum tabur tuai gumam adi dalam hati sambil jalan menuju lift
berita kematian bamantara sudah sampai di telinga kal dan rumi.
terlalu dendam dan sakit hati membuat kal menjadi tidak peduli dan bahkan senang melihat pamanya sendiri meninggal.
__ADS_1
" kal apa kamu mau mengantarkan om bamantara ke tempat istirahatnya yg terakhir kali ? " tanya anjani
" aku sibuk hari ini , kalo kamu mau kesana nanti aku suruh adi kesini , tapi kalo kamu tidak berkenan boleh ikut aku ke desa X , kebetulan banyak sekali pekerjaan disana ? gumamnya
" apa aku boleh ikut kamu saja? tanya rumi
mendengar itu kal tersenyum dan mengangguk..
tiba tiba hati rumi sangat berdebar kencang...
kembali ke blorong yang sedang marah karna tidak berhasil menemukan anak anjani!
" kenapa ini! kenapa! aku tidak bisa merasakan apapun bahkan tidak bisa menerawang sekali pun! dimana kau nak! kau harus hidup dan balaskan dendam atas kematian ibumu!! " teriak blorong..
mendengar brisia sudah sampe di Bandara wijaya bergegas pulang dan menyiapkan kejutan.
...terlihat brisia berjalan sendiri dan kebingungan mencari boddy guard ayahnya. semua mata terpana dengan kecantikan brisia....
" maaf dengan nona Brisia Anabela? " ucapan salah satu bodyguard.
" iya benar?
"**mari ikuti saya...
setelah sampai rumah , wijaya menyambut kedatangan putri semata wayangnya.
lalu brisa " gimanah Dad aku udh keliatan dewasa kan? " celetuk brisia
"emmm sepertinya pakaian mu terlalu dewasa seperti sudah berumur " sambil tertawa
" hehe aku kira ini pakean ter cute loh dad " tertawa terbahak bahak akhirnya mereka melanjutkan obrolanya.
terdengar suara barang jatuh dari arah narendra tertidur , sontak nyai giwa lari takut terjadi sesuatu pada narendra. setelah sampai nyai giwa kaget melihat narendra seperti anak umur 10 thn an..
" ka ka mu siapa? tanya bisa
" aku narendra bu " jawabnya
^^^sontak nyai giwa teriak memanggil mau sudra^^^
" pak pak kesini i itu siapa pak! Mana anak kita sambil gemetar.
lalu mau sudra masuk dan bertanya setelah selesai mau sudra menjelaskanya pada giwa.
" dia bukan manusia yang sempurna seperti kita , kita dan dia sangat berbeda , ini narendra bu anak kita , apa ibu tidak bersedia menerimanya? kalo begitu biar bapak usir dia " ucap sudra
" ja jangan pak aku tidak mau " lari langsung memeluk narendra yang tertunduk.
__ADS_1
" nak maaf ibu tidak tahu " ucap bisa
sontak narendra langsung tersenyum dan balik memeluk nyai giwa..
keesokan paginya..
berjalan menuju kamar narendra.
" nak bangun , mau ikut bapak cari ikan di danau " ucapan sudra
"mau pak " sembari bangun
" jangan lama lama pak , ibu bawakan bekal untuk bapak sama narendra " ucapnya sambil menbungkus nasinya.
setelah mereka pergi giwa sangat senang bahagia melihat narendra sudah besar seperti bocah 10 thn pada umumnya , tampang yg sangat sempurna seperti bukan manusia wajah yg sangat putih dan bersih.
kalendra sedang duduk di taman lalu rumi membawakan secangkir kopi.
" apa kamu tidak kedinginan kal? Tanya rumit
" sedikit " ucap lirih kalo
" kalo begitu lebih baik di dalam , udara di desa ini sangat dingin , aku takut kamu sakit sedangkan akhir2 ini kamu banyak pekerjaan..
lalu kal masuk menuruti rumi. setelah cukup lama berbincang bincang rumi pun mebereskan dapur tiba kal muncul dari belakang langsung memeluk rumi dan berkata**.
" **apa kau mau mandi dengan ku? " ucap kal yang membuat rumi kaget setengah takut , terlihat wajah rumi langsung memerah rumi hanya diam karena ini pengalaman pertama bagi rumi.. lalu kal menanyakanya satu kali lagi
" apa kau bersedia? " tanya kal
" rumi hanya mengangguk sambil menunduk..
lalu kal menarik tangan rumi dan langsung memapahnya. rumi sangat bahagia sekian lama akhirnya kal mau menyentuhnya , Padahl rumi sempat berpikir untuk berpisah dengan kal , namun dengan tekad dan kesabaran rumi akhirnya perlahan kal mulai luluh sedikit demi sedikit .
setelah sampai di kamar mandi rumi salah tingkah setengah takut dan dia bingun harus apa? kal melihatnya hanya tersenyum , lalu menyuruh rumi mendekat padanya.
" kemari " perintah kal
dengan perlahan rumi berjalan ke arah kal. lalu kal memegang kedua pipi rumi dan berkata.
" maafkan aku selama ini , aku sudah jadi suami yang sangat egois tanpa memikirkan perasaan mu , aku harap hari ini kamu bisa memaafkan ku , dan kita mulai dari yang pertama sebagai suami istri yang Saling mencintai , apa kau masih mecintai ku " tanya kal pada rumi.
rumi hanya mengangguk dan menunduk lalu kal mengangkat wajah rumi secara perlahan dan kal langsung menciumnya dengan mesra sambil berkata "aku mencintaimu...
mereka melakukan aktifitas yang sangat menyenangkan , kal terus mencium rumi sambil menyalalan shower badan mereka pun basah , kal melepaskan ciumanya , rumi berdiri dan gemetar dia tidak tahu harus seperti apa , lalu kal bilang " jangan takut " sambil mencium dan mulai membuka bju nya perlahan , rumi mulai memejamkan matanya , nfas nya mulai tk beraturan , lalu tiba tiba "aaaaahhhhhh sakit...
kal langsung memeluknya dengan erat sambil berkata " ini pengalaman pertama mu " sambil tersenyum
__ADS_1
rumi mengangguk sambil berlinang air mata dan berkata " pelan pelan?
" aku mencintai mu " sambil melanjutkan aktifitasnya "ahhhhhhhh**......