
"apa kau sudah siapa? (tanya anjani.
"aku siap, mari kita berangkat!
"kau yakin penyakit mu akan sembuh (berjalan beriringan.
"aku yakin, kenapa kau tak pernah memanggil namaku? namaku kalendra, kau bisa panggil dengan kal?
tersenyum..
*deg... sangat manis, astaga apa yg aku pikirkan (gumam kalendra.
"baiklah kalendra?
setelah sampai.kalendra mulai membuka baju dan berendam di bawah curug batu.
"anjani apa aku boleh minta tolong?
"katakanlah?
"obat ini harus di oleskan ke tubuhku, aku minta tolong kau oleskan ke bahuku, tapi jika kau jijik, tak usah tidak apa2.
"mana obatmu?
"kau tak jijik..
"kenapa harus jijik?
"baiklah..
anjani mulai membaca mantra di dalam hatinya.tiba2 kalendra teriak..
"ahhh perih sekali, ahhhh..
"kau harus tahan(sambil memegang tangan kalendra.
"rasanya aku tk kuat lagi..
"tahan sebentar, kau akan sembuh percayalah.
lalu kalendra jatuh pisang..
"kau harus kuat, sebentar lagi kau akan ku sembuhkan? pemuda tampan yang sangat malang" (sambil menidurkan tubuh kalendra di batu.
kemudian anjani berubah wujud, uluar berkepala manusia..
"munculah kau wenjar!!!!
tiba2 wenjar tertawa dari bawah air..
"hahahaha..ratu anjanii kau tk usah ikut campur masalah ku!!.
"kau cari mati wenjar!!!
__ADS_1
"hahaha, apa yg sudah pemuda ini berikan padamu!!
"lancang!! (sambil mengeluarkan api..
"ahhh panas!! baiklah akan kucabut mantra nya!!
"sekali lagi kau macam2 ku musnahkan kau wenjar!!!
tiba2 wenjar langsung menghilang..
"sstttt...aku harus segera berubah wujud, sebelum pemuda ini bangun.
"sayang kau sudah mandi? (sambil memeluk flora.
"om kau sangat tak sabaran (sambil merayu.
"kau wangi sayang(memberi kec*pan di leher.
" om, jangan disini nanti arga curiga ..
"aku tak peduli sayang(brakkk mendorong flora ke meja.
"om mau main seperti apa..
"om suka berdiri sayang..
"om.. *cih cara mainya emang enak sama bapaknya, ketimbang sama anaknya, ohh aku sangat menikmati*
"oh om mencintaimu sayang..
"ommmmm..
"kenapa flora tidak mengangkat telpon ku? mungkin sedang sibuk. lalu arga melanjutkan rapatnya.
"dimana ini (kalendra terbangun.
"kau di rumah ku (jawab anjani.
"bagaimana bisa kau membawa ku kesini?
"aku dan mbah pondo yg membawamu?
"lagi2 aku merepotkan mu, maafkan aku.
"sebentar lagi kau sembuh lihat lah di cermin.
"astaga, aku sembuh anjani (tiba2 memeluk anjani.
anjani terdiam dan malu2
"anjani kenapa wajahmu merah?
"a aku tidak apa2 makanlah dulu aku segera kembali ( meninggalkan kalendra.
__ADS_1
"anjani sangat aneh..
disisi lain..
anjani yg terus memikirkan kalendra.
*apa yg harus aku lakukan sepertinya aku suka dengan pemuda itu, andai saja dia mengetahui wujud asli ku, apa dia akan tetap mau berada di samping ku* (gumam anjani.
"hampir 3 minggu kalendra belum kembali?
lalu nora memeluk adinata "kau harus sabar, kal pasti baik2 saja tunggu saja pasti dia akan datang..
"tapi bagaimana kalo tidak nor (sedih.
"kau harus percaya pada hatimu, aku yakin kal akan datang, sudah malam apa kau tak pulang..
"aku ingin menginap semalam disini?
"baiklah..
keesokan paginya ,
"heii bangun (anjani memabangunkan kalendra.
"ah anjani?
"ayo kita ke sungai cari ikan, sekalian kau mandi disana..
lalu anjani dan kalendra menuju sungai..
"wahhh segar sekali rasanya?
"kau ingin mandi? (tanya anjani.
"sepertinya ?
anjani mendorong tubuh kalendra.
byur...
"ah anjani kau (sambil menciprati air ke tubuh anjani.
"hahahaha, (tertawa senang.
lalu kalendra menarik tangan anjani.
"ahhhh.. (byurr..
"hahaha impas kan..
akhirnya mereka mandi di sungai bersama.
*dia sangat cantik, aku tidak percaya di plosok desa ada gadis secantik dia* (gumam kal dalam hati..
__ADS_1