
" rasanya sangat tenang menurutku , aku tidak ingin pulang " sahut lesan
" bayangkan kalo di kota , mana ada udara sesejuk ini ya san " pekik angela
" jangan lupa kata nyi panca hari rabu harus pulang " ucap brisia
mereka terus melanjutkan kegiatanya seperti bercanda dan tawa riang..
mereka tidak sadar bahwa ada sepasang bola mata sedang mengintai mereka..
" para muda mudi yang sangat menggiurkan " ucap wisanggeni manusia setengah ular yg sedang mengintai mereka..lalu menghilang..
" perasaanku kenapa tidak enak begini ya? apa kita pulang sekarang sajah " ucap brisia
" sabar bris besok kita pulang ko nanggung kan udah sore ginih " jawab arthur..
hujan mulai turun dengan lebat.. satu tenda teesapu angin , kemudian arthur thomas dan lesan lari ke tenda brisia..
" kenapa kalian kesini " ucap stella
" tenda kita raib gimana yah? eluh lesan
tenda yg di tempati brisia memang agak besar pas untung 6 orang..
suara petir yang keras membuat mereka sangat takut.. hari semakin gelap hujan pun semakin lebat.. teedengar suara aneh , seperti orang menangis , merintih kesakitan dan tertawa terbahak2.
" aku takut apa masuk akal hujan lebat gini masih ada orang di atas gunung " ucap berusia
" lebih baik kita pura2 tidak dengar saja " gumam angel..
" hahahahahaha " suara tawa menggema
mereka yg ada di tenda hanya terdiam dan ketakutan..
" aku menginginkan salah satu dari kalian " suara nyaring seorang perempuan..
tenda yg mereka tempati tiba2 terbuka dan porak poranda..
" mereka melihat seseorang perempuan bertubuh ular dengan muka yang sangat menyeramkan..
semua lari terbirit birit..
" tolong tolong tolong aku..
brukkk brisia jatuh , arthur segera menolongnya " ayo bris bangun kita lari sebelum siluman itu menangkap kita..
mereka semua kalang kabut , lari ketakutan siluman ular tsb semakin mengejar mereka , ular itu bernama sembadani semenjak anjani musnah sembadani menjadi penguasa gunung suro.. dan sekaligus pasukan antaboga.. sembadani seperti wenjar telah berkhianat pada ratu pantai selatan..
malam itu malam yang sangat mencekam hingga membuat brisia jatuh pingsan..
disisi lain mpu sudra dan narendra merasakan khawatir pada mereka , mpu berencana mencari mereka..
__ADS_1
keesokan harinya mpu dan narendra di bantu beberapa petani yg ada di kebun naik ke atas gunung melihat mereka belum turun..
semua orang berbondong bondong mencari mereka..
" saya yakin anak2 yang dari kota masih di atas ki " ucap salah satu petani
" memang benar saya juga belum melihatnya..
" baiklah kita cari ke arah utara " ucap mpu prapanca
narendra lgsg menolak..
" ke arah barat saja pak " feeling narendra
setelah beberapa lama mereka mencari.. terlihat tenda yg hancur berantakan , ke 6 remaja tsb tergelentak dari ke 6 yang masih selamat hanya 2 brisia dan lesan , keempatnya meninggal dengan lidah terjulur dan mata melotot..
para warga kaget , narendra lga memapah tubuh brisia , dan warga memapah lesan..
beberapa jam kemudian polisi dan relawan datang untuk mengevakuasi mereka.. berita sudah bermunculan.
wijaya yang sudah di hubungi polisi langsung berangkat ke RS dimana brisia dan lesan di rawat..
orang tua arthur stella angela thomas menangis histeris.. melihat kondisi anaknya yg begitu tragis..
berita ini sampe di telinga kalendra dan adinata..
mereka tampak penasaran dengan anak wijaya , anak yg di sembunyikan selama ini..
narendra berjalan mendekati ki panca yang sedang melamun..
" pak yang berbuat jahat kepada mereka namanya Ratu sembadani " ungkapnya
" sembadani? kau tahu darimana nak " gumamnya
" sudah pak aku hanya memberi tahu " berjalan menuju kamarnya
3 hari kemudian bria sadar dari komanya namun lesan masih tetap kritis..
wijaya merasa tertekan melihat orang2 sudah menuduh putrinya sebagai pembunuh teman2nya..
" sebenernya apa yg terjadi brisia " tanya wijaya sambil memeluk putrinya..
" aku takut dad aku takut hiksss..
" sepertinya anak anda sangat trauma sekali pak " ucap salah dokter
" tenang lah kau tidak akan kenapa napa ada daddy disini , sekarang jawab pertanyaan daddy..
" u ular itu Dad sangat besar namun berbadan manusia hiks hikss aku takut dad dia akan membunuhku..
" lesan satu2nya saksi kunci kasus ini tuan , jadi kita harus menyelamatkan lesan , kalo tidak nona brisia pasti akan terjerat hukum tuan " ucap asisten wijaya
__ADS_1
" kau bener deri aku harus membawa lesan berobat kenegara x..
" anak wijaya sedang terjerat hukum di , kita bisa memanfaatkan situasi ini agar kita menang tender " gumam kalo
" tumben kau cerdas kal , baiklah akan ku bantu !
berita semangkin panas , para orang orang menyalahkan brisia dan menuntut brisia agar di hukum seadil adilnya..
" aku tidak bersalah dad bukan aku sungguh yang membunuh mereka , aku berani bersumpah tolong aku dad hikss..hikss
" tenang sayang selama daddy masih hidup kau akan aman percayakan semua ini pada daddy..
" dad mereka semua bilang aku seorang iblis , yang tega membunuh temanya sendiri bukan aku dad hikss...
akhirnya brisia kembali tenang setelah mendapat suntikan penenang..
kondisi lesan hari demi hari mulai drop..
kal berjalan pulang dari kantornya , kebiasaan dia selalu bolak balik club , entah sangat hancur hidupnya , begitu sangat kesepian banyak sekali wanita yang mendekat tp kal selalu menolak kal berfikir apakah anjani masih bisa hidup , jika rumi pasti sudah sulit untuk hidup karena kal melihat rumi sudah bersemayam di liang lahat sedangkan anjani masih teka teki baginya..
*aku selalu menunggumu , semoga kau masih bisa menemui ku karna aku sangst mencintaimu * batin kalo
setelah sampai rumah kal biasa hanya minum dan minum bagai qudha..
ting...
* kal besok aku ada rencana menjenguk anak pak yusman , selama ini pak yusman sudah baik padaku , kerjanya baik orangnya sangqt jujur jadi aku ingin memberikan bantuan sedikit agar beliau senang * isi pesanya
*huhh bocah ini baiklah aku juga akan kesana * batinya..
keesokan harinya nyi panca berlari membawa koran..
" naren kamu di mana nak " panggil nyi panca
" bu aku di kamar " sahutnya
" liat nak liat kamu masih ingat gadis ini tidak ?
" brisia" jawab narendra
" iya nak dia di tetapkan jadi tersangka kasus pembunuhan teman2nya , ibu merasa kasihan padanya , kamu sendiri tau kan siapa pembunuhnya..
" walaupun tau pihak kepolisian juga akan bimbang bu , ibu tau kan kasus ini pelakunya mustahil tidak masuk akal , mana mau tahu bu pihak kepolisian tentang siluman " imbuhnya
" nak kamu bantu dia nak , ibu kasihan dia gadis yg baik..
" maaf bu aku tidak ingin ikut campur tentang masalah mereka..
" tapi nak kasihan dia " gumamnya
" nanti akan naren pikirkan bu , lagian jauh bu apakah nantinya naren harus ke kota dulu...
__ADS_1
bersambung....