
...π // Happy Reading \ π...
...π // εΉΈγγͺθͺζΈ \ π...
...Shiawasena Dokushou...
...πΏπΏπΏπΏ...
Dan segera setelah itu Biera beranjak dari duduknya dan Ingin memeriksa keberadaan Suaminya dengan menunggu di Depan Pintu rumah
1 Menit
3 Menit
6 Menit
15 Menit Kemudian
Biera Menunggu dan menunggu tapi tak kunjung datang orang yang di tunggunya pikirnya apa terjadi sesuatu dengan suaminya ? Apa Suaminya Kecelakaan ? Atau ada hal lain yang membuat suaminya Terlambat Pulang ?
Pertanyaan - pertanyaan itu terus terngiang ngiang di kepalanya antara rasa khawatir atau rasa takut perasaan itu berlabur menjadi satu perasaanya sekarang sangat campur aduk setiap saat setiap waktu dia berharap jika suaminya akan terus dalam keadaan baik baik saja dirinya hanya bisa berharap kepada sang pencipta agar suaminya selamat dan sehat selalu
Segitukah Biera mencintai suaminya jawabannya Adalah Iya di sangatttt mencintai suaminya bahkan jika suaminya ingin Mengambil nyawanya dengan sepenuh hati Biera akan memberikannya bahkan baginya Hidupnya tidak berarti jika tak di Samping Yuki hanya dengan melihat suaminya saja Biera telah merasa bahagia dan tenang tapi saat suaminya tak di sampingnya atau bahkan tak melihat suaminya dunianya terasa begitu hampa dan kosong
dia hanya berharap suaminya cepat pulang dan dalam keadaan sehat - sehat saja
dengan setia Biera masih menunggu di depan pintu dengan kondisi bolak balik sana sini kekiri dan kekanan bahkan meremas jarinya karena sangking takutnya terjadi apa apa dengan Yuki
tapi sebaliknya dengan pria itu apa yang sedang dilakukannya dia sedang sibuk makan malam dengan seorang wanita atas perintah siapa? bukan bukan dari siapa siapa Yuki menerima ajakan makan malam dari wanita didepannya ini karena
Wanita ini terus ngotot dan terus menempel padanya sudahh sejak seminggu yang lalu wanita ini menempel terus padanya sehingga membuatnya sakit kepala untuk menghadapinya sudah segala cara dia lakukan untuk mengusir wanta ini tapi wanita ini tetap kekeh dan tak mau berhenti karena inilah dengan terpaksa ia menerima ajakan makan malam yang di tawarkan dari Wanita yang tengah ada di depannya ini
wanita itu menatap Yuki dengan tatapan menggodanya dan bahkan dengan tidak tauh malunya dia bersikap centil bahkan tersenyum menggoda ke arahnya bukannya tergoda dan terpesona atas sikap wanita ini Yuki malah Muak dan ingin segera pulang
dan entah di mana sahabat
__ADS_1
brengseknya itu menghilang tanpa Bilang apa apa benar benar menambah kekesalan Dari Yuki pertama karena sikap Menjijikan wanita di depannya dan kedua karena sahabatnya yang menghilang entah kemana
Maka genaplah hari sialnya hari ini
" Akhhhh ...Aku ingin pulang " Batinnya berteriak tapi beda hal nya dengan sikapnya pria ini menyendokkan makanannya ke dalam Mulut dengan cara yang anggun
" Sayang ~~ " Wanita itu memanggil Yuki dengan suara menggoda dan seketika membuat Bulu kuduk Pria ini segera berdiri di buat nya
" Wanita ini benar benar tidak tauh malu ingin rasanya ku buang saja ke laut dan biarkan ikan memakannya " Batin Yuki kesal
" Sayang malam ini kita menginap ke hotel saja yah ..Aku pasti akan memuaskanmu " Wanita itu berbisik tepat di telinga Yuki dan di akhir kata wanita itu mengerlingkan matanya untuk menggoda Yuki
Bukannya tergoda lagi lagi Yuki hanya menatap dengan Jijik dan Muak rasanya Dirinya ingin muntah.. Ah dia berharap jika ada yang bisa menolongnya siapapun itu bahkan walaupun itu istrinya tidak apa apa yang penting dia bisa selamat dan Pulang Ke RUMAH
Yuki bisa saja pergi sekarang juga tapi pasti wanita di depannya ini lagi lagi akan datang dan membuatnya kesusahan saja.. ah apa di bunuh saja Toh bagi dirinya itu hal biasa
" Eh tapi jangan..seperti ini saja dulu jika sikap wanita ini sudah sangat keterlaluan baru Aku akan membunuhnya bahkan menyiksanya " batinnya sambil tersenyum devil
" Aku Harus Pulang " Ujar Yuki dan segera berdiri dari Tempat Dia duduk
Dan Yuki segera menatap dingin karena wanita ini telah berani Menyentuhnya
Yuki Menatap dingin ke arah wanita itu. "Lepaskan" Ujarnya dingin
" Tidak ..Kau harus ikut aku ke hotel " Wanita Ini tetap kekeh dan tak mau melepaskan Tangan Yuki
dan itu berhasil membuat Yuki kehabisan kesabaran terhadap wanita didepannya ini
" Aku katakan Lepaskan aku atau tidak kau akan trima akibatnya " Sekali lagi Yuki mempringatkan wanita ini
" Tidak " Wanita ini masih tetap kekeh dan tak mau Melepaskan Tangan Yuki
Karena kemarahanya sudah berada di puncak Yuki dengan Kasarnya Menghempaskan tangan wanita itu dan membuat wanita itu tersungkur ke lantai
Yuki Pun Berjalan mendekat ke arah wanita itu dan berjongkok agar bisa sejajar dengan wanita itu dan dengan kasarnya Ia mencengkram wajah wanita itu dan membuatnya meringis kesakitan
__ADS_1
" Hei bukankah aku telah mempringatimu sebelumnya Jika aku punya batas kesabaran tersendiri jangan coba coba memancingnya atau kau akan menyesal " Yuki menatap Dingin dan Menghempaskan kasar wajah wanita itu dan membuatnya lagi lagi tersungkur ke lantai
Pria ini pun berdiri dan menatap sangat Dingin seperti ingin membunuh seseorang Aurah di sekitarnya berubah dingin dan menakutkan
Wanita itu pun bergetar hebat di buatnya karena melihat Pria di hadapannya ini begitu menakutkan
" Hei !...aku ingatkan sekali lagi jangan kau coba coba memperlihatkan wajah memuakan mu itu di hadapan ku atau tidak aku pastikan saat itu juga jiwamu telah keluar dari tubuhmu " Titah Yuki dan segera Keluar meninggalkan wanita itu tanpa memedulikan kondisi nya
...........
Di dalam Mobil
Suasana di dalam mobil begitu mencengkam siapapun yang berada dalam Mobil pasti tak akan bernafas dengan aurah menakutkan Yuki
Malam Ini Yuki benar benar Kesal di buat Ingin rasanya dia memotong tangan wanita itu karena telah berani menyentuhnya
" Menjijikan ...dasar wanita ****** beraninya tangan kotornya itu menyentuhku " Batin Yuki dan segera melepaskan Jas yang di pakainya
" Buang..karena Jas ini telah kotor dengan Tangan seorang wanita ****** " Ujar Yuki Dingin kepada pengawal yang berada di Balik kaca Mobil nya yang terbuka walaupun di halangi Pintu mobil
Pengawal itu hanya menunduk dan mengiyakan saja perintah Tuannya walaupun sebenarnya sayang sekali membuang jas seharga Ratusan Juta yang di tangannnya ini
Tapi dirinya harus mengikuti perintah Tuannya jika tidak pasti Dia akan menerima Konsenkuensinya dan Memikirkan Bagaimana Tuannya akan memberikan Hukuman padanya sudah membuatnya merinding hebat
Yuki pun memberikan isyarat menggunakan tangannya agar kembali ke kediamannya dan Pengawal yang mengerti isyarat Dari Tuannya itu pun segera melaksanakan Isyarat Tuannya dan membawa Tuannya kembali ke kediaman
.
.
Jangan Lupa Like,Komen,hadiah,dan Vote yah agar aku tambah semangat π₯°ππ
Ok deh
See You in the next episode π
__ADS_1